Yogi Cahyadi
Rabu, 04 Juni 2025 - 05:59 WIB

Bank BJB Syariah Perkenalkan Sukuk Subordinasi Perdana Senilai Rp300 Miliar Lewat Investor Gathering

Foto/YogiCahyadi/ECONOMICZONE
Foto/YogiCahyadi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - BANDUNG — PT Bank Jabar Banten Syariah (bank bjb syariah) menggelar acara Investor Gathering sebagai bagian dari upaya memperkenalkan produk Sukuk Wakalah bi al-Istitsmar Subordinasi I Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid di kantor pusat bank bjb T Tower, Jakarta Selatan, pada 28 Mei 2025, dan dihadiri oleh calon investor, mitra strategis, serta berbagai pihak pendukung pasar modal.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Direktur Keuangan bank bjb Hana Dartiwan yang mewakili pemegang saham pengendali, perwakilan bjb Sekuritas Yogi Heditia Permadi, serta Direktur Utama bank bjb syariah Arief Setyahadi. Selain itu, Dewan Pengawas Syariah dan perwakilan dari Indo Premier Sekuritas Indonesia, Mandiri Sekuritas, dan Mega Capital Sekuritas juga turut hadir sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek, bersama jajaran Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb syariah.

Sukuk subordinasi yang ditawarkan terdiri dari dua seri, yaitu Seri A dengan tenor lima tahun dan indikasi imbal hasil 8,25%–9,25%, serta Seri B dengan tenor tujuh tahun dan indikasi imbal hasil 8,50%–9,50%. Instrumen investasi ini telah mendapatkan peringkat idA(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan direncanakan akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada awal Juli 2025.

Dana yang diperoleh dari penerbitan sukuk subordinasi ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan bank bjb syariah serta mendukung ekspansi pembiayaan berbasis akad Murabahah, baik untuk nasabah produktif maupun konsumtif. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis bank syariah secara berkelanjutan.

Direktur Utama bank bjb syariah, Arief Setyahadi, menyatakan bahwa penerbitan sukuk subordinasi ini merupakan tonggak penting dalam roadmap penguatan modal perusahaan. Selain memperkuat permodalan, produk ini juga diharapkan mampu menarik minat investor institusi dan retail di segmen syariah.

Arief Setyahadi menambahkan, kegiatan Investor Gathering ini merupakan bentuk keterbukaan informasi sekaligus komitmen bank bjb syariah dalam membangun hubungan jangka panjang dengan para investor. Ia berharap, sukuk subordinasi ini dapat menjadi alternatif investasi yang menarik dan mendukung visi bank bjb syariah untuk menjadi bank syariah modern, adaptif, serta mampu bersaing secara nasional.

  1. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bank bjb syariah juga menargetkan peningkatan permodalan melalui pencarian investor strategis dan rencana penawaran saham perdana (IPO). Langkah-langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam memperkuat tata kelola, mendukung pembiayaan berkelanjutan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
Telkomsel