Fery Pradolo
Selasa, 03 Juni 2025 - 08:11 WIB

BEKUP 2025: Program Kunci Pemerintah untuk Akselerasi Ekonomi Digital

BEKUP 2025: Program Kunci Pemerintah untuk Akselerasi Ekonomi Digital
BEKUP 2025: Program Kunci Pemerintah untuk Akselerasi Ekonomi Digital
Dummy

ECONOMIC ZONE -Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) resmi meluncurkan program Badan Ekraf for Startup (BEKUP) 2025 sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekosistem digital dan subsektor aplikasi di Indonesia. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai motor utama penggerak pertumbuhan nasional.

“Dengan dukungan lebih dari 80 mentor, BEKUP berhasil membantu 42,5% pendiri startup meningkatkan pendapatan, 58% berhasil mengakses pendanaan, dan 72% menciptakan lapangan kerja baru. Capaian ini menunjukkan bahwa BEKUP bukan sekadar program inkubasi, melainkan akselerator inovasi yang berdampak sosial,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya saat membuka Kick Off BEKUP 2025 di Thamrin Nine, Jakarta, Senin (2/6/2025).

Sejak dimulai pada 2016, BEKUP telah menjadi katalis pertumbuhan ekonomi digital, khususnya dalam mendampingi startup tahap awal. Selama periode 2020–2024, program ini telah menjangkau lebih dari 20 kota, menyeleksi lebih dari 1.300 peserta, dan menginkubasi lebih dari 330 startup dengan tingkat keberlangsungan mencapai 50%.

Teuku Riefky menekankan bahwa subsektor aplikasi memiliki potensi besar seiring dengan pesatnya perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Hal ini diperkuat oleh jumlah pengguna internet yang terus tumbuh, bonus demografi, serta kemunculan startup unicorn dan decacorn. BEKUP telah melahirkan banyak startup sukses, seperti:

  1. Atourin, yang bekerja sama dengan 700 desa wisata dalam digitalisasi layanan;

  2. Surplus, yang berhasil menyelamatkan 100 ribu ton makanan dan mengurangi emisi CO₂ sebesar 2.000 ton;

  3. Lister, startup edutech yang mendapatkan pendanaan internasional dan mencatat pendapatan tahunan lebih dari US$1 juta;

  4. KlinikGo, penyedia layanan telehealth yang kini menjalin kemitraan dengan Malaysia.

Riefky berharap BEKUP bisa membantu pelaku startup membangun fondasi bisnis yang kuat dan berkelanjutan, mulai dari validasi model bisnis, penguatan tim, hingga strategi menghadapi dinamika pasar. Ia juga mengajak investor, perusahaan, dan industri untuk membuka lebih banyak peluang kolaborasi dengan startup.

“Program ini adalah katalis perubahan. Manfaatkan kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan membangun jejaring. Mari kita lahirkan startup tangguh yang tak hanya mengejar status unicorn, tapi juga mampu menciptakan dampak sosial dan ekonomi bagi Indonesia,” tegasnya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menambahkan bahwa BEKUP merupakan wadah kolaborasi antara startup, investor, pelaku industri, dan pembuat kebijakan. Ia menekankan pentingnya kesiapan fundamental bisnis bagi startup agar berdaya saing.

“Founder harus realistis dan siap menghadapi pasar, membangun tata kelola yang baik, serta memiliki laporan keuangan yang transparan. Ini penting agar mereka tidak hanya berambisi, tapi juga siap secara struktural,” ujarnya.

Diskusi panel juga diisi oleh sejumlah tokoh industri, seperti Anissa Dyah Setyowati dari Spiral Ventures yang mendorong penguatan mindset kewirausahaan digital, serta tokoh-tokoh startup nasional dan perwakilan kementerian yang mendukung ekosistem kreatif Tanah Air.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder