Eko Mardi
Selasa, 15 Oktober 2024 - 15:47 WIB

Mahasiswa UNPAM Ajak Cerdas Bermedia Sosial

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Peningkatkan literasi digital generasi muda sangat diperlukan kalangan  remaja. Situs HelpGuide.org menyebutkan , dampak  negative media sosial antara lain, merasa tidak percaya diri, memunculkan rasa iri, menyebabkan depresi dan cemas, bahkan kecanduan.

Yang lebih bahaya, adalah seseorang mengalami fear of missing out (FOMO)  yakni takut melewatkan hal-hal tertentu pada  media sosial. Misal takut  ketinggalan tren medsos,  up to date berita atau gosip yang sedang viral. Termasuk meningkatkan risiko cyberbullying. Untuk itu  mahasiswa Fakultas Sistem Informasi Universitas Pamulang, Tangerang Selatan menggelar Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Cerdas Bermedia Sosial: Memanfaatkan Media Sosial dengan Bijak” pada 8 Oktober 2024.

Kegiatan yang  diadakan di hadapan Siswa MTs Muhammdiyah 1 Ciputat tersebut untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para siswa tentang penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dan produktif.

Dikatakan Ketua Panitia, Bobby Hertantyo,  materi yang disampaikan meliputi literasi digital, di mana peserta akan mempelajari konsep dasar literasi digital. Pentingnya memverifikasi informasi, serta cara menghindari hoaks. Selanjutnya, dibahas etika bermedia sosial, termasuk menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan, menghormati privasi orang lain, dan menghindari ujaran kebencian.

“Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, tidak sedikit pengguna yang belum memahami dampak positif dan negatif dari penggunaan media sosial,” ungkap Bobby (8/10).

Ia menambahkan, peserta juga akan diajak untuk mengembangkan kreativitas di media sosial dengan menciptakan konten positif dan inspiratif, serta memanfaatkan platform tersebut sebagai sarana berkarya. Terakhir, materi tentang dampak psikologis penggunaan media sosial akan membantu peserta mengenali tanda-tanda kecanduan dan cara menjaga keseimbangan antara dunia online dan offline.

Sedangkan Mei Andani Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Pamulang, yang menjadi narasumber, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan ruang digital yang positif.

“Media sosial memiliki potensi yang sangat besar untuk kebaikan, namun juga bisa menjadi sumber masalah jika tidak digunakan dengan bijak. Oleh karena itu, kita perlu membekali generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan yang memadai untuk berinteraksi di dunia digital,” jelas Mei.

Dalam sambutannya,  Dosen Pembimbing Agus Suharto menyatakan, pentingnya mencermati dampak positif dan negatif media sosial.  “Media sosial, jika digunakan dengan bijak, dapat menjadi sarana untuk berkomunikasi, belajar, dan berinovasi. Namun, kita juga harus waspada terhadap hoaks dan penyebaran informasi yang salah, " jelas Agus

Sedangkan Guru MTs Muhammadiyah 1 Ciputat, Santi menekankan pentingnya literasi digital di era modern ini. Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat membawa dampak negatif, seperti penyebaran informasi palsu atau hoaks.

“Generasi muda harus mampu memanfaatkan media sosial bukan hanya sebagai sarana hiburan, tapi juga untuk pengembangan diri dan kepentingan positif lainnya,” jelasnya.

Selain Bobby Hertantyo dan Mei Andani, PKM tersebut didukung  mahasiswa lain yakni  Muhammad Raihan, Muhammad Sulthan dan Mahathir Dirajisaka. Dalam kegiatan yang diikuti 45 peserta terdiri dari guru dan siswa MTs Muhammadiyah 1 Ciputat tersebut, para peserta berinteraksi melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Beberapa peserta mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang dampak negatif media sosial, seperti cyberbullying dan kecanduan. Diskusi ini berlangsung hangat, di mana peserta saling berbagi pengalaman dan solusi untuk menggunakan media sosial secara lebih bijak.

Kegiatan PKM ini mendapat sambutan positif dari peserta Siswa MTs Muhammdiyah 1 Ciputat, sedangkan mahasiswa Sistem Informasi Universitas Pamulang, mengaku banyak mendapatkan manfaat dari kegiatan ini. Setelah mengikuti acara ini, setiap peserta diharapkan menjadi agen perubahan dalam menggunakan media sosial dengan bijak.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
26/07/2026 08:45 WIB
Pulangkan Jagoan Tuan Rumah, Fajar/Fikri Terbang ke Final China Open 2026
Harapannya besok Fajar/Fikri berhasil meraih juara dengan mengalahkan lawannya.
 
Nasional
26/07/2026 07:01 WIB
Hari Mangrove Sedunia Jadi Momentum BNI Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan dan Ekonomi Pesisir
BNI menegaskan komitmennya mendukung pelestarian ekosistem pesisir melalui rehabilitasi mangrove yang sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat
 
Nasional
25/07/2026 10:21 WIB
Era Baru Dimulai 26 Pemain Siap Jawab Ambisi Juara John Herdman di Piala AFF 2026
Racikan ini dinilai krusial demi membawa Merah Putih berbicara banyak dan berburu takhta juara di turnamen regional ini.
 
Nasional
25/07/2026 06:00 WIB
Exploration Day DBS Buka Wawasan Anak-anak Komunitas Pemulung Lewat Wisata Edukasi
Hari Anak Nasional, DBS & Mahija bawa 80 anak pemulung jelajahi sejarah Jakarta. Dari pemukiman ke museum, inilah kisahnya.
 
Nasional
24/07/2026 14:41 WIB
Naik Kelas Bersama Sequis SHEPRENEUR: Saatnya Wirausaha Perempuan Kuasai Keuangan
Sepanjang bulan Juli – Agustus 2026, Sequis SHEPRENEUR Learning Series menghadirkan berbagai kelas dan workshop mengenai manajemen bisnis, personal branding, pemanfaatan digital dan dilengkapi dengan literasi keuangan dari praktisi berpengalaman dibidangnya.
 
Nasional
24/07/2026 13:53 WIB
OJK Tindak Tegas Kredivo & KrediFazz soal Kasus Penagihan Purworejo
Berdasarkan penjelasan awal yang disampaikan kepada OJK, konsumen yang bersangkutan merupakan pengguna aplikasi Kredivo, sedangkan fasilitas pinjaman tunai yang menjadi objek permasalahan merupakan produk KrediFazz yang dipasarkan melalui aplikasi tersebut.
 
Nasional
24/07/2026 13:03 WIB
Bongkar Jaringan Internasional! Kemenhut Seret Tersangka Perdagangan Sisik Trenggiling Semarang ke Kejaksaan
Penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II dilakukan setelah berkas perkara perdagangan satwa liar dilindungi tersebut dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum.
Ad Placholder