Endang Muchtar
Minggu, 30 Maret 2025 - 06:56 WIB

Mengalami Dinamika Lonjakan Harga Daging Sapi Menjelang Idulfitri 2025

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menjelang perayaan Idulfitri, situasi di pasar daging sapi mengalami dinamika yang cukup signifikan.

Harga daging sapi yang tadinya berkisar antara Rp 125.000 hingga Rp 130.000 per kilogram mendadak melonjak menjadi Rp 150.000 per kilogram.

Kenaikan harga ini membuat para pedagang dan konsumen pun harus menyesuaikan strategi mereka dalam menghadapi pasar yang semakin menantang.

Fenomena lonjakan harga daging sapi terjadi tiga hari sebelum Idulfitri 1446 Hijriah.

Beberapa pedagang, seperti Asep Zainudin di Pasar Bukit Pamulang, mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir terjadi peningkatan tajam harga daging sapi.

Meskipun ada peningkatan harga, penjualan daging sapi pada Lebaran tahun ini justru menunjukkan penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini tentunya menjadi sinyal bagi para pelaku usaha untuk mengantisipasi perubahan tren pasar di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Kenaikan harga daging sapi memberikan dampak yang beragam. Bagi konsumen, harga yang meningkat tentu berdampak pada anggaran belanja, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan daging sapi meningkat.

Di sisi lain, para pedagang pun merasa khawatir dengan penurunan volume penjualan, mengingat data menunjukkan bahwa bahkan satu ekor sapi pun belum terjual seperti biasanya pada masa Lebaran.

Kenaikan harga ini pun menimbulkan spekulasi mengenai faktor-faktor pendukung, seperti pasokan yang terbatas atau permintaan yang meningkat karena tren konsumsi daging berkualitas premium seperti daging khas dalam dan sengkel.

Prediksi Pasar dan Stabilitas Harga Daging Sapi Setelah Lebaran

Berdasarkan pengamatan para ahli dan pelaku pasar, harga daging sapi diprediksi akan kembali stabil dalam dua hingga empat pekan setelah Idulfitri.

Menurut Asep, penurunan harga akan terjadi secara bertahap, sekitar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per kilogram, sehingga harga stabil di pasar lokal dapat kembali ke kisaran Rp 130.000 per kilogram.

Di wilayah seperti tangsel, harga diperkirakan sedikit lebih tinggi karena tingginya permintaan terhadap daging sapi premium.

Perubahan harga yang signifikan menjelang momen Lebaran juga mengingatkan pentingnya perencanaan belanja dan strategi distribusi agar dampak lonjakan harga dapat diminimalisir.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel