RM
Senin, 27 September 2021 - 14:54 WIB

Transformasi Digital BRI Picu Sharing Economy di Tengah Masyarakat

Foto/Dok-BRI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BRI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus melakukan transformasi digital untuk menciptakan pertumbuhan kinerja di masa depan. Transformasi digital tersebut memberikan dampak besar terhadap sharing economy di tengah masyarakat. Dalam transformasi digital hal utama adalah bukan mencari produk yang sempurna, namun produk yang bisa memberikan solusi bagi nasabah.

“Kita lihat kalau di era digital itu bukan mencari perfect product karena sering kali kalau orang IT itu senang dengan produk-produk yang canggih. Tapi lupa sebetulnya yang harus kita jembatani adalah bagaimana itu nanti menjawab problem dari customer dan ini yang lebih penting,” kata Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Indra Utoyo di Jakarta, Senin (27/9).

Dalam transformasi digital yang dilakukan, BRI ingin menghasilkan sesuatu yang sangat customer driven, customer centric, yang akhirnya bisa disebut sebagai “great product”. Produk tersebut, nantinya akan disukai dan dipakai oleh nasabah. Karena itu, BRI menerapkan prinsip fokus teknologi saat ini adalah kepada kegunaan serta manfaat. Untuk itu, dalam transformasi digital perseroan masuk kepada disiplin yang disebut product management. Hal itu mengubah paradigma lama, project management.

“Product management itu fokusnya bagaimana IT itu berpikir, bagaimana suatu produk itu dikonsumsi, bukan diproduksi. Jadi kita jangan sibuk membuatnya, tapi sibuk bagaimana nanti dia dipakainya,” lanjut Indra.

Dia mencontohkan produk game online yang membuat konsumen senang memainkannya. Hingga menimbulkan keterikatan, pemakaian berulang, bahkan ketagihan. Hal itu tak terlepas dari kemudahan yang diberikan produk tersebut dan membantu konsumennya. “Nah ini adalah satu produk yang nantinya enduring, sustain dipakai terus karena semakin sering dipakai berarti produk itu hidup kalau enggak dia produk yang mati dan tentu itu tidak kita harapkan,” tuturnya.

Oleh karena itu, dalam konteks produk, BRI harus cross functional. Artinya ada kolaborasi antara bisnis dan IT. Adapun dalam produk BRI secara langsung digitalisasi benar-benar mengoptimalkan layanan perseoan kepada masyarakat. Sebagai contoh, digitalisasi memaksimalkan kinerja agen BRILink yang saat ini berjumlah 447.385 agen. Pada 2015 saat Agen BRILink hanya sebanyak 50.000, volume transaksi hanya Rp35 triliun. Nominal transaksi meningkat drastis menjadi Rp673 triliun pada 2019. Bahkan, kendati ekonomi dihadang pandemi kinerja transaksi agen BRILink sudah mencapai Rp800 triliun pada 2020.

“Dengan demikian, selain mengoptimalkan layanan, transformasi digital mewujudkan sharing economy. Jika BRI saja mendapat fee Rp1 triliun maka setidaknya fee yang dinikmati masyarakat diperkirakan mencapai tiga kali lipatnya,” pungkas Indra.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
BMW dan MINI Gelar Bazar Suku Cadang dengan Potongan Harga hingga 90 Persen pada 24 Oktober
Mengusung tema The Joy of BMW Genuine Parts Ownership, acara ini menghadirkan penawaran spesial untuk beragam produk pilihan yang melengkapi pengalaman kepemilikan BMW dan MINI
 
Nasional
18 jam yang lalu
Indonesia–Australia Sepakati Perpanjangan Hubungan Kemitraan Ekonomi Strategis
Guna mengoptimalkan hubungan ekonomi bilateral, Pemerintah juga mendorong perluasan kerja sama pariwisata dan konektivitas udara melalui penambahan penerbangan regional langsung antara kota-kota di Indonesia dan Australia.
 
Nasional
21/10/2026 20:15 WIB
Transaksi QRIS Tengah Malam Bikin Curiga? BI Siapkan Langkah Tegas
Untuk mewujudkan hal tersebut, BI menyiapkan sejumlah langkah pengawasan, mulai dari penerapan prinsip Know Your Customer (KYC), pemantauan transaksi secara berkelanjutan, penguatan akuntabilitas PJP, hingga peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum.
 
Nasional
21/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Tegaskan Tidak Akan Keluar dari Bursa Efek Indonesia
Dalam hal ini, BNGA akan selalu berkomitmen dan patuh terhadap peraturan yang ada. Lani juga menyebut Perseroan selalu melakukan konsultasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
Nasional
21/10/2026 16:23 WIB
Perluas Peluang Karier Global, BINUS UNIVERSITY Luncurkan Joint Degree Global Business Chinese bersama South China University of Technology
Melalui program Joint Degree ini, mahasiswa Global Business Chinese yang memenuhi persyaratan berkesempatan memperoleh dua gelar akademik, yaitu Sarjana Sastra (S.S.) dari BINUS University dan Bachelor of Arts (B.A.) dari South China University of Technology.
 
Nasional
21/10/2026 11:24 WIB
Easycash dan Krom Bank Jalin Kemitraan Loan Channeling untuk Perluas Penyaluran Kredit
Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan mitra penyaluran kredit Krom Bank, sekaligus memperkuat kerja sama pendanaan institusional Easycash dengan sektor perbankan.
 
Nasional
19/10/2026 18:17 WIB
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
BTW 2026 menjadi momentum TelkomGroup memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah dan pelaku industri untuk mendorong transformasi digital nasional
Ad Placholder