Fery Pradolo
Minggu, 24 Maret 2024 - 22:44 WIB

Peran Tenaga Kesehatan Berikan Pelayanan Terbaik dengan Pemanfaatan Teknologi Digital

Peran Tenaga Kesehatan Berikan Pelayanan Terbaik dengan Pemanfaatan Teknologi Digital
Peran Tenaga Kesehatan Berikan Pelayanan Terbaik dengan Pemanfaatan Teknologi Digital
Dummy

ECONOMIC ZONEBogor – Tenaga kesehatan di era digital ini memiliki tanggung jawab yang besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan pemanfaatan teknologi digital. Masyarakat sebagai penerima layanan kesehatan dapat terbantu dengan sumber daya tenaga kesehatan yang berkualitas serta dapat meningkatkan kepercayaan di bidang kesehatan.

Ketua Tim Literasi Digital Sektor Pemerintahan, Diah Aliefya, pada sambutannya mengatakan bahwa dalam memahami dan mengembangkan literasi digital, tenaga kesehatan dapat memanfaatkan teknologi secara efektif untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat, dan mempercepat kemajuan dalam bidang medis.

“Indonesia memiliki tantangan geografis dan infrastruktur tertentu yang dapat menjadi hambatan dalam bidang kesehatan. Literasi digital menjadi kunci penting untuk memastikan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi warga negara,” ungkap Diah dalam kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan kepada Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia di Kota Bogor, Senin (18/03/2024).

Diah juga mengharapkan bahwa untuk meningkatkan pemahaman literasi digital dalam mendukung transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia, diperlukan adanya dukungan dari berbagai pihak di bidang kesehatan.

“Kami menyadari bahwa peran Kemenkominfo dalam mendorong literasi digital tidaklah cukup tanpa dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk lembaga profesi yang memiliki keahlian khusus dalam bidangnya masing-masing, seperti Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia,” ujarnya.

Ketua Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia, Amirudin Supartono dalam sambutannya mengatakan bahwa, keterampilan literasi digital yang dikuasai oleh tenaga medis menjadi kunci dalam dalam memberikan perawatan berkualitas dan aman.

“Literasi digital tidak hanya mengacu pada kemampuan teknis seperti memahami, mengakses, mengevaluasi dan menggunakan informasi kesehatan digital, tetapi juga pada kemampuan kritis untuk memilah informasi yang benar dan terpercaya dari berbagai sumber secara online,” tutur Amirudin.

Amirudin berharap tenaga medis dan tenaga kesehatan dapat terus meningkatkan pemahaman tentang literasi digital yang kemudian dapat mengintegrasikannya ke dalam praktik kesehatan.

“Mari kita belajar bersama untuk menjadi lebih kompeten dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh era digital ini,” ucap Amirudin.

Pentingnya Literasi Digital untuk Dorong Pelayanan Kesehatan Profesi Gizi

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi mengenai bagaimana cara meningkatkan keahlian literasi digital profesi gizi yang dibawakan oleh Konsultan Gizi terkait Makanan, Gizi dan Kesehatan, Muhammad Nur Hasan Syah. Hasan menjelaskan bahwa seorang profesi gizi perlu meningkatkan kesadaran digital untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dengan pemanfaatan digital sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasien dan memberikan dampak positif kepada orang banyak.

“Hal yang tidak kalah penting adalah seorang profesi gizi itu harus memiliki kemampuan digital salah satunya dari segi keterampilan komunikasi. Berkomunikasi secara efektif dengan pasien akan meningkatkan tingkat retensi atau ketergantungan, sehingga dapat membina hubungan dan mempertahankan hubungan yang bermakna,” ungkap Hasan.

Menurut Hasan, ada hal lain yang perlu diperhatikan sebagai seorang profesional di bidang gizi khususnya di tenaga gizi dalam menjalankan praktek.

“Yang pertama adalah bagaimana kita melakukan segala sesuatu itu harus dan wajib berbasis sains yang memiliki bukti ilmiah, karena bukti ilmiah menjadi hal penting penting dalam mengurangi hoaks tentang isu kesehatan dan gizi. Selain itu seorang profesi gizi juga bisa memberikan edukasi kesehatan dan gizi yang valid untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi gizi,” tutur Hasan.

Kesimpulannya adalah, lanjut Hasan, dengan pemanfaatan teknologi digital dapat mendukung profesi gizi dalam melibatkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi pada praktik sehari-hari. Hasan juga mengharapkan profesi gizi dapat bekerjasama dengan berbagai ahli teknologi informasi untuk mengembangkan solusi inovatif dalam bidang kesehatan digital.

Kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan kepada Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia yang diselenggarakan di Bigland Hotel International and Convention Hall Bogor dihadiri 50 peserta dari konsil gizi. Kegiatan ini berjalan hingga tanggal 21 Maret dengan menyasar 50 peserta dari konsil gizi, konsil konsil keterampilan fisik, konsil teknik biomedik, konsil kesehatan lingkungan, konsil keperawatan, konsil kebidanan, konsil psikologis klinis, konsil kefarmasian, konsil kesehatan masyarakat, konsil kesehatan tradisional, dan konsil keteknisian medis.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11 menit yang lalu
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
7 jam yang lalu
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
10 jam yang lalu
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
 
Nasional
23 jam yang lalu
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI) dengan menyerahkan 30 unit rumah layak huni beserta sertifikat hak milik (SHM) kepada para pahlawan Indonesia dan keluarga pahlawan
 
Nasional
31/08/2026 18:47 WIB
XLSMART Perkuat Jaringan 5G di Medan, SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G
_XLSMART memperkuat jaringan di Medan, Binjai, dan Deli Serdang dengan dukungan lebih dari 1.000 BTS 5G, memberikan pengalaman konektivitas yang semakin cepat dan stabil bagi pelanggan SMARTFREN._
 
Nasional
31/08/2026 16:39 WIB
Telkom Solution Perkuat B2B ICT, Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise di Kawasan Asia Pasifik
Hadir di BATIC 2026 melalui ignitePRO, TelkomGroup bersiap jadi pemain segmen B2B ICT terdepan di kawasan.
Ad Placholder