Roni Mawardi
Rabu, 19 November 2025 - 19:44 WIB

BNI Luncurkan ESG Advisory Playbook Pertama di Indonesia, Percepat Transformasi Hijau Industri Sawit

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mempertegas posisinya sebagai pelopor keuangan berkelanjutan dengan meluncurkan ESG Advisory Playbook khusus untuk sektor perkebunan kelapa sawit. Inisiatif ini menjadikan BNI sebagai bank pertama di Indonesia yang menyediakan panduan komprehensif untuk mendampingi debitur dalam melakukan transisi hijau secara terarah, terukur, dan sesuai standar global.

Langkah strategis tersebut merespons meningkatnya tuntutan internasional terhadap praktik industri sawit yang berkelanjutan, termasuk regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR) yang berdampak langsung pada rantai pasok komoditas sawit Indonesia. Peluncuran playbook dilakukan dalam rangkaian BNI ESG & Sustainability Transition (BEST) Event 2025 bertema 'Driving Sustainability in Palm Oil Sector with BNI' di Menara BNI Pejompongan, Rabu (19/11/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran direksi BNI, antara lain Direktur Utama Putrama Wahju Setyawan, Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar, Direktur Manajemen Risiko David Pirzada, Direktur Corporate Banking Agung Prabowo, serta Direktur Commercial Banking Muhammad Iqbal. Selain itu, hadir pula SEVP Bun Hendra (SEVP Credit Risk) dan Pancaran Effendi (SEVP Wholesale Solution & Value Chain) yang mempertegas dukungan manajemen terhadap agenda transisi keberlanjutan di sektor strategis nasional.

Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar menegaskan, playbook ini merupakan alat pendampingan strategis bagi pelaku industri sawit untuk memperkuat praktik keberlanjutan mereka di tengah dinamika regulasi global.

"Advisory playbook ini merupakan panduan bagi para pelaku usaha untuk memulai dan meningkatkan upaya transisi sesuai strategi dan kapabilitas perusahaan, sehingga proses transisi dapat dilakukan secara lebih sistematis dan terarah," ujar Alexandra.

Alexandra menambahkan, peluncuran playbook ini melanjutkan keberhasilan BEST Event 2024, yang sebelumnya fokus pada implementasi Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) bagi debitur sektor energi. Tahun ini, BNI memperluas cakupan pendampingan ke sektor kelapa sawit sebagai sektor strategis dengan kontribusi besar terhadap ekonomi nasional.

"Sebagai bank pertama di Indonesia yang memiliki advisory playbook, hal ini menegaskan komitmen BNI untuk terus menjadi mitra debitur dan mendukung proses transisi Indonesia menuju target NDC 2060 atau lebih cepat," jelasnya.

Adapun penyusunan playbook dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) pada 30 Oktober 2025 dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk International Finance Corporation (IFC), Kementerian Pertanian, GAPKI, serta PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV). Masukan dari para pemangku kepentingan menjadi fondasi penting sehingga playbook bersifat aplikatif, relevan, dan mampu menjawab tantangan nyata industri sawit di lapangan.

Pada acara peluncuran, Vice President of Green Energy Business Development PT Perkebunan Nusantara IV Reina Haronima Tampubolon dan Direktur Keberlanjutan dan Keberperanan Pemangku Kepentingan Strategis PT Sinar Mas Agro Resources & Techonology Tbk Agus Purnomo, turut berbagi pengalaman mengenai penerapan roadmap transisi ESG serta tantangan dalam proses implementasinya.

Ketua Kelompok Budidaya Kelapa Sawit Direktorat Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Togu Rudianto Saragih juga memaparkan arah kebijakan untuk mempercepat transisi keberlanjutan di sektor sawit, sementara Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Mukti Sardjono menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pelaku usaha.

Lebih lanjut Alexandra mengatakan, peluncuran playbook ini bukan hanya bentuk dukungan sesaat, melainkan bagian dari komitmen pendampingan jangka panjang kepada debitur dalam menghadapi perubahan lanskap industri global.

"Advisory playbook ini kami harapkan dapat menjadi panduan praktis bagi para pelaku usaha untuk merancang dan memperkuat upaya transisi yang selaras dengan strategi dan kapabilitas perusahaan, sehingga setiap pelaku usaha memiliki akses terhadap pendampingan yang relevan dan solutif dalam menghadapi dinamika transisi keberlanjutan," kata Alexandra.

Dengan hadirnya ESG Advisory Playbook untuk sektor kelapa sawit, BNI semakin mengukuhkan perannya sebagai lembaga keuangan yang aktif mendorong transformasi keberlanjutan di sektor-sektor strategis nasional. Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia menuju target net-zero emission 2060 atau lebih cepat, serta memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di pasar global. (*)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11/04/2026 18:52 WIB
BINUS University Luncurkan Program Doktor Akuntansi, Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI
BINUS University meluncurkan program doktor terbaru, Doctor of Accounting Science (DAS), sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia
 
Nasional
09/04/2026 14:07 WIB
Prabowo Resmikan Perakitan Kendaraan Listrik VKTR Massal Beroperasi pada2028
Melihat perkembangan itu, pemerintah pun memutuskan untuk tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga pelaku industri.
 
Industri
08/04/2026 13:11 WIB
Kabar Baik, Daikin Resmi Perpanjang Masa Garansi AC hingga 5 Tahun
Daikin Indonesia resmi memperpanjang masa garansi AC Nusantara Prestige hingga 5 tahun untuk kompresor dan spare part, serta AC SkyAir. Berlaku mulai 1 April 2026 untuk pembelian sejak Januari 2026.
 
Nasional
07/04/2026 21:38 WIB
Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Berikan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) Kepada Keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menyerahkan secara simbolis Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL Lebanon.
 
Nasional
06/04/2026 18:05 WIB
CIMB Niaga Finance Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Pertahankan Pertumbuhan Kinerja di Tengah Dinamika Ekonomi
CNAF menutup tahun 2025 dengan performa keuangan yang terjaga. Perseroan berhasil membukukan Pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, meningkat 9,31% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,04 triliun.
 
Nasional
06/04/2026 16:45 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTOBIZ, Platform Digital Terintegrasi untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola transaksi bisnis domestik serta internasional secara lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
 
Nasional
06/04/2026 16:13 WIB
Tumbuh Setiap Aspeknya, Krom Bank Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun 2025
Krom Bank, memperkuat posisinya sebagai bank digital tepercaya di Indonesia yang berhasil membukukan Aset sebesar Rp12,21 triliun year-on-year (Y-o-Y) naik signifikan 84% atau hampir dua kali lipat dibanding tahun 2024 sebesar Rp6,65 triliun yang didorong oleh pertumbuhan penyaluran…
Telkomsel