ECONOMIC ZONE - TNI Angkatan Udara (TNI AU) bakal menampilkan demo udara dalam upacara perayaan HUT RI ke-80 di Lapangan silang Monumen Nasional.
Demo udara akan menampilkan beragam manuver strategis serta simulasi tempur udara yang memadukan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi antarunsur udara. Penampilan ini akan menjadi salah satu momen puncak dalam rangkaian upacara.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, TNI AU mengerahkan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon serta T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 3, 14, dan 15 Lanud Iswahjudi, Madiun, serta Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Pantauan economiczone, Rabu (13/8/2025), proses gladi kotor dimulai pukul 10.00 WIB. Gladi kotor diawali dengan proses Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menaikkan bendera, dilanjutkan dengan atraksi flying pass pesawat TNI AU.
Sejumlah atraksi diperlihatkan di langit Istana. Mulai pesawat tempur F-16 hingga helikopter yang membawa bendera Merah Putih.
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan proses gladi kotor digelar beberapa hari beradaptasi dengan lokasi acara. Prasetyo memahami masih adanya kekurangan selama proses gladi kotor. Pihaknya akan terus melakukan evaluasi.
"Jadi semua prosesi hari ini kita sudah gladi kotor kan. Memang ya namanya masih gladi kotor, jadi belum belum sempurna, sambil kita juga mengevaluasi mana yang sekiranya perlu kita perbaiki. Nah, itulah pentingnya kenapa kita hari ini memulai untuk melakukan gladi kotor," kata Prasetyo, sebelumnya Rabu (13/8).
Prasetyo mengungkap ada konsep baru dalam perayaan HUT RI tahun ini. Ia tidak merinci konsep baru tersebut dan akan menjadi kejutan nantinya.
"Namanya surprise, nanti ditunggu saja. Kalau sudah diceritakan, nggak bakal surprise lagi," ujarnya.
Selain itu delapan unit jet jempur F-16 juga melintas dengan kecepatan tinggi di atas lapangan Monas sebagai bagian dari atraksi TNI AU.
Komentar