Fery Pradolo
Jumat, 22 November 2024 - 22:56 WIB

Kolaborasi DBS dan MAMI, Solusi Investasi Stabil dengan MONI II Kelas Income 2

 Kolaborasi DBS dan MAMI, Solusi Investasi Stabil dengan MONI II Kelas Income 2
Kolaborasi DBS dan MAMI, Solusi Investasi Stabil dengan MONI II Kelas Income 2
Dummy

ECONOMIC ZONEBank DBS Indonesia berkolaborasi dengan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dalam mendistribusikan reksa dana share-class terbaru, Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas Income 2 (MONI II Kelas Income 2). Produk ini menawarkan fitur pembagian dividen bulanan yang stabil dan terprediksi, dirancang khusus untuk investor yang menginginkan stabilitas pendapatan jangka panjang. Peluncuran ini diresmikan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom, dan CEO & President Director MAMI, Afifa.

Melfrida Gultom menyatakan bahwa peluncuran MONI II Kelas Income 2 merupakan langkah strategis Bank DBS Indonesia sebagai Trusted Wealth Management Partner.

“Reksa dana ini dirancang untuk membantu nasabah Bank DBS Indonesia memperkuat portofolio investasi mereka melalui diversifikasi, terutama di tengah era penurunan suku bunga. Dengan manfaat seperti dividen bulanan dan potensi imbal hasil stabil, nasabah memiliki peluang yang lebih besar untuk mencapai tujuan keuangan mereka,” ujar Melfrida.

Ia menambahkan bahwa kemitraan ini mencerminkan semangat Bank DBS Indonesia untuk menghadirkan solusi investasi bernilai, relevan, dan dipersonalisasi sesuai kebutuhan nasabah di tengah kondisi pasar yang dinamis.

MONI II Kelas Income 2 hadir dengan berbagai keunggulan, di antaranya:

  1. Pembagian Dividen Bulanan Stabil
    Investor dapat menikmati arus kas yang konsisten setiap bulan.
  2. Tanpa Biaya Pembelian
    Nasabah dapat memaksimalkan investasinya sejak awal tanpa potongan biaya.
  3. Fleksibilitas Biaya Pencairan
    Bebas biaya pencairan selama portofolio dipertahankan hingga periode yang ditentukan.

Mendukung Pertumbuhan Investasi di Indonesia

Afifa, CEO & President Director MAMI, menyambut positif kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas akses ke solusi keuangan yang inklusif.

“MONI II Kelas Income 2 menawarkan fleksibilitas dan pendapatan bulanan stabil yang sesuai dengan profil risiko nasabah. Kami percaya produk ini menjadi solusi tepat untuk tujuan investasi jangka menengah 5-7 tahun. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat terus menghadirkan inovasi produk investasi yang relevan dan beragam, jelas Afifa.

Data industri menunjukkan pertumbuhan positif di sektor reksa dana Indonesia. Hingga September 2024, jumlah investor mencapai 13,1 juta, meningkat 20% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY). Total Asset Under Management (AUM) industri reksa dana tercatat Rp503,5 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari reksa dana pendapatan tetap sebesar Rp155,9 triliun (31% dari total AUM).

Nasabah dapat dengan mudah mengakses Reksa Dana MONI II Kelas Income 2 melalui aplikasi digibank by DBS untuk transaksi yang efisien selama 24/7. Sebagai bagian dari promosi hingga 31 Desember 2024, nasabah berkesempatan mendapatkan penawaran eksklusif berupa dana tunai hingga Rp42 juta untuk transaksi tertentu.

Dengan berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkan, kolaborasi antara Bank DBS Indonesia dan MAMI ini memberikan solusi investasi yang relevan dan strategis bagi nasabah di tengah perkembangan industri reksa dana yang terus meningkat.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel