Roni Mawardi
Kamis, 06 November 2025 - 09:37 WIB

BNI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusif untuk Dorong Pertumbuhan UMKM Nasional

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan produktif bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini menjadi bagian dari strategi BNI untuk menghadirkan pertumbuhan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan peran BNI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor riil.

Hingga September 2025, BNI mencatat pertumbuhan kredit segmen menengah sebesar 14,3% (YoY) dan kredit UMKM non-KUR meningkat 13,9% (YoY) menjadi Rp46,3 triliun. Capaian ini mencerminkan konsistensi BNI dalam memperluas akses pembiayaan produktif di berbagai sektor prioritas.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal menegaskan, BNI terus memosisikan diri sebagai bank milik negara yang berperan aktif dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui dukungan terhadap pelaku UMKM.

"BNI terus memperkuat peran sebagai bank milik negara yang aktif mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran kredit produktif kepada UMKM, baik melalui program internal maupun dukungan terhadap program pemerintah," ujar Iqbal dalam keterangan tertulis.

Menurut Iqbal, potensi pertumbuhan kredit UMKM masih sangat besar. Untuk itu, BNI mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas seperti industri padat karya, pembiayaan perumahan, serta program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini menjadi wujud dukungan BNI terhadap pemerataan ekonomi hingga ke tingkat desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, BNI juga mendorong pelaku UMKM agar naik kelas ke level global melalui program BNI Xpora dan Diaspora Loan, yang memfasilitasi pelaku usaha berorientasi ekspor dalam memperluas pasar dan memperkuat daya saing di luar negeri.

Untuk memastikan pembiayaan yang tepat sasaran, BNI telah menerapkan robust credit scoring tools sejak 2024 guna menilai kelayakan kredit secara akurat dan berkelanjutan. BNI juga mengimplementasikan Tactical Account Planning (TAP) untuk mengoptimalkan profitabilitas nasabah, baik dari sisi pembiayaan (lending) maupun non-pembiayaan (non-lending).

Sinergi antara Commercial Banking, Corporate Banking, dan Institutional Banking juga terus diperkuat untuk menangkap peluang pembiayaan dari rantai pasok (value chain) ekosistem bisnis nasabah korporasi. Di sisi lain, BNI mendorong transformasi capability-enhanced outlets menjadi pusat layanan terpadu yang mampu memberikan solusi keuangan komprehensif bagi pelaku usaha di berbagai wilayah.

"Kami akan terus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang tangguh, dengan kebijakan pembiayaan yang adaptif serta dukungan terhadap regulasi pemerintah," tegas Iqbal.

Dengan strategi yang menyeluruh ini, BNI menegaskan perannya sebagai bank nasional yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi rakyat. Melalui pembiayaan produktif dan inklusif, BNI berkomitmen menciptakan UMKM yang lebih kuat, berdaya saing global, dan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. (*)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
RUPSLB Tetapkan Pengurus Baru, BTN Perkuat Regenerasi untuk Akselerasi Transformasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menetapkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
 
Nasional
24 jam yang lalu
HADIR LEBIH DEKAT DI BUMI PAPUA, ASABRI BERIKAN LAYANAN DAN SEPENUH HATI DI TIMIKA, PAPUA TENGAH
Wujud Nyata Pemerataan Layanan untuk Memastikan Para Penjaga Kedaulatan Bangsa Memiliki Pemahaman Manfaat dan Kesiapan Finansial Sedari Dini
 
Nasional
02/09/2026 14:19 WIB
Jalan di Tempat: Laporan Lengkap Kinerja DPR Tahun Sidang 2025–2026
Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sepanjang Tahun Sidang 2025–2026 dinilai mengalami stagnasi serius dan gagal memenuhi ekspektasi publik.
 
Nasional
02/09/2026 11:53 WIB
BINUS Business School Buka Magister Transformative Project Management untuk Cetak Pemimpin Proyek
Peluncuran program ini merupakan hasil kajian BINUS Business School bersama berbagai pemangku kepentingan untuk melihat kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi project management yang tersedia saat ini.
 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 19:27 WIB
Trem Listrik Bandara–Canggu Segera Dibangun, Groundbreaking Ditargetkan Maret 2027
Penandatanganan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, CEO Angkasa Pura, Sekda Kabupaten Badung serta sejumlah pihak terkait.
Ad Placholder