Sonny Riswanto
Jumat, 06 Juli 2018 - 16:00 WIB

FSPPB Minta Akuisisi Pertagas Oleh PGN Di Batalkan

Foto Illustrasi Gedung Pertamina. Foto-Sonny Riswanto
Foto Illustrasi Gedung Pertamina. Foto-Sonny Riswanto
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta 6/7/2018. Gelombang penolakan akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk, emiten dengan kode saham PGAS, masih terus terjadi, termasuk dari internal PT Pertamina (Persero). Pertamina sebelumnya telah resmi melepas 51% kepemilikan sahamnya ke PGN senilai Rp16,6, triliun.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), menilai akuisisi Pertagas oleh PGN sebagai kebijakan prematur tanpa kajian yang komprehensif yang seharusnya dilakukan.

Arie Gumilar, Presiden FSPPB, mengatakan sudah sepatutnya gas bumi dikelola oleh negara bukan publik sesuai yang tertulis pada Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 2.

Skema akuisisi yang telah dilakukan tidak menjamin dominasi penguasaan negara sesuai amanat konstitusi. Apalagi perusahaan dengan kepemilikan 43,036% saham oleh publik, yang sebagian besar asing. dominan pihak asing mengakuisisi perusahaan yang 100% dimiliki negara.

“Tindakan akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut berpotensi mengakibatkan kerugian negara dan patut diduga ada tindakan penyalahgunaan wewenang yang bertujuan menguntungkan sekelompok pihak tertentu saja,” kata Arie,Jumat(6/7).

FSPPB menilai proses konsolidasi melalui akuisisi Pertagas oleh PGN dilakukan terburu-buru hanya berdasarkan opsi yang tercepat, tanpa memperhatikan kajian aspek-aspek terkait secara komprehensif, termasuk tidak terbatas dalam hal organisasi, kelembagaan dan SDM, yang mana hal ini sangat berpotensi menyebabkan kerugian negara.

Selain itu, masukan dari para pekerja tidak pernah didengarkan atau diakomodir oleh jajaran manajemen perusahaan.

Menurut Arie, aspirasi pekerja Pertamina melalui FSPPB terkait dengan keberatan skema akuisisi Pertagas oleh PGN yang disampaikan kepada jajaran direksi Pertamina, baik dalam forum formal maupun informal telah diabaikan.

“FSPPB pun meminta atas nama seluruh pekerja Pertamina menolak, akuisisi Pertagas oleh PGN dan menuntut agar Conditional Sales & Puschase Agreement (CSPA) dibatalkan. Serta seluruh proses akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut segera dihentikan,” Papar Arie.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
12 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel