Endang Muchtar
Kamis, 30 Juli 2026 - 14:05 WIB

Untung Besar Kawasan Industri Berkat Ledakan Ekspansi Pusat Data

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Derasnya arus modal sektor teknologi yang masuk ke Indonesia, khususnya segmen pusat data (Data Center) tak sekadar memperkuat infrastruktur digital nasional, tetapi juga menjadi motor utama penggerak pasar properti yakni pengembangan kawasan industri.

Data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan bahwa realisasi investasi kelompok jasa yang mencakup investasi data center atau pusat data menembus Rp114 triliun. Posisinya mencapai 11,3% dari total investasi nasional yang tembus Rp1.010 triliun sepanjang Semester I/2026. Suburnya ekspansi pengembangan data center itu lantas menjadi angin segar bagi pengembang kawasan industri.

Pasalnya, penyerapan lahan ikut terkerek seiring dengan besarnya permintaan lahan untuk pengembangan data center. PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) mencatat porsi permintaan lahan industri di kawasan Kota Deltamas mayoritas didominasi oleh pengembang data center, yakni mencapai 70% dari total permintaan lahan yang tembus 85 hektare pada Semester I/2026.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari, Tondy Suwanto menjelaskan bahwa dominasi industri pusat data tersebut menjadi motor utama pendorong capaian marketing sales atau pra-penjualan DMAS. "Pada pipeline kami sekitar 70% dari 85 hektare permintaan lahan industri, berasal dari segmen data center," ujar Tondy Suwanto, dalam keterbukaan informasi, Senin (27/7/2026). seperti diambil dari bisnis.com.

Tondy menjelaskan, permintaan lahan untuk pengembangan data center banyak terjadi di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas. Tingginya permintaan lahan data center itu diklaim ditopang oleh kesiapan infrastruktur berteknologi tinggi yang dimiliki perseroan.

Fasilitas pendukung tersebut mencakup pasokan listrik dengan layanan premium, jaringan serat optik dengan redudansi andal, hingga skema looping system untuk pengolahan air bersih dan air daur ulang. Berkat moncernya segmen data center tersebut, DMAS mengungkapkan mengantongi pra-penjualan atau marketing sales sebesar Rp1,15 triliun sepanjang semester I/2026.

Capaian tersebut setara dengan 55% dari total target pra-penjualan yang dibidik perseroan untuk sepanjang tahun 2026, yakni senilai Rp2,08 triliun. "Pada semester pertama tahun 2026, perolehan pra-penjualan Perseroan terutama berasal dari penjualan lahan industri," kata Tondy.

Penyerapan Lahan Berdasarkan riset Cushman & Wakefield, Indonesia saat ini memiliki kapasitas operasional sebesar 468MW, dengan tambahan kapasitas mendatang sebesar 1.957MW yang diproyeksikan akan mulai beroperasi hingga tahun 2030. 

Director of Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo menjelaskan kondisi tersebut akan berdampak signifikan terhadap dinamika pasar properti komersial, terutama pada penyerapan lahan di kawasan industri Jabodetabek.

“Meskipun Jabodetabek masih menjadi pusat utama permintaan data center di Indonesia, kawasan seperti Batam berada pada posisi yang strategis untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang seiring dengan pesatnya ekspansi infrastruktur digital di Indonesia," ujarnya dalam paparan bertajuk Powering Indonesia Future: Where Realestate Meet Digital Infrastructure, Selasa (28/7/2026).

Arief mencatat total penjualan lahan industri hingga pertengahan tahun ini telah mencapai 106 hektare, dengan penyerapan bersih pada Semester I/2026 sebesar 37,91 hektare. Angka penjualan lahan tersebut diproyeksikan terus melonjak hingga menembus 250 hektare pada akhir 2026.


Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21 jam yang lalu
Denny JA Terpilih Kembali Secara Aklamasi Menjadi Ketua Umum SATUPENA 2026–2031
Kongres dihadiri sekitar 251 penulis dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, sebagian secara daring dan sebagian melalui surat kuasa.
 
Nasional
13/08/2026 18:31 WIB
MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow hingga Rp1 Triliun
tekanan tersebut diperkirakan tidak serta-merta memberikan dampak besar terhadap IHSG secara keseluruhan karena arus dana keluar akan lebih terkonsentrasi pada saham-saham yang mengalami perubahan indeks.
 
Industri
13/08/2026 14:58 WIB
Bank DBS Indonesia dan Mandiri Investasi Hadirkan Layanan Investasi Berdenominasi SGD
DBS Indonesia dan Mandiri Investasi menghadirkan layanan pengelolaan dana berdenominasi SGD untuk memperluas diversifikasi investasi.
 
Nasional
13/08/2026 14:37 WIB
Dukung Program Perumahan Pemerintah, Sumut Sabet Terbaik I Implementasi 3 Juta Rumah
Penghargaan tersebut diterima Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dalam acara yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Rabu malam(12/8/2026).
 
Nasional
13/08/2026 08:05 WIB
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat tata kelola pengembangan sumber daya manusia
 
Nasional
12/08/2026 15:36 WIB
Sequis SHEPRENUER Dorong Wirausaha Perempuan Naik Kelas dengan Memperkuat Manajemen Keuangan
Dalam sesi Managing Financial Risks for You and Your Family, peserta diajak memahami bahwa perencanaan keuangan tidak berhenti pada menabung, berinvestasi, atau menyiapkan biaya kebutuhan keluarga. Setiap tujuan finansial juga perlu mempertimbangkan berbagai risiko yang dapat menghambat…
 
Nasional
12/08/2026 15:20 WIB
BTN HADIRKAN KTM CO-BRANDING UNTUK 12.000 MAHASISWA BARU UNNES
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) menghadirkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) BTN UNNES
Ad Placholder