ECONOMIC ZONE - Ruas jalan Jalan Daan Mogot, Tangerang ambles sedalam dua setengah meter, kemarin Sabtu (11/1/2020). Jalan tersebut merupakan penghubung dari Jakarta ke kota Tangerang. Lubang sedalam 2,5 meter dan lebar lebih dari dua meter tersebut berada di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) SDN Tanah Tinggi Jalan Daan Mogot KM.23, Kota Tangerang.
Walikota Tangerang, Arief Wismansyah sudah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perahan Rakyat (PUPR) untuk berkoordinasi dengan kementerian PUPR agar segera memperbaikinya.
"Segera lakukan perbaikan sementara menunggu perbaikan dari Kementerian PUPR karena ini masuk jalan nasional. Lalu lintas jalan ini sangat padat, bahaya kalau tidak segera diperbaiki," kata Arief Wismansyah dalam keterangan kepada wartawan pada Minggu (12/1/2020).
Hingga siang ini berbagai alat berat seperti ekskavator sudah diterjunkan di titik amblasnya jalan tersebut. Beberapa petugas lalu lintas dan juga Dinas Perhubungan Kota Tangerang juga terlihat berjaga di lokasi. Mereka berjaga mengatur lalu lintas sekitar jalan berlubang itu untuk mengurai kemacetan.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Banten memberlakukan sistem rekayasa lalu lintas one way atau satu arah di ruas Jalan Daan Mogot arah Tangerang Kota, Senin (13/1/2020).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar, mengatakan, sistem itu diberlakukan mulai Senin siang sampai pengerjaan ruas Jalan Daan Mogot yang ambles selesai di perbaiki. Pemberlakukan sistem satu arah di Jalan Daan Mogot menuju Tangerang Kota dimulai dari Lampu Merah Lio Baru sampai Lampu Merah Tanah Tinggi.
"Jadi skenarionya siang ini kita ubah, sekarang pemberlakuan satu arah untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju Tangerang. Untuk warga Tangerang yang akan menuju Jakarta menggunakan Jalan Lio Baru," ujar Wahyudi. (GSS)
Komentar