ECONOMIC ZONE - Menteri BUMN Erick Thohir bentuk tim lintas BUMN untuk bergerak cepat membantu korban banjir di sejumlah lokasi di Jabodetabek. Tim lintas ini terdiri dari 4 sampai 7 yang kemudian dibagi ke wilayah penugasannya masing-masing serta dibawah koordinasi BNBP.
"Kami berkoordinasi dengan BNPB agar bisa membantu masyarakat dalam memulihkan kondisi lingkungan masing-masing. Selain itu, beberapa BUMN juga menyerahkan bantuan mulai dari logistik hingga alat-alat kesehatan. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden agar kami berkoordinasi aktif dalam penyelamatan warga masyarakat," katanya melalui keterangan resmi yang diterima, Economic Zone Kamis (2/1).
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga menambahkan dibawah koordinasi BNPB, tim penanganan banjir BUMN akan memberikan bantuan logistik di setiap wilayah seperti makanan, obat-obatan, pakaian dan lainnya.

Selain itu, dukungan yang diberikan tim lintas juga termasuk Call Centre BNPB dengan menyiapkan 50 petugas. Begitu pula dengan dukungan kesediaan jaringan telekominikasi dan lain-lain yang mulai bekerja hari ini.
"Mulai hari ini kami sudah menempatkan titik-titik posko yang sudah ditetapkan BNPB," ungkap Arya.
Berikut Tim Lintas BUMN dengan wilayah yang ditangani: Jakarta Utara (Pertamina, Pelindo II, Pelni, PGN, BKI, Pegadaian); Jakarta Timur (Wijaya Karya, BNI, Mandiri, JIEP, Nindya Karya, Indofarma, Antam, PT PP, PT Waskita Karya, PT Indra Karya, PNRI, PPD).
Selanjutnya, Jakarta Selatan (Adhi Karya, Jasindo, Mandiri, Surveyor Indonesia, PT PN III, BRI, Sucofindo, Danareksa). Jakarta Pusat (PT KAI, Mandiri, PT PAL, PT PPI, Telkom); Jakarta Barat (PIHC, Semen Indonesia,
Mandiri, PLN). Bekasi (Jasa Marga, BRI, BTN, Mandiri, AP I, RNI, Indofarma, PTJT II, Jasa Raharja, KAI, Amarta Karya, Hutama Karya, PT PP, PT PPA, Perumnas, PLN, Telkom); Bogor (Askrindo, Perhutani, Mandiri). Tangerang (RNI, AirNav, AP II, Sarinah, Inka); Tangerang Selatan (Hutama Karya, Mandiri, PLN, Taspen); Karawang (Peruri, Mandiri).
Komentar