Yorri Farli
Selasa, 26 September 2023 - 18:27 WIB

Loxus Cleaner, Cairan Ajaib Untuk Basmi Barang Berkerak dan Berkarat

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta - Perabot rumah tangga dan toilet yang kotor, berkerak, dan berkarat memang cukup mengganggu. Selain merusak keindahan, perabot-perabot di rumah yang berkarat juga akan rentan rusak dan menjadi sarang bakteri. Karat dan kerak memang dapat timbul di berbagai peralatan, perabot luar ruang, atau apapun yang terbuat dari logam di dalam rumah. Jika dibiarkan, karat akan menimbulkan korosi parah dan menghancurkan objek yang dihinggapinya.

Loxus Cleaner inovasi produk dari PT Natas Nitis Netes. Loxus Cleaner dibuat dengan formula khusus untuk mengatasi hal tersebut, dan menjadi solusi membersihkan peralatan di rumah maupun toilet yang berkerak dan karat yang sulit dihilangkan.

Selain itu, cairan pembersih Loxus Cleaner juga dapat mengatasi masalah karat dan kerak yang menempel tanpa merusak permukaannya. Dibandingkan dengan produk sejenis lainnya, Loxus Cleaner terbuat dari bahan-bahan terpilih yang mampu membersihkan karat dan kerak dengan mendalam pada perabotan rumah tangga dan toilet dengan tetap menjaga kilau permukaannya, sehingga barang akan tampak seperti baru setelah dibersihkan.

“Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan Loxus Cleaner ke dalam pasar. Produk ini adalah hasil dari upaya penelitian dan pengembangan yang intensif untuk memberikan solusi pembersihan yang tangguh tapi aman untuk berbagai kebutuhan rumah tangga,” kata Founder dan CEO PT Natas Nitis Netes, Tegar Adjie Baskoro, di Jakarta, Jumat (25/08).

Semua produk Loxus Cleaner telah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sehingga konsumen tidak perlu khawatir terhadap kualitas dan keamanannya. Tegar juga menjelaskan bahwa bahwa kegiatan membersihkan peralatan rumah tentu membutuhkan treatment dan bahan pembersih yang berbeda pula. Karenanya, Loxus Cleaner mengeluarkan banyak variasi produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan surface yang akan dibersihkan. Produk pertama, yakni Loxus Cleaner digunakan untuk membersihkan benda berkerak dan berkarat yang dapat dijangkau seperti peralatan dapur dan kamar mandi. Penggunaan Loxus Cleaner tidak untuk produk/benda yang menggunakan lapisan seperti chrome, cat dan lapisan lainnya.

Varian lainnya adalah Loxus Instant Cleaner yang digunakan untuk membersihkan noda membandel seperti tas, sepatu, interior mobil, atau pada permukaan yang licin. Sementara, Loxus Fabric Cleaner khusus untuk membersihkan noda membandel pada baju, mukena, sarung, bantal, gorden, vitrase gorden dan bahan-bahan kain lainnya. Selain itu, juga ada Loxus Washing Machine Cleaner yang dipakai untuk membersihkan kotoran di dalam mesin cuci yang tidak terjangkau. Produk kelima, yaitu Loxus Multisurface Cleaner yang digunakan untuk membersihkan debu dan minyak pada meja, jendela, serta kompor. Terakhir, ada Loxus Hardsurface Cleaner yang bisa membersihkan nat, granit, sampai batu alam yang sudah lama menguning atau berjamur.

Melalui komentar pembelanjaan e-commerce, Glasnosti konsumen Loxus Cleaner mengatakan “Produk bintang 5, kalo bisa 10! buat kran air jadi mengkilat lagi, buat yang agak lama berkerak bisa diolesin lebih banyak terus disikat pakai kawat langsung cling! selain itu, dipakai untuk ubin atau keramik (bukan granit) juga bisa”.

Hadirnya ragam produk ini, Loxus Cleaner berkomitmen untuk memberikan solusi pembersihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menjaga kebersihan peralatan rumah, dan mencegah penyebaran kuman yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Sejak dibangun pada 23 November 2019, Loxus Cleaner telah mencatat jumlah transaksi pembelian per bulan hingga lebih dari 20 ribu transaksi. Bagi masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan semua produk Loxus Cleaner bisa diperoleh melalui marketplace kesayangan konsumen, seperti  Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli dan Whatsapp bisnis yang tertera di bio Instagram Loxus Cleaner.

“Saat ini penjualan Loxus Cleaner telah mencakup seluruh Indonesia. Kami memiliki empat titik warehouse pengiriman di seluruh Indonesia. Semoga kedepannya kami dapat memperluas jaringan distribusi kami hingga keluar Indonesia,” tutup Tegar.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder