EW
Rabu, 16 Mei 2018 - 08:08 WIB

BTN Salurkan KPR Subsidi Pada Mitra Pengemudi Grab

Pengemudi Ojek Online saat registrasi KPR perumahan
Pengemudi Ojek Online saat registrasi KPR perumahan
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menggandeng PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia) menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi bagi ribuan mitra pengemudi GrabBike yang direkomendasikan oleh Grab.

Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengatakan kerjasama ini merupakan salah satu sinergi perseroan sebagai agent of development untuk mendukung pemerintah mempercepat pencapaian program sejuta rumah bagi pekerja sektor informal yang memiliki pendapatan tidak tetap. 

"Sebagai penyalur KPR subsidi, kami terus berekspansi menjangkau pembiayaan perumahan bagi sektor informal agar masyarakat bisa memiliki rumah salah satunya dengan menggandeng mitra GrabBike, sebagai masyarakat berpenghasilan tidak tetap,” katanya di Jakarta, Selasa (15/5).

Pada tahap awal, perseroan membidik sekitar 1.800 mitra pengemudi GrabBike yang berlokasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang maupun Bekasi untuk dapat mengakses KPR. 

"Kami membidik potensi nilai KPR Subsidi dari Grab untuk pilot project ini sebesar Rp200 miliar," jelasnya. 

Menurut Maryono, potensi tersebut bisa lebih cepat tercapai karena Bank BTN dapat lebih mudah melakukan verifikasi kepada pekerja informal sebab data dan latar belakang pekerja sudah diakomodasi oleh perseroan. 

Dalam program yang digagas bersama Grab, para mitra pengemudi GrabBike berpeluang mendapatkan fasilitas paket KPR subsidi yang merupakan program bantuan dari pemerintah diantaranya proses administrasi yang lebih mudah, dengan angsuran harian sebesar Rp48 ribu dan suku bunga KPR yang rendah yaitu lima persen (fixed) hingga jangka waktu kredit diberikan selama 20 tahun serta bantuan uang muka Rp4 juta yang dapat memperingan cicilan harian.

“Bank BTN membuka diri terhadap seluruh pihak untuk mendukung pemerintah mensukseskan Program Satu Juta Rumah. Keterlibatan pihak swasta yang menyediakan wadah bagi para pekerja informal, membantu pihak perbankan untuk dapat mengkaji status unbankable mereka menjadi bankable, serta meraih fasilitas perbankan untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik,” ungkap Maryono.

Melalui Program Satu Juta Rumah pada 2018, emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham BBTN ini menargetkan berkontribusi menyalurkan KPR maupun kredit konstruksi bagi 750 ribu unit rumah dengan rincian 600 ribu unit diantaranya program rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau para pekerja informal, dengan total KPR sekitar Rp83 triliun.

Tercatat Per Maret 2018, perseroan telah menyalurkan KPR untuk 57.218 unit rumah serta dukungan kredit konstruksi belum KPR untuk 221.044 unit rumah.

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menjelaskan syarat bagi mitra pengemudi GrabBike dalam menggunakan KPR subsidi dari Bank BTN antara lain sudah bekerja sebagai mitra pengemudi Grab minimal satu tahun, dan tercatat aktif bekerja selama lebih dari 20 hari setiap bulannya selama tiga bulan berturut-turut, memiliki penghasilan maksimal Rp 4 juta per bulan.

"Selain itu memiliki rekam jejak yang baik sebagai mitra pengemudi Grab dan berusia antara 21-40 tahun," ujarnya. 

Dari pihak Bank BTN akan melakukan proses seleksi kembali, terutama terkait kondisi dan kemampuan finansial seperti penghasilan dan riwayat kredit mitra GrabBike untuk melangkah ke proses akad kredit setelah dana uang muka terkumpul.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
 
Nasional
14 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
17 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
Ad Placholder