JAT
Sabtu, 10 November 2018 - 08:03 WIB

Asuransi Sinar Mas Gelar Seminar Trade Credit Insurance

Asuransi Sinar Mas Gelar Seminar Trade Credit Insurance.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Asuransi Sinar Mas Gelar Seminar Trade Credit Insurance.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 8 November 2018 – PT Asuransi Sinar Mas bersama dengan Atradius Crédito y Caución S.A. de Seguros y Reaseguros (“Atradius”) menyelenggarakan seminar bertema “Trade Credit Insurance : A Risk Mitigating “Sales Tool”.

Pada era sekarang ini, berbagai perusahaan di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin meningkat untuk membangun dan menumbuhkan bisnis secara berkelanjutan. Peristiwa geo-politik dan dampak economic trade war jelas menjadi hal yang harus menjadi perhatian dan diantisipasi oleh Perusahaan. Seminar membahas bagaimana perusahaan dapat melindungi piutang mereka serta dapat memaksimalkan keuntungan di tengah situasi tersebut. 

Seminar diisi oleh dua orang pembicara yaitu Petr Racek (Regional Head of Risk Atradius South East Asia) dan Jetse van Hee (Commercial Director Atradius Indonesia). Selain itu diadakan juga panel diskusi yang diisi oleh Michael Frigo (Managing Director Atradius South East Asia), Oliver Ford (Regional Sales Manager Atradius Asia), Deddy Saleh (Advisor Sinar Mas) dan Krisantus Veni Calix (Direktur Dun & Bradstreet Indonesia). 

Salah satu tool yang dapat dimanfaatkan untuk memitigasi resiko yang terjadi adalah dengan menggunakan asuransi kredit perdagangan. Asuransi kredit perdagangan memberikan perlindungan kepada penyedia barang atau jasa terhadap risiko gagal bayar pada calon pembeli dalam jangka waktu tertentu. Proteksi ini akan meminimalisir penyedia barang dan jasa dari potensi kerugian atas gagal bayar pelanggannya.

Kebutuhan asuransi kredit perdagangan atau trade credit insurance pada beberapa tahun belakangan ini mulai meningkat secara signifikan. Data menunjukkan nilai perdagangan adalah sebesar 23 Triliun. 

PT Asuransi Sinar Mas sendiri telah memasarkan produk asuransi kredit perdagangan sejak tahun 2017 lalu. Untuk back up reasuransi dan juga assessment resiko, Asuransi Sinar Mas bekerjasama dengan Atradius. Atradius merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi kredit perdagangan dengan pengalaman lebih dari 90 tahun.

“Seminar kali ini dilakukan dengan tujuan untuk semakin memperkenalkan proteksi asuransi kredit perdagangan yang dapat digunakan oleh Perusahaan untuk meminimalkan resiko yang terjadi di dalam perdagangan khususnya dari resiko gagal bayar”, jelas Njoman Sudartha, Direktur PT Asuransi Sinar Mas saat seminar

Sebagai Atradius, kami senang melihat begitu banyak perusahaan Indonesia mengeksplorasi cara-cara baru untuk mengurangi resiko kredit mereka sambil mencari peluang penjualan. Produk dinamis seperti asuransi kredit perdagangan membantu perusahaan memastikan kontinuitas selama ketidakpastian politik dan ekonomi “ ujar Michael Frigo, Managing Director of Atradius South East Asia. 

Dikarenakan antusiasme dan banyaknya peminat,  event  seminar diselenggarakan sebanyak 2 (dua) kali penyelenggaraan dan diikuti oleh peserta nasabah Korporasi dan partner (tanggal 8 November 2018) serta rekanan Broker Asuransi Sinar Mas (tanggal 09 November 2018).

Selain produk asuransi kredit perdagangan, Asuransi Sinar Mas juga memiliki produk asuransi kredit untuk UKM serta produk penjaminan seperti customs bond, surety bond dan kontra bank garansi.  Dalam mengelola resiko dari bisnis penjaminan dan asuransi kredit, Asuransi Sinar Mas didukung oleh tenaga ahli berlatar belakang keuangan untuk melakukan analisa resiko.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder