EKA
Senin, 09 November 2020 - 10:28 WIB

LinkAja-Pemda Jogja Hadirkan Kemudahan dan Keamanan Transaksi Digital di Enam Sektor

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sejalan dengan percepatan program digitalisasi ekonomi, LinkAja resmi bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tentang Peningkatan Kinerja Perekonomian Daerah Melalui Inovasi Teknologi Digital. Kerjasama tersebut merupakan komitmen LinkAja dalam memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan layanan keuangan digital di enam sektor yaitu sektor digitalisasi pajak & retribusi, UMKM & pasar, area wisata, transportasi, pendidikan, dan retail lokal.

Adapun ruang lingkup dari Kesepakatan Bersama ini antara lain: Penyelenggaraan kegiatan-kegiatan dalam rangka literasi dan inklusi keuangan melalui pemanfaatan inovasi teknologi digital; Penelitian dan pengembangan yang berkelanjutan di bidang transaksi keuangan secara digital, termasuk di dalamnya pengembangan digitalisasi ekosistem syariah, serta Pemanfaatan data dan informasi hasil inovasi teknologi digital dalam penyelenggaraan Pemerintahan sesuai kesepakatan bersama.

“Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat beberapa perubahan dalam kehidupan manusia. Evolusi sistem pembayaran berubah dari tunai menjadi non tunai dalam hal ini menjadi digital payment. Sistem pembayaran ini menuntut sistem yang mudah, sederhana, dan tentunya aman bagi pihak yang terkait dalam transaksi keuangan. Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT. Fintek Karya Nusantara (LinkAja) yang telah bekerjasama dengan kami dalam memberikan kemudahan pelayanan publik melalui pemanfaatan inovasi ekonomi digital,” kata Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (9/11).

Pemerintah DIY, lanjutnya, mendukung sepenuhnya adanya inovasi ekonomi digital yang dapat membantu masyarakat mengakses layanan publik seperti pendidikan, transportasi, kesehatan, dan pariwisata dengan lebih mudah untuk keperluan pribadi, bisnis, dan sosial. Solusi inovasi ekonomi digital juga mampu mendukung peningkatan pendapatan daerah seperti dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah secara daring dan realtime kapanpun dimanapun. Digitalisasi pembayaran juga bisa membantu operasional pemerintah daerah dengan lebih efisien karena sudah terhubung dengan teknologi.

“Inovasi ekonomi digital diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta mendorong tercapainya keuangan inklusif bagi seluruh masyarakat DIY,” tambahnya.

Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja berharap kerjasama strategis ini dapat mempercepat perluasan digitalisasi transaksi, guna mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di area Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Untuk mempermudah kehidupan sehari – hari warga Yogyakarta dan sekitarnya dalam bertransaksi, LinkAja dan Layanan Syariah LinkAja telah dapat digunakan sebagai metode pembayaran di lebih dari 52,000 mitra yang telah bekerja sama, diantaranya Pasar Tradisional (Pasar Beringharjo dan Pasar Kranggan) Area Wisata (Taman Wisata Candi Prambanan, Candi Borobudur, Ratu Boko, Kebun Binatang Gembira Loka) berbagai macam transportasi lokal (Trans Jogja, Joglosemar, Pramex, Damri), Institusi Pendidikan (FEB UGM, STIPRAM, Pondok Pesantren Al-Kandiyas, Pesantren Media Terpadu Darul Qur’an) Pusat Kuliner dan Oleh-oleh (Bakpia Kukus Tugu, Kenes Bakery, Kopi Klotok, Waroenk Special Sambal, Hamzah Batik), pajak dan retribusi di lima Kota dan Kabupaten (Kota Yogyakarta, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulon Progo), Modern retail (Mirota, Gardena, DM Swalayan, Pamela Swalayan), dan sebagainya

Hingga awal November 2020, LinkAja telah memiliki lebih dari 58.000.000 pengguna terdaftar dan telah dapat digunakan di lebih dari 600,000 merchant lokal dan lebih dari 280,000 merchant nasional di seluruh Indonesia, 134 moda transportasi, lebih dari 500 pasar tradisional, lebih dari 14,000 partner donasi digital, 1.600 e-commerce, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu. Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di lebih dari satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel