Roni Mawardi
Sabtu, 28 Juni 2025 - 21:45 WIB

IFG Life Hadir Sebagai Official Insurance Partner BTN JAKIM 2025

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 26 Juni 2025 – PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), yang merupakan anggota IFG, holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi, menunjukkan komitmennya dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia dengan turut ambil bagian sebagai Official Insurance Partner BTN Jakarta International Marathon 2025 (BTN JAKIM 2025). Event lari tahunan ini akan digelar pada Minggu, 29 Juni 2025 di kawasan Istora Gelora Bung Karno, Senayan, dan akan diikuti oleh sekitar 30.000 pelari marathon, half marathon, dan 10K.

IFG Life akan memberikan perlindungan untuk seluruh pelari BTN JAKIM 2025 berupa:

• Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan Rp15.000.000,00;

• Santunan cacat tetap akibat kecelakaan Rp15.000.000,00;

• Santunan biaya pengobatan/perawatan akibat kecelakaan hingga Rp1.500.000,00.

Perlindungan ini akan hadir selama event berlangsung, dan merupakan bentuk nyata dukungan IFG Life dalam menghadirkan rasa aman bagi peserta, tanpa khawatir pada risiko yang mungkin terjadi.

Direktur Bisnis Individu IFG Life, Fabiola Noralita, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari strategi perusahaan untuk lebih dekat dengan gaya hidup masyarakat yang sudah semakin sadar akan pentingnya perlindungan.

"Partisipasi IFG Life dalam BTN JAKIM 2025 adalah salah satu bentuk dukungan kami agar gaya hidup sehat semakin diminati masyarakat. Kami yakin dengan perlindungan yang kami sediakan, para pelari akan merasa lebih tenang dan fokus dalam menikmati setiap langkah mereka selama mengikuti BTN JAKIM 2025," ujar Fabiola.

Tak hanya itu, di BTN JAKIM 2025 para pelari berkesempatan mendapatkan cashback Rp10.000 setiap pembelian produk IFG LifeSAVER dengan manfaat:

• Proteksi medis kecelakaan hingga Rp200 juta;

• Meninggal atau cacat tetap hingga Rp20 juta;

• Fisioterapi akibat cedera olahraga hingga Rp10 juta;

• Perawatan medis akibat cedera olahraga hingga Rp20 juta.

Sebagai Official Insurance Partner BTN JAKIM 2025, IFG Life berharap dapat memberikan perlindungan melalui aktivitas yang bermakna dan inklusif, serta menginspirasi keluarga Indonesia dalam merencanakan keuangan dan kesehatan di setiap tahap kehidupan Anda

 

 

 

 

 

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/06/2026 14:51 WIB
Krom Bank Catat 1 Juta Rekening Hingga DPK Tembus Rp10 Triliun
Selain mencatat pertumbuhan jumlah rekening dan DPK, Krom juga menyatakan mampu mempertahankan profitabilitas secara konsisten sejak beroperasi sebagai bank digital.
 
Nasional
04/06/2026 14:00 WIB
Pemerintah Klim Penerimaan Pajak Mei 2026 Tumbuh 22%
Lonjakan penerimaan itu turut mendorong keseimbangan primer bulan Mei kembali ke zona positif.
 
Nasional
04/06/2026 11:21 WIB
Glodok Sentra Elektronik "Hidup Segan Mati Tak Mau" 
Para pedagang mengeluhkan pembeli yang semakin hilang membuat omzet penjualan turun drastis dan tidak sebesar seperti dahulu saat masih ramai, meski mereka kini mengandalkan pelanggan langganannya.
 
Nasional
03/06/2026 18:32 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
Telkomsel