RM
Jumat, 21 Juni 2019 - 15:22 WIB

Perum Jamkrindo Bagi 49.000 Alat Sekolah

Pembagian alat sekolah kepada eplajar sebanyak 30.333 paket alat sekolah.Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Pembagian alat sekolah kepada eplajar sebanyak 30.333 paket alat sekolah.Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Perum Jamkrindo melalui gerakan Jamkrindo Peduli Pendidikan (JPP) memberikan paket alat sekolah serentak dilakukan di kantor pusat, 9 kantor wilayah dan 56 cabang Perum Jamkrindo. Kegiatan ini juga dalam rangka HUT Perum Jamkrindo ke-49. Kegiatan ini dilakukan guna mengurangi beban pendidikan para siswa yang kurang mampu, sekaligus untuk mengajak segenap insan Perum Jamkrindo peduli dalam isu-isu pendidikan.

Bantuan yang diberikan dalam kegiatan JPP tahun ini adalah pemberian 49.000 ribu paket alat sekolah yang terdiri dari buku pelajaran SD dan SMP, buku pengetahun, buku fiksi dan perlengkapan penunjang pendidikan seperti alat tulis dan buku tulis. Total ada 96 sekolah di seluruh Indonesia yang menerima bantuan Pendidikan tersebut.

”Kegiatan pembagian 49.000 alat sekolah ini juga merupakan wujud rasa syukur kami atas usia Perum Jamkrindo yang akan menginjak 49 tahun pada 1 Juli nanti,” ujar Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto dalam siaran pers Jumat (21/06).



Seperti tahun sebelumnya, gerakan JPP ini rencananya juga akan memecahkan rekor Pembagian Alat Sekolah kepada Pelajar Terbanyak dari Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI. Perum Jamkrindo akan memecahkan rekornya sendiri yang ditorehkan tahun lalu dengan membagikan sebanyak 30.333 paket alat sekolah. Adapun untuk Kantor Pusat, pembagian paket sekolah dilakukan dilakukan di SD, SMP dan SMK SD Al Irsyad Al Islamiyah, Jakarta. 

Selain menggelar gerakan JPP, rangkaian HUT 49 Tahun perum Jamkrindo juga diisi kegiatan sosial lainnya antara lain, kegiatan donor darah, pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis serta pemberian bantuan 4.000 paket sembako dan santunan 3.000 anak yatim piatu.

Terkait dengan kinerja bisnis, Perum Jamkrindo mencatatkan volume penjaminan per April 2019 sebesar Rp 64,237 triliun yang berasal dari volume penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 18,126 triliun dan penjaminan non-KUR sebesar Rp 46,111 triliun. Volume penjaminan pada April 2019 tersebut tumbuh 7,5 persen dibandingkan April 2018.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel