RM
Jumat, 27 Agustus 2021 - 16:12 WIB

Program Kotaku, SMF Benahi Pemukiman Kumuh di Atas Laut

Foto/Dok-SMF/ECONOMICZONE
Foto/Dok-SMF/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR kembali melakukan pembenahan rumah kumuh terhadap 18 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tajungpinang, Kepulauan Riau.

Kolaborasi tersebut merupakan wujud dari komitmen Perseroan dalam mendukung Program Pemerintah melalui Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR dalam mewujudkan permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan dengan meningkatkan akses terhadap perumahan dan pelayanan di permukiman kumuh perkotaan.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui ketersediaan hunian yang layak, serta menciptakan lingkungan rumah yang sehat. Kami juga melihat pentingnya membangun sistem yang terpadu untuk penanganan permukiman kumuh bersinergi dengan para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya, serta mengedepankan partisipasi masyarakat, “ kata Direktur SMF, Trisnadi Yulrisman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (27/8).

Tanjungpinang menjadi kota ke 2 pelaksanaan Program Peningkatan Kualitas Rumah di Daerah Kumuh SMF di tahun 2021 ini, dan menjadi kota ke 9 dimana sebelumnya SMF berkolaborasi dengan Program Kotaku, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR telah melakukan perbaikan / peningkatan kualitas RTLH menjadi RLH di Kelurahan Mauk, (Tangerang, Banten) Kelurahan Purwokinanti (DIY Yogyakarta), Kelurahan Mlatibaru dan Rejomulto (Semarang, Jawa Tengah), Kelurahan Krapyak (Pekalongan, Jawa Tengah), Kelurahan Siantan Hulu Pontianak (Kalimantan Barat), Kelurahan Aur Tanjungkang Tengah Sawah dan Pakan Kurai (Bukittinggi, Sumatera Barat), Kelurahan Bira (Makassar, Sulawesi Selatan), dan Kelurahan Rahma di Lubuk Linggau, (Sumatera Selatan).

Pembangunan rumah di daerah kumuh tersebut nantinya akan menggunakan dana Bina Lingkungan (BL) SMF yang akan disalurkan melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang kemudian dimanfaatkan untuk membenahi RTLH Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang telah disurvey sebelumnya.

Adapun dalam program ini SMF akan mengalirkan bantuan senilai Rp 1,7 miliar untuk membenahi 18 rumah di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulaua Riau. Kampung pemukiman nelayan telah ditetapkan sebagai salah satu lokasi dari 13 pemukiman kumuh di Kota Tanjungpinang sejak tahun 2019.

Rencananya di daerah dengan luas wilayah mencapai 36,89 Ha dengan luas pemukiman 7,14 Ha tersebut akan dilakukan pembenahan pemukiman kumuh yang dipadati oleh 1.423 jiwa yang mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan tersebut.

Penanganan permukiman kumuh di Kampung Bugis, memiliki tantangan yang cukup berat karena pembenahan dilakukan pada pemukiman warga yang dibangun di atas permukaan laut. Hal tersebut tentunya membutuhkan perancanaan yang baik dan pengelolaan serta pengawasan yang intensif. Pihaknya berharap melalui kolabirasi ini dalam jangka panjang, perbaikan RTLH menjadi Rumah Layak Huni (RLH)akan dapat meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang sehingga ekonomi masyarakat juga bergerak dan lebih baik.

Untuk diketahui, sinergi yang merupakan realisasi dari penugasan khusus Kementerian Keuangan kepada SMF tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Kolaborasi Penanganan Rumah Tidak Layak Huni Kota Tanjungpinang, Kepualuan Riau oleh Walikota Tanjung Pinang, Rahma, Direktur SMF Trisnadi Yulrisman, dan Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Jonannes Wahju Kusumosusanto secara daring pada Jum’at (27/8).

“Penandatanganan nota kesepakatan pada hari ini, tentunya akan semakin menambah daftar panjang yang menunjukkan komitmen yang kuat dari Perseroan untuk turut serta mendukung Program Pemerintah, khususnya dalam peningkatan taraf hidup masyarakat sebagai bagian dalam upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN),” imbuhnya.

Sedianya Program Program Peningkatan Kualitas Rumah di Daerah Kumuh SMF merupakan salah satu program penugasan khusus yang dimandatkan oleh Kementerian Keuangan selaku pemegang saham kepada Perseroan untuk ikut mendukung program pemerintah dalam menangani pemukiman kumuh. Selain itu program ini juga merupakan bagian dari program pembangunan berkelanjutan (sustanibility development goals) khususnya pada aspek bangunan / perumahan

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder