Gilbert Sem Sandro
Senin, 12 April 2021 - 18:44 WIB

Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri 2021

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah melalui memastikan stok pangan selama Ramadan aman hingga Hari Raya Idul Fitri 2021.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi saat diskusi “Ketersediaan Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran” melalui virtual.

"Masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan pangan selama Idul Fitri 2021. Sebab, upaya penyediaan pasokan pangan ini sudah kita lakukan beberapa bulan sebelumnya, dan secara nasional semuanya dalam kondisi mencukupi, bahkan hingga bulan Mei mendatang," ujar Agung Hendriadi, Senin(12/4/2021).

Agung Hendriadi juga menyampaikan, ketersediaan pangan mulai dari beras, jagung, kedelai, bawang putih, bawang merah, cabai, daging, ayam, telur, minyak goreng hingga gula pasir dan bahan pokok lainnya aman terkendali.

Akan tetapi, lanjut Agung, tidak menutup kemungkinan bahan pokok pangan tersebut akan mengalami kenaikan harga di saat dua hingga tiga hari menjelang Ramadhan.

"Kenaikan harga seperti itu masih wajar, karena nantinya selama Ramadan harga tersebut akan turun, lalu naik lagi menjelang Lebaran dan turun lagi setelah itu," lanjutnya.

Lebih lanjut Agung menambahkan, beberapa komoditas stok pangan itu, masih dipenuhi dari impor. Hal ini dilakukan, lantaran produksi dalam negeri tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan.

Antara lain komoditas tersebut yaitu, bawang putih, daging sapi atau kerbau, kedelai, dan juga gula pasir.

Kebijakan-kebijakan impor tersebut sudah disepakati dalam rapat koordinasi para menteri dalam rapat koordinasi yang dilakukan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Dalam rapat kemarin diputuskan kapan barang itu akan masuk, sehingga berdasarkan kalkulasi kami ketersediaannya cukup sampai dengan Mei 2021,” tutup Agung Hendriadi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17 jam yang lalu
Masuknya HSBC Dorong APEX Terbitkan 218 Juta Saham Baru
Secara keseluruhan, pemegang saham lama akan mengalami dilusi sebesar 5,79%. Dua kreditur sindikasi luar negeri tersebut akan menjadi pemegang saham baru dengan kepemilikan gabungan 5,79% setelah PMTHMETD.
 
Nasional
23/09/2026 20:41 WIB
Tingkatkan Kreativitas Digital Guru di Ruang Kelas, Telkomsel Bikin Ribuan Tenaga Pendidik Makin Canggih Mengajar dengan AI
Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang dipelajari dapat langsung digunakan.
 
Nasional
23/09/2026 17:50 WIB
Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 via wondr by BNI, Diskon hingga Rp300 Ribu
BNI menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB pada 9-11 Oktober 2026
 
Nasional
23/09/2026 16:49 WIB
BI Tahan BI Rate di Level 5,75 Persen
Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan keputusan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.
 
Nasional
22/09/2026 20:32 WIB
Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia
NeutraDC mantapkan rencana pengembangan AI data center hingga 1 GW, dukung pemerataan kapabilitas komputasi nasional
 
Nasional
22/09/2026 12:47 WIB
Indonesia Koleksi 7 Medali di Awal Asian Games 2026, Dukungan untuk Atlet Terus Mengalir
Dukungan dan doa dapat diberikan dengan menyaksikan perjuangan para atlet melalui kanal siaran resmi yang telah ditetapkan oleh penyelenggara dan pemegang hak siar seperti RANS Entertainment dan TVRI, serta dukungan Emtek Media melalui Vidio dan Nex.
 
Nasional
22/09/2026 11:57 WIB
BEI Turunkan Batas Saham Gocap ke Rp1, Mulai 28 September
BEI menjelaskan penyesuaian itu bertujuan agar saham dapat diperdagangkan dengan rentang harga yang lebih luas sehingga kualitas price discovery dapat meningkat. Selain itu, penurunan harga saham menjadi Rp1 juga diharapkan mampu mendorong peningkatan likuiditas, serta memberikan…
Ad Placholder