Endang Muchtar
Selasa, 16 September 2025 - 14:54 WIB

Minat Investasi Masyarakat Masih Tinggi, Krom Hadirkan Beragam Fitur Baru

DPK Krom Bank Tumbuh Agresif 214% Secara Tahunan

Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk Anton Hermawan, menjawab pertanyaan investor, di Jakarta, Selasa (16/9/2025). (Foto/dok. Krom Bank/ECONOMICZONE
Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk Anton Hermawan, menjawab pertanyaan investor, di Jakarta, Selasa (16/9/2025). (Foto/dok. Krom Bank/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Usai Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5 persen, bunga deposito bank digital masih menjadi incaran masyarakat. Giro, Tabungan dan Deposito masih menjadi salah satu instrumen investasi yang masih sangat digemari, terlebih banyak Perbankan di Indonesia menawarkan bunga Investasi yang tinggi yang diimbangi oleh keamanan dan kemudahan layanan. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) industri perbankan per Juni 2025 tumbuh sebesar 6,96% secara tahunan (year-on-year/YoY), meningkat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencatat pertumbuhan 3,9% YoY.

Selaras dengan pertumbuhan tersebut Krom Bank mencatatkan pertumbuhan DPK secara agresif, DPK Krom Bank sampai dengan bulan Agustus tahun 2025 mencapai Rp6,30 triliun atau tumbuh 214% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp2 Triliun.

Adapun pembagian tersebut dibagi menjadi tiga segmen yakni giro, tabungan dan deposito yang masing masing tumbuh sebesar 235%, 395% dan 187%.

Anton Hermawan, Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk mengatakan, “Minat masyarakat terhadap investasi cenderung masing tinggi, selaras dengan data DPK secara industri yang tumbuh 6,96% secara tahunan. Tabungan dan deposito Krom Bank memberikan kontribusi tertinggi sebesar Rp6,28 triliun per Agustus 2025. Pertumbuhan ini sejalan juga dengan minat dan kebutuhan masyarakat yang mengutamakan kecepatan layanan, fleksibel dan keamanan.”

Pertumbuhan nasabah Krom Bank tidak terlepas dari konsistensi inovasi dan kolaborasi dengan ekosistem digital. Krom Bank berkomitmen meningkatkan layanan perbankan serta hadirkan berbagai inovasi layanan dalam memberikan customer experience yang baik untuk nasabah yang didominasi oleh generasi muda, serta menjaga likuiditas dengan menerapkan strategi menyeimbangkan modal, DPK, dan penyaluran kredit untuk mencatatkan laba perusahaan yang konsisten.

Selain melakukan diversifikasi produk guna menunjang pertumbuhan serta menawarkan suku bunga yang kompetitif, terdapat sejumlah keunggulan lain yang menjadikan deposito Krom Bank sebagai pilihan relevan bagi nasabah dalam kondisi ekonomi saat ini Keunggulan Deposito Krom Max dan Krom Flex

● Suku bunga tinggi

Krom Flex menawarkan bunga 6,5–7,75 % per tahun. Krom Flex tidak membebankan biaya penalti bagi nasabah yang ingin mencairkan deposito lebih awal. Bahkan, nasabah akan tetap mendapatkan bunga sebesar 6% dari dana yang sudah masuk.

Krom Max menawarkan bunga hingga 8,25% per tahun. Krom Max dirancang untuk nasabah yang ingin mengalokasi tujuan keuangan jangka panjang, Krom Max dapat memaksimalkan keuntungan menabung dengan bunga lebih besar dan bagi nasabah Krom Max yang ingin mencairkan dana sebelum tenor berakhir tidak akan dikenai biaya penalti. Namun, bunga tidak akan diberikan jika dana diambil sebelum jatuh tempo.

● Fleksibilitas tenor dan setoran

Layanan deposito bank digital menawarkan fleksibilitas tinggi, memungkinkan nasabah menyesuaikan tenor dan kebutuhan keuangan masing-masing. Di Krom Bank, tenor dapat dipilih dari 14 hari hingga 1 tahun dengan setoran awal minimal Rp100.000, serta fasilitas pencairan awal tanpa penalti, sehingga tak perlu khawatir apabila membutuhkan dana darurat.

● Pos deposito yang mungkinkan pengelolaan keuangan lebih terarah

Bank digital biasanya memiliki fitur untuk membuka beberapa pos deposito sekaligus. Di Krom Bank, fitur ini tersedia hingga 40 pos deposito yang sebelumnya di 20 pos, sehingga memudahkan nasabah mengalokasikan dana sesuai dengan tujuan finansial masing-masing.

● Kemudahan akses dan pengelolaan

Seluruh proses pembukaan hingga pencairan deposito dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking, tanpa perlu mengunjungi kantor cabang. Selain itu, pencairan dana deposito pundi terima nasabah dalam hitungan menit, lebih cepat dibanding instrumen keuangan lainnya.

Hal ini akan bantu nasabah kelola keuangan mereka secara lebih praktis dan fleksibel. Lebih lanjut, Anton Hermawan mengatakan bahwa strategi bisnis Krom Bank secara garis besar masih terus berupaya meningkatkan akuisisi nasabah, menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, melakukan diversifikasi produk digital, menghadirkan inovasi progresif, dan memperkuat konektivitas digital guna mewujudkan visi perusahaan.

“Kami optimis dapat menutup tahun 2025 ini dengan kinerja yang baik dan memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat" tutup Anton.

****

Tentang Krom

PT Krom Bank Indonesia Tbk (IDX: BBSI), anak perusahaan Kredivo Group, adalah institusi perbankan berlisensi di Indonesia yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdiri sejak 1957 dan sebelumnya dikenal sebagai PT Bank Bisnis Internasional Tbk, bank ini berganti nama setelah diakuisisi oleh Kredivo Group, yang menjadi pemegang saham pengendali pada tahun 2022. Visi Krom adalah menjadikan akses perbankan lebih mudah dan aman bagi generasi milenial Indonesia sekaligus menyediakan beragam layanan yang memenuhi semua kebutuhan keuangan nasabahnya. Informasi lebih lanjut mengenai Krom dapat dilihat di krom.id.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14/05/2026 15:48 WIB
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Dikebut Siap Beroperasi Agustus 2026
Jalur ini akan menambah lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.
 
Nasional
14/05/2026 15:12 WIB
Penipuan Online Rugikan Asia Tenggara USD 23,6 Miliar, ASEAN Foundation dan Google Luncurkan Scam Ready ASEAN
Di Indonesia sendiri, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).
 
Nasional
13/05/2026 16:19 WIB
Kerugian Rp6 Triliun dan 274.000 Laporan Penipuan, Ancaman Deepfake Kian Mengkhawatirkan
Deepfake, yang merupakan audio, video, dan gambar sintetis yang dihasilkan AI untuk meniru identitas seseorang secara meyakinkan, kini telah bergeser dari ancaman teoritis menjadi instrumen penipuan aktif yang menyasar sistem keuangan Indonesia.
 
Nasional
13/05/2026 15:45 WIB
Lion Parcel dan AstraPay Dorong Digitalisasi Transaksi di Tingkat Agen, Catat Kenaikan Pendapatan Mitra Lebih dari 10%
ratusan mitra agen Lion Parcel di berbagai wilayah Indonesia, dengan 36 agen terbaik mendapatkan apresiasi untuk mendukung pengembangan bisnis mereka.
 
Nasional
13/05/2026 14:21 WIB
Jelang Long Weekend Mei 2026 Sejumlah Emiten Tebar Triliunan Dividen
Tepat setelah masa libur panjang berakhir, jadwal aksi korporasi berupa pembagian dividen tunai akan direalisasikan.
 
Nasional
13/05/2026 12:01 WIB
Pemerintah Himbau Jemaah Lanjut Usia Ibadah di Hotel Seiring Suhu Makkah Capai 43 Derajat Celcius
Pemerintah memberikan instruksi khusus bagi jemaah lanjut usia dan pemilik penyakit komorbid untuk memindahkan aktivitas ibadah seperti salat Dzuhur dan Ashar ke hotel masing-masing.
 
Nasional
12/05/2026 19:53 WIB
Purbaya: Jaga Kepercayaan Publik
Dalam arahannya, Purbaya menegaskan aparatur pajak tidak boleh terlibat praktik titipan, transaksi kepentingan, maupun perlakuan khusus yang dapat merusak integritas institusi perpajakan.
Telkomsel