Hendra Wiradi
Kamis, 21 Maret 2024 - 20:14 WIB

Pendapatan Melonjak, Jaya Trishindo (HELI) Berbalik Untung di 2023

Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - JAKARTA, 21 Maret 2024 - PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) berhasil membalikkan kinerja dari posisi rugi di 2022 menjadi laba pada 2023. Adanya lonjakan pendapatan dan langkah efisiensi yang dilakukan manajemen menjadi pendongkrak bottomline perseroan di sepanjang tahun lalu.

Pada akhir 2023, HELI mampu mencetak laba bersih sekitar Rp 600 juta. Adapun, di sepanjang 2022, perusahaan membukukan rugi bersih sebelum pajak sebesar Rp 85,80 miliar dan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 85,57 miliar. 

Tercapainya laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan yang signfikan, yakni dari 44,56 miliar pada tahun 2022 menjadi sekitar Rp 69,08 miliar di pengujung tahun 2023. Direktur Utama Jaya Trishindo Edwin Widjaja mengatakan, lonjakan pendapatan berasal dari adanya sejumlah kontrak baru yang berhasil dikantongi perseroan. 

Salah satunya adalah kontrak yang diperoleh melalui anak usaha, yaitu PT Komala Indonesia. Pada pertengahan 2023, anak usaha yang bergerak di bidang penyewaan helikopter ini menandatangani kontrak kerja sama dengan dua perusahaan pemilik izin konsesi hutan di Indonesia.

Komala Indonesia menyediakan jasa sewa masing-masing satu unit helikopter pada kedua perusahaan itu guna mengantisipasi penangangan kebakaran hutan yang terjadi di area konsesi milik mereka. Periode kerja sama berlangsung selama dua tahun untuk masing-masing perusahaan atau sampai dengan 2025 dan dapat diperpanjang satu tahun berikutnya, yakni hingga 2026. 

"Total nilai kerja sama baru dengan kedua perusahaan ini sekitar Rp 200 miliar untuk kurun waktu dua tahun," ujar Edwin.

Sepanjang 2023, HELI berhasil menjaring 12 klien baru, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan jumlah klien baru perseroan pada tahun 2022 yang sebanyak enam perusahaan. Total klien HELI hingga akhir 2023 mencapai 18 perusahaan. Sebanyak 14 perusahaan menyewa helikopter untuk pengantaran tamu khusus (VIP) dan logistik dan dua perusahaan untuk penanggulangan kebakaran hutan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merupakan salah satu klien yang menyewa helikopter perseroan tahun lalu untuk keperluan penangangan bencana dan satu perusahaan lainnya menyewa untuk peliputan MotoGP di Mandalika. 

Selain kontrak baru, membirunya kinerja keuangan perseroan juga disebabkan strategi efisiensi jitu yang berhasil dieksekusi oleh manajemen HELI. Edwin mengungkapkan, pengetatan belanja yang dilakukan tahun lalu mampu menekan beban umum perusahaan hingga 29% yoy. 

Ia  optimistis, pertumbuhan kinerja positif perseroan akan berlanjut tahun ini mengingat kebutuhan penggunaan helikopter, baik untuk memenuhi kebutuhan transportasi logistik, penanganan bencana maupun keperluan wisata oleh tamu-tamu VIP, diperkirakan masih akan tinggi. 

“Kami berencana menambah satu hingga dua unit helikopter tahun ini. Sejalan dengan itu, kami yakin pendapatan akan terus tumbuh,” pungkas Edwin. Saat ini, HELI memiliki enam armada helikopter dan satu pesawat Cessna. Jika rencana penambahan helikopter terealisasi, maka, perseroan akan memiliki tujuh hingga delapan armada helikopter dan satu pesawat Cessna tahun ini.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Indonesia Koleksi 7 Medali di Awal Asian Games 2026, Dukungan untuk Atlet Terus Mengalir
Dukungan dan doa dapat diberikan dengan menyaksikan perjuangan para atlet melalui kanal siaran resmi yang telah ditetapkan oleh penyelenggara dan pemegang hak siar seperti RANS Entertainment dan TVRI, serta dukungan Emtek Media melalui Vidio dan Nex.
 
Nasional
16 jam yang lalu
BEI Turunkan Batas Saham Gocap ke Rp1, Mulai 28 September
BEI menjelaskan penyesuaian itu bertujuan agar saham dapat diperdagangkan dengan rentang harga yang lebih luas sehingga kualitas price discovery dapat meningkat. Selain itu, penurunan harga saham menjadi Rp1 juga diharapkan mampu mendorong peningkatan likuiditas, serta memberikan…
 
Nasional
17 jam yang lalu
Menhut dan Kepala BNPB Perkuat Sinergi Pengendalian Karhutla Pasca-Penurunan Hotspot Nasional
Di Kalimantan Tengah, kabut asap sempat membatasi operasi udara dari Bandara Tjilik Riwut. Pemerintah karena itu menyesuaikan basis operasi OMC dengan memanfaatkan Bandara Syamsudin Noor serta Pangkalan Bun mengikuti kondisi jarak pandang dan peta potensi awan dari BMKG.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Tokopedia dan TikTok Shop Pelopori Produk Kurasi Kemendag Lewat #BeliLokal
Dengan membawa para penjual Pilihan BuSan ke Tokopedia dan TikTok Shop sebagai mitra platform digital pertama mereka, kami ingin membantu produk lokal ditemukan oleh lebih banyak konsumen dari seluruh penjuru Indonesia sekaligus mewujudkan komitmen #BeliLokal melalui discovery commerce,”…
 
Nasional
18/09/2026 18:32 WIB
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya BNI memperkuat perannya sebagai mitra perbankan Unpad sekaligus menghadirkan layanan keuangan yang dekat dengan aktivitas mahasiswa, sivitas akademika, dan alumni.
 
Nasional
18/09/2026 13:34 WIB
MELALUI 4 (EMPAT) PROGRAM MANFAAT UTAMA, ASABRI BAYARKAN HAK PESERTA LEBIH DARI RP12,7 TRILIUN; ASABRI HADIR DI SETIAP TAHAP PENGABDIAN, MENJAGA AMANAH NEGARA DAN KESEJAHTERAAN PESERTA
PT ASABRI (Persero) terus menjalankan amanah dalam memberikan perlindungan sosial kepada peserta ASABRI sebagai bagian dari penghargaan negara atas pengabdian kepada bangsa dan negara
 
Nasional
18/09/2026 11:04 WIB
Klaim Pemerintah: Di Tengah Tekanan Dunia, Ekonomi RI Resilien Ditopang APBN yang Tumbuh 25,4%
Di tengah dinamika tersebut, pemerintah terus mencermati pergerakan harga komoditas seperti minyak, CPO, nikel, batu bara, emas, dan tembaga karena perubahan harganya dapat memengaruhi penerimaan sekaligus belanja negara.
Ad Placholder