RM
Selasa, 23 November 2021 - 15:12 WIB

Konversi LPG ke Kompor Induksi, PLN Siapkan Diskon Tambah Daya

Foto/Dok-PLN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PLN/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo mengumpulkan jajaran direksi serta komisaris PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero). Dalam salah satu arahannya, Kepala Negara meminta program transisi energi dijalankan, seperti penggunaan kendaraan listrik dan kompor induksi.

“Kalau kita bisa mengalihkan itu ke energi yang lain, misalnya mobil diganti listrik semuanya, gas rumah tangga diganti listrik semuanya, karena di PLN oversupply. Artinya, pasokan dari PLN terserap, impor minyak di Pertamina turun,” tegas Presiden Jokowi.

Merespons arahan Presiden, PLN siap menjalankan program konversi kompor induksi. Bahkan, PLN sebenarnya tengah menggulirkan program Satu Juta Kompor Induksi. Dengan cadangan daya lebih dari 30 persen di hampir seluruh sistem kelistrikan, PLN siap mendukung program konversi kompor induksi. “PLN juga siap menggulirkan diskon tambah daya guna mempermudah pelanggan untuk beralih ke kompor induksi,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril di Jakarta, Selasa (23/11).

Salah satunya saat ini tengah berjalan, PLN memberikan harga khusus tambah daya hanya sebesar Rp 150 ribu melalui program Nyaman Kompor Induksi 2021 bagi pelanggan yang membeli kompor induksi melalui partner yang memiliki kerjasama dengan PLN.

Dari sisi penggunaan, kompor induksi juga lebih murah dibandingkan dengan kompor LPG. Hasil uji coba menunjukan, untuk memasak 1 liter air menggunakan kompor induksi 1.200 watt hanya memerlukan biaya sebesar Rp158, sementara dengan kompor elpiji tabung 12 kilogram sekitar Rp176. Sehingga dengan pola memasak rata-rata masyarakat di Indonesia, terjadi penghematan Rp28.500,- dari biaya memasak setiap bulan.

Selain itu, karena ini sifatnya mengubah kebiasaan masyarakat, PLN juga terus mengampanyekan electrifying lifestyle yang salah satunya penggunaan kompor induksi. “Kami memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kelebihan dan manfaat penggunaan kompor induksi,” tutur Bob.

Dari sisi waktu memasak juga lebih hemat karena kompor induksi memungkinkan penyebaran panas yang lebih merata ketimbang kompor gas. Hal ini memungkinkan aktivitas memasak lebih cepat, sehingga hemat waktu. Waktu masak yang lebih cepat akan membuat kompor listrik lebih hemat penggunaan energi daripada gas.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan penggunaan induksi berpotensi memberikan penghematan Rp 60 triliun bagi negara.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24/11/2021 18:24 WIB
Promo Naik Bus DAMRI, Beli Tiket Dapat Cashback Rp20.000
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 yang jatuh pada 25 November 2021, DAMRI terus memberikan pelayanan terbaiknya. Salah satunya menggandeng LinkAja dengan menghadirkan promo cashback maksimal Rp20.000.
 
Nasional
24/11/2021 18:20 WIB
KemenPPPA dan PNM Kolaborasi Dorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan Bali
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong program kesetaraan gender melalui program Training of Trainer (TOT) Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Pada Anak kepada…
 
Nasional
23/11/2021 15:18 WIB
Erick Thohir Minta Direksi Pertamina Gratiskan Layanan Toilet di SPBU
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta seluruh toilet di SPBU Pertamina gratis bagi masyarakat sebagai bentuk layanan kepada pelanggan. Hal tersebut diungkapkan Erick ketika mengunjungi SPBU di Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur.
 
Nasional
23/11/2021 15:15 WIB
Kondisi Keuangan Membaik, Laba Bersih Waskita Naik 104,29 Persen di Rp145,02 Miliar
PT Waskita Karya (Persero) Tbk menunjukkan kinerja yang membaik melalui implementasi 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita. Hingga September 2021 Perseroan telah memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp12,01 triliun atau sebanding dengan 79,44% nilai kontrak baru sebelum Pandemi COVID-19.
 
Nasional
22/11/2021 23:34 WIB
Natal dan Tahun Baru 2022, Ini Kesiapan BUMN Tersibuk dalam Menerapkan Protokol Kesehatan
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 mendatang, Pemerintah terus memantau perkembangan kasus COVID-19 di seluruh daerah di tanah air. Hal ini untuk memastikan tidak terjadi lonjakan kasus baru.
 
Nasional
22/11/2021 23:31 WIB
Tambah 76 Titik, Pertamina Tuntaskan Target Penugasan BBM Satu Harga
Pertamina menuntaskan salah satu target penugasan Pemerintah tahun 2021 dengan mengoperasikan 76 titik lembaga penyalur BBM Satu Harga. Penuntasan target pembangunan lembaga penyalur BBM di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) pada 2021 tersebut sebagai bentuk komitmen dan…
 
Nasional
22/11/2021 23:26 WIB
ASABRI Serahkan Santunan Risiko Kematian Khusus Prajurit TNI Yang Gugur Akibat Serangan Di Distrik Suru-Suru Papua
PT ASABRI (Persero) menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris putra terbaik bangsa yang gugur akibat serangan KKB di Yahukimo, Papua. Penyerahan SRKK ini diberikan kepada ahli waris almarhum bertempat di rumah duka Alm. Ari Baskoro.
Telkomsel