Endang Muchtar
Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:20 WIB

Pidato Kenegaraan: Presiden Klaim Makan Bergizi Gratis Tembus 20 Juta Hingga Soroti Ekonomi, Penegakan Hukum, dan Sinergi Nasional

Foto/dok. Presroom DPR/ECONOMICZONE
Foto/dok. Presroom DPR/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan perdananya di hadapan Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD. Dalam kesempatan itu, Prabowo memaparkan capaian pemerintahan selama 299 hari sekaligus arah kebijakan ke depan yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi, kesejahteraan rakyat, penegakan hukum, dan sinergi nasional.

Salah satu program yang mendapat sorotan khusus adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah menjangkau 20 juta penerima, mencakup anak usia sekolah, balita, dan ibu hamil. Prabowo juga menegaskan komitmen pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai pusat layanan medis internasional agar masyarakat tak perlu berobat ke luar negeri. Hingga saat ini, lebih dari 18 juta warga telah mengikuti program pemeriksaan kesehatan gratis.

Dalam bidang ekonomi, Presiden optimistis pertumbuhan tetap terjaga di atas 5 persen meski situasi global penuh ketidakpastian. Semester pertama 2025 mencatat investasi Rp942,9 triliun dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 1,2 juta orang. Ia memperkenalkan konsep Indonesia Incorporated, yang mengajak pemilik modal besar dan pelaku usaha kecil untuk bersinergi membangun kekuatan ekonomi nasional.

Prabowo juga memamerkan capaian Badan Pengelola Investasi Danantara yang telah mengelola aset senilai US$1 triliun. Lembaga ini ditargetkan menciptakan jutaan lapangan kerja di sektor hilirisasi melalui 22 program strategis. Tingkat pengangguran, kata Prabowo, telah berada di level terendah sejak 1998.

Isu penegakan hukum menjadi bagian penting dalam pidato. Prabowo menegaskan pemberantasan tambang ilegal yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah akan dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk bila melibatkan tokoh berpengaruh. Ia juga mengkritik praktik manipulasi pasar bahan pokok, seperti kasus kelangkaan minyak goreng, yang disebutnya sebagai bentuk “serakahnomics”.

Di bidang diplomasi, Indonesia disebut semakin diperhitungkan di kancah internasional dengan masuknya sebagai anggota BRICS serta keberhasilan menuntaskan kesepakatan perdagangan komprehensif dengan Uni Eropa melalui IEU-CEPA.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
8 jam yang lalu
BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona Travel
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan zona Travel di Hall 10 dalam gelaran BNI wondrX 2026
 
Nasional
8 jam yang lalu
Kopi Jadi Lifestyle, BTN Bidik Transaksi Harian Lewat Ekosistem ICX 2026
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas transformasi bisnisnya dari bank yang kuat di pembiayaan perumahan menjadi bank yang semakin dekat dengan transaksi keseharian masyarakat
 
Nasional
11 jam yang lalu
BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli "Romanza" di Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membuka exclusive presale tiket Andrea Bocelli “Romanza - 30th Anniversary World Tour”
 
Nasional
13 jam yang lalu
Sentuh Kampung Terpencil Waso, Wapres Pilih Naik Motor Ketimbang Mobil Mewah
Dalam peninjauan tersebut, Wapres berdialog langsung dengan warga untuk menanyakan kondisi serta berbagai kebutuhan yang masih diperlukan dalam masa penanganan pascabencana.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Perang Lawan Karhutla di Kalimantan, Pemerintah Lipat Gandakan Water Bombing dan Personel
Berdasarkan pemutakhiran Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan, pemantauan Satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence menunjukkan perkembangan hotspot yang dinamis selama 17–19 Agustus 2026.
 
Nasional
16 jam yang lalu
OJK DORONG PENGUATAN LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH MELALUI EKSiS 2026
Upaya tersebut salah satunya melalui penyelenggaraan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 yang berlangsung pada 20 - 23 Agustus 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta.
 
Nasional
16 jam yang lalu
RUU P2 APBN 2025 Disepakati, Lanjut ke Sidang Paripurna DPR
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan seluruh Anggota Banggar DPR RI yang mewakili seluruh fraksi dan Komisi DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan.
Ad Placholder