ECONOMIC ZONE - Bank DBS Indonesia memperkenalkan Kartu Kredit DBS Vantage Visa Infinite, produk inovatif yang mendukung gaya hidup holistik dengan fokus pada lima dimensi kekayaan: finansial, kesehatan, waktu, kesejahteraan emosional, dan keberlanjutan. Kartu ini dirancang untuk memenuhi aspirasi nasabah prioritas yang kian mengutamakan kesehatan dan dampak sosial.
Riset Bank DBS Indonesia pada 2024 dengan lebih dari 400 responden menunjukkan bahwa kesehatan dan kepedulian sosial menjadi prioritas utama nasabah. Hal ini sejalan dengan temuan Visa pada Q1 2025, yang mencatat 74% masyarakat Indonesia memprioritaskan layanan kesehatan, dengan pengeluaran untuk kesehatan dan kesejahteraan meningkat 24% dari kuartal sebelumnya.
Selain kesehatan fisik, kesejahteraan emosional juga menjadi fokus masyarakat Indonesia, dengan traveling sebagai salah satu cara populer untuk relaksasi. Studi Visa awal 2025 menyebutkan 57% masyarakat Indonesia berencana berwisata ke luar negeri untuk rekreasi, menikmati waktu bersama keluarga, menjelajahi kuliner, dan atraksi musiman.
"Kami memahami bahwa makna kekayaan kini lebih luas, mencakup kesehatan, pengalaman berharga, waktu berkualitas, dan kontribusi lingkungan," ujar Ari Lastina, Head of Cards and Loan Business PT Bank DBS Indonesia.
Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia, menambahkan, "Kami bangga berkolaborasi dengan Bank DBS Indonesia untuk menghadirkan DBS Vantage Visa Infinite. Kartu ini menawarkan pengalaman premium, mulai dari perjalanan, belanja di duty-free, kuliner di restoran ternama, hingga layanan Visa Concierge 24/7, mendampingi gaya hidup dinamis nasabah affluent."
Kartu Kredit DBS Vantage Visa Infinite menawarkan beragam manfaat untuk mendukung lima dimensi kekayaan:
"Kekayaan sejati bukan hanya soal finansial, tetapi juga kesehatan, kebebasan, dan kualitas hidup," kata Melfrida Gultom, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia. "Kartu ini melengkapi solusi wealth management kami, mendukung nasabah untuk hidup lebih bermakna dengan keistimewaan di bidang travel, kesejahteraan, dan pendidikan."
Komentar