RM
Rabu, 19 Januari 2022 - 15:44 WIB

Indonesia Power Siapkan Lahan Ribuan Hektar Hutan Tanaman Energi

Foto/Dok-IP/ECONOMICZONE
Foto/Dok-IP/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sekali dayung dua pulau terlampaui, tak hanya dorong penggunaan Energi Baru Terbarukan(EBT), Indonesia Power juga lakukan gerakan untuk kelestarian alam Indonesia dengan tanam lebih dari 5.000 pohon tanaman energi. Acara penanaman perdana dilakukan serentak di seluruh unit kerja Indonesia power.

Berlatar belakang target bauran energi nasional untuk EBT sebesar 23 persen pada tahun 2025 yang dicanangkan Pemerintah Indonesia, juga terhadap komitmen yang disampaikan pada COP21 Paris Agreement yaitu target pengurangan emisi Gas Rumah kaca(GRK) sebesar 29 persen terhadap Business as Usual(BAU). Selain itu juga terkait komitmen Indonesia dalam memberikan kontribusi terhadap solusi perubahan iklim global dalam United Nations Framework Covention on Climate Change(UNFCCC).

“Indonesia Power sebagai bagian dari PLN Grup yang merupakan Badan Usaha Milik Negara tentunya sangat mendukung segala sesuatu yang ditargetkan Pemerintah, terutama dalam lingkup kerja Indonesia Power untuk meningkatkan EBT yang salah satunya dengan mengoptimalkan cofiring, juga tentunya untuk menjaga kelestarian lingkungan, maka dari itu kita lakukan gerakan menanam tanaman atau pohon energi ini di seluruh unit kerja,” ujar Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (19/1/22).

Apresiasi disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK RI, Sigit Reliantoro yang juga hadir untuk mengikuti kegiatan penanaman perdana pada Hutan Tanaman Energi di Kabupaten Bandung Barat.

“Kegiatan yang dilakukan oleh Indonesia Power sejalan dengan program PROPER yang juga mendorong perusahaan untuk melaksanakan kegiatan yang memiliki unsur inovasi sosial. Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada Indonesia Power. Kami sangat mendukung kegiatan ini dapat dikembangkan selain sebagai ecoinovasi juga sebagai inovasi sosial dimasyarakat dan dapat direplikasi di tempat lain karena program ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah mencanangkan transformasi energi baru terbaharukan dan akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau dan rendah karbon,” ungkap Sigit.

Menurutnya, Indonesia Power harus menjadi paripurna karena bukan hanya kegiatan menanam pada kegiatan hari ini indonesia power juga harus menjaga lahannya pada titik titik lokasi konflik. “Karena setinggi-tingginya derajat manusia harus membantu lahan didaerah konflik itu juga suatu tantangan yang menjadikan Indonesia Power mendapatkan Proper emas,” tambah Sigit.

Senada dengan Dirjen PPKL KLHK RI, Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan juga sampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap gerakan Indonesia Power untuk energi masa depan dan kelestarian lingkungan. “Saya bersama segenap jajaran dan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat sangat berterimakasih kepada Indonesia Power yang sangat memperhatikan energi masa depan dan juga khususnya kelestarian alam, kebetulan kali ini bertempat di Kabupaten Bandung Barat, terimakasih dan saya siap berpatisipasi,” tegas Hengki.

Selain untuk medorong target EBT pada tahun 2025 dan untuk Kelestarian lingkungan, gerakan ini juga sebagai langkah nyata untuk mengamankan aset lahan Indonesia Power dari potensi pendudukan oleh pihak yang berhak. Pohon yang ditanam pada Hutan Tanaman Energi adalah pohon gamal, lamtoro dan kaliandra yang dikenal sebagai pohon energi karena memiliki kandungan energi panas atau nilai kalor masing-masing 4.548 kkal/kg, 4.967 kkal/kg, dan 4.617 kkal/kg. Selanjutnya biomassa yang dihasilkan dari tanaman energi tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan cofiring pada Pembangkit Listrik Tenaga uap (PLTU) sebagai campuran batubara untuk dorong target bauran EBT 23% pada tahun 2025.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
23 jam yang lalu
Bank Muamalat Digugat Rp10 Miliar ke PN Jakarta Selatan
Adapun nilai sengketa dalam perkara tersebut tercatat sebesar Rp10.000.000.000 (Rp10 miliar). Akan tetapi dalam SIPP, petitum perkara tercatat belum dapat ditampilkan.
 
Nasional
29/08/2026 18:29 WIB
Figura Eksentrik (@astradoy) Buka Kolaborasi Kreatif, Siap Naikkan Kelas Brand Lokal Lewat Video Iklan Sinematik
Figura Eksentrik hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut dengan menawarkan ekosistem produksi video yang menyeluruh—mulai dari penggalian ide (konsep), penulisan skrip, proses syuting profesional, hingga tahap editing akhir.
 
Nasional
28/08/2026 21:07 WIB
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
Perkuat kapabilitas internasional TelkomGroup melalui ekspansi konektivitas, adopsi arsitektur digital terbuka, dan pengembangan yang terintegrasi.
 
Nasional
28/08/2026 12:55 WIB
Danantara Housing Expo Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Dorong KPR Makin Terjangkau
Danantara Housing Expo (DHE) 2026 memperkuat kolaborasi ekosistem perumahan dengan mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan industri pendukung dalam satu platform
 
Nasional
28/08/2026 11:33 WIB
Penjelasan TNI soal Pesawat Tempur F-16 di Langit Jakarta Pagi Ini
Pihak TNI menegaskan bahwa seluruh rute dan ketinggian penerbangan telah dikoordinasikan dan disesuaikan dengan ketentuan penerbangan sipil serta peraturan keselamatan penerbangan nasional, sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan komersial maupun keselamatan warga di darat.
 
Nasional
28/08/2026 08:36 WIB
Menkeu Purbaya Bikin Heboh di Tahura Djuanda hingga Braga, Warga Antusias Berebut Foto
Kunjungan Purbaya di ruang publik tersebut berlangsung dalam suasana santai.
 
Nasional
27/08/2026 21:57 WIB
ignitePRO Hadir di BATIC 2026, Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata
Pertemukan pemimpin bisnis, pemerintahan, teknologi, dan infrastruktur untuk mengupas langkah menuju adopsi AI berskala besar.
Ad Placholder