Endang Muchtar
Minggu, 29 Mei 2022 - 15:14 WIB

FREN Berhasil Raup Laba Bersih Rp24,98 Miliar pada Kuartal I/2022

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Emiten grup Sinarmas PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) berhasil mengubah kerugian menjadi untung pada kuartal I/2022. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2022, dikutip Sabtu (28/5/2022), FREN membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp24,98 miliar selama tiga bulan pertama 2022.

Posisi laba tersebut melompat signifikan dari posisi rugi bersih Rp396,82 miliar pada kuartal I/2021. Pasalnya FREN mencetak keuntungan dari perubahan nilai wajar opsi konversi sebesar Rp11,10 miliar dari sebelumnya rugi Rp9,53 miliar.

Kerugian kurs akibat mata uang asing juga berkurang 90,28 persen menjadi Rp17,14 miliar pada kuartal I/2022, dari periode sama tahun lalu Rp176,47 miliar. Membaiknya posisi bottom line tersebut seiring dengan peningkatan pendapatan usaha.

FREN mencetak pendapatan usaha Rp2,67 triliun pada kuartal I/2022, naik 11,30 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp2,40 triliun. Pendapatan usaha FREN sebagian besar dikontribusikan oleh pendapatan data Rp2,40 triliun pada kuartal I/2022, naik 9,09 persen dari Rp2,20 triliun pada kuartal I/2021. Selanjutnya pendapatan non-data FREN berkontribusi Rp69,96 miliar, naik 8,78 persen dari sebelumnya Rp64,31 miliar, dan jasa interkoneksi menyumbang Rp49,87 miliar, dari sebelumnya Rp46,32 miliar. Terakhir pendapatan lain-lain berkontribusi Rp151,76 miliar, dari sebelumnya Rp90,98 miliar.
Sepanjang kuartal I/2022, perseroan turut mencatatkan peningkatan beban usaha 2,41 persen menjadi Rp2,54 triliun, dari Rp2,48 triliun secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Meski beban usaha meningkat, FREN masih mampu menciptakan laba usaha sebesar Rp136,55 miliar pada kuartal I/2022, dari rugi periode sama tahun lalu Rp80,40 miliar.

Adapun hingga akhir 31 Maret 2022, perseroan membukukan peningkatan jumlah aset menjadi Rp43,97 triliun, dari Rp43,35 triliun per akhir Desember 2021.

Sementara itu, FREN mencatatkan kenaikan posisi liabilitas menjadi Rp31,29 triliun pada Maret 2022, dari Rp30,70 triliun per Desember 2021. Liabilitas ini meningkat karena naiknya pos liabilitas tidak lancar menjadi Rp9,82 triliun, dari posisi akhir tahun lalu Rp9,60 triliun. Tercatat, jumlah ekuitas perseroan juga meningkat tpis menjadi Rp12,67 triliun, dari Rp12,65 triliun.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/09/2026 18:32 WIB
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya BNI memperkuat perannya sebagai mitra perbankan Unpad sekaligus menghadirkan layanan keuangan yang dekat dengan aktivitas mahasiswa, sivitas akademika, dan alumni.
 
Nasional
18/09/2026 13:34 WIB
MELALUI 4 (EMPAT) PROGRAM MANFAAT UTAMA, ASABRI BAYARKAN HAK PESERTA LEBIH DARI RP12,7 TRILIUN; ASABRI HADIR DI SETIAP TAHAP PENGABDIAN, MENJAGA AMANAH NEGARA DAN KESEJAHTERAAN PESERTA
PT ASABRI (Persero) terus menjalankan amanah dalam memberikan perlindungan sosial kepada peserta ASABRI sebagai bagian dari penghargaan negara atas pengabdian kepada bangsa dan negara
 
Nasional
18/09/2026 11:04 WIB
Klaim Pemerintah: Di Tengah Tekanan Dunia, Ekonomi RI Resilien Ditopang APBN yang Tumbuh 25,4%
Di tengah dinamika tersebut, pemerintah terus mencermati pergerakan harga komoditas seperti minyak, CPO, nikel, batu bara, emas, dan tembaga karena perubahan harganya dapat memengaruhi penerimaan sekaligus belanja negara.
 
Nasional
16/09/2026 20:31 WIB
10 Tahun BINUS @Bekasi: Raih Rekor MURI Tes Potensi Diri Pelajar Terbanyak, Perkuat Peran sebagai Business, Service, and Technology Campus
Pencapaian ini menjadi bagian dari perayaan satu dekade BINUS @Bekasi yang mengusung tema “Innovating Bekasi, Inspiring Indonesia” dan digelar pada 16 September 2026 di Multimedia Gallery BINUS @Bekasi.
 
Nasional
16/09/2026 19:06 WIB
5 Tahun Beroperasi, blu by BCA Digital Dongkrak Lonjakan Transaksi Gaya Hidup dan Pembayaran Global
Pertumbuhan ini digerakkan oleh porsi demografi anak muda yang sangat dominan, di mana 56% nasabah blu merupakan Gen Z dan 35% merupakan Milenial (total 91% digital natives). Laju akuisisi nasabah baru pun dipimpin oleh Gen Z dengan pertumbuhan 30% YoY, disusul Milenial sebesar 20%…
 
Nasional
15/09/2026 08:07 WIB
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Penghargaan KGI tegaskan kontribusi Telkom Solution bagi transformasi digital di berbagai Industri.
 
Nasional
14/09/2026 22:02 WIB
Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026
Investasi strategis di CYFIRMA perluas kolaborasi solusi keamanan siber yang inovatif di Indonesia.
Ad Placholder