I.E.K
Kamis, 26 Desember 2019 - 19:07 WIB

Gerhana Matahari Cincin Tak Pengaruhi Navigasi Penerbangan

Foto Illustrasi Penerbangan.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto Illustrasi Penerbangan.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan melewati wilayah Indonesia hari ini. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ada 25 kota/kabupaten di Indonesia yang akan dilewati gerhana matahari cincin. AirNav sebagai BUMN yang bergerak di bidang usaha pelayanan navigasi udara mengungkapkan bahwa GMC tidak akan mempengaruhi sistem penerbangan di Indonesia.

“Dari dari sisi ATC, Gerhana Matahari Cincin tidak ada pengaruhnya karena kita tidak kontak langsung ke Matahari. Insyallah tidak ada masalah karena kalau ada gangguan frekuensi, masih ada backup. Segala macam perlatan kita sudah dual sistem, radar kita dual, komunikasi kita dual, satelit GPS juga ada backup,” kata Direktur Utama AirNav, Novi Riyanto di Jakarta, Kamis (26/12).

Dengan dual sistem tersebut, pihaknya memastikan layanan navigasi penerbangan tidak akan terganggu. Apabila satu sistem terganggu, masih ada sistem cadangan yang akan membackup sistem navigasi yang berjalan.

Untuk diketahui, Gerhana Matahari Cincin (GMC) terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari. Saat puncak gerhana, matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.

Wilayah yang terlewati jalur cincin pada GMC hari ini adalah Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilangka, Samudra India, Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Samudera Pasifik. Sedangkan Gerhana Matahari Cincin dapat diamati di sedikit Afrika bagian Timur, seluruh wilayah Asia, Samudra India, Australia bagian Utara, dan Samudera Pasifik berupa Gerhana Matahari Sebagian. 

“Jalur cincin gerhana ini akan melewati 25 pusat kota dan kabupaten di 7 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel