RM
Jumat, 28 Januari 2022 - 18:36 WIB

ID Food Melalui PT Garam Tingkatkan Penyerapan Garam rakyat

Foto/Dok-Garam/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Garam/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam rangka meningkatkan industri Garam nasional, ID Food sektor garam meningkatkan penyerapan garam rakyat bersinergi dengan mitra Petani Garam. ID Food melalui PT Garam akan meningkatkan Ekosistem pangan Garam sebagai upaya mewujudkan kemandirian pangan garam dari hulu hingga hilir.

“ID Food akan terus lakukan Transformasi Pengembangan bisnis di sektor garam, ID Food melalui PT Garam akan terus menopang ekosistem pangan Garam dari hulu ke hilir melalui peningkatan Kemitraan dengan Petani Garam,” kata Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), Febriyanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (28/1/22).

Menurutnya, ID Food terus menerima aspirasi dari para mitra petani Garan termasuk untuk berkolaborasi dan membenahi industri di sektor garam. “Di sektor garam, ID Food akan terus mengembangkan contract farming yang lebih kuat dengan petani untuk meningkatkan off take penyerapan garam rakyat,” terangnya.

Penyerapan itu, melalui skema kerjasama dengan petani dan koperasi untuk meningkatkan produktivitas, serta menghasilkan produk garam yang berkualitas. Selain itu juga ID Food melalui sektor garam akan berbenah mengembangkan fasilitas produksi untuk menjamin pasokan garam mentah, dan secara terus menerus menjaga peran ID Food sektor garam dalam menyediakan garam konsumsi.

Ketua Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IV DPR RI, Mindo Sianipar mengatakan diharapkan dari kunjungan ini dapat dengan jelas mengenai isu pangan garam di Indonesia, khususnya pada opini yg ada di masyarakat tentang Garis Pantai terpanjang ke-2 tetapi masih impor bisa terjawab.

“Perlu pengkajian lebih dalam mengenai klasifikasi garam konsumsi dan garam industri, seperti untuk industri penyamakan kulit dan aneka pangan, sehingga peran petani garam dapat masuk dalam pangsa pasar industri juga tidak bergantung pada garam impor,” jelas Mindo.

Selain itu, Plt Direktur Utama PT Garam, Edi Masrianto, menambahkan bahwa PT Garam berkomitmen melakukan penyerapan yang bekerjasama dengan koperasi petani garam. “PT Garam telah melalukan bimbingan teknis sehingga garam hasil petani garam menjadi kualitas premium namun petani garam juga berharap bahwa penyerapan garam rakyat dapat dilakukan rutin,” kata Edi.

Seperti diketahui, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) merupakan Perusahaan BUMN yang ditetapkan Pemerintah melalui Kementerian BUMN sebagai Holding Pangan yang memiliki 5 Anggota, diantaranya PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari dan PT Garam. Hadirnya Holding Pangan adalah untuk mewujudkan tiga objektif Utama yaitu mendukung ketahanan pangan nasional, meningkatkan inklusivitas petani, peternak dan nelayan hingga menjadi perusahaan pangan berkelas dunia.

ID FOOD Group juga memiliki 11 Anak Perusahaan existing diantaranya PT Rajawali Nusindo, PT PG Rajawali I, PT PG Rajawali II, PTP Mitra Ogan, PT PG Candi Baru, PT Mitra Kerinci, PT Laras Astra Kartika, PT Mitra Rajawali Banjaran, PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring, PT Rajawali Citramass, PT GIEB Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
13 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
16 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
18 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
Telkomsel