Aldhi Chandra
Selasa, 29 September 2020 - 15:29 WIB

RNI Resmi Lunasi MTN dan Sukuk Rp665 Miliar

Foto/Dok-RNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-RNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) telah resmi melunasi pembayaran Medium Term Notes (MTN) I, II dan Sukuk Ijarah dengan total Rp 665 miliar. Direktur Keuangan RNI Pramusti Indrascaryo, Selasa, 29 September 2020, di Jakarta mengatakan, pelunasan tersebut ditandai dengan pembayaran Sukuk sebesar Rp200 miliar
yang dilaksanakan pada kuartal ketiga tahun 2020.

Pramusti mengatakan, sebelumnya RNI telah melunasi pembayaran MTN tahap I sebesar Rp77 miliar pada tanggal 14 April 2020 dan MTN tahap II sebesar Rp388 miliar pada tanggal 9 Juni 2020.

“Pembayaran terakhir adalah melakukan pelunasan Suku sebesar 200 miliar yang telah kami lakukan pada 2 Agustus 2020. Pelunasan MTN dan Sukuk ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam menjaga kepercayaan para investor dan stakeholder,” ujarnya.

Menurut Pramusti, keberhasilan RNI melunasi pembayaran MTN dan Sukuk yang jatuh tempo pada tahun ini secara tepat waktu tidak terlepas dari penerapan strategi pengelolaan arus kas yang tepat sasaran. Ia mengatakan, di awal tahun buku pihaknya telah melakukan pencadangan sejumlah dana untuk dialokasikan bagi pembayaran MTN tahap I, II, dan Sukuk.
Di samping itu, perseroan juga secara konsisten menerapkan pengendalian biaya dan cost reduction.

Sampai dengan Juni 2020, langkah tersebut secara efektif mampu menurunkan biaya usaha hingga 29% di bawah anggaran atau turun 12% dibanding realisasi tahun lalu.

Melalui efisiensi biaya tersebut, perseroan dapat lebih leluasa melakukan optimalisasi sumber dana internal perusahaan (dana sendiri), hal tersebut didukung dengan seiring membaiknya kinerja perusahaan di semester I tahun 2020.

Keberhasilan melakukan pelunasan MTN dan Sukuk tepat waktu menumbuhkan optimisme bagi kinerja RNI menjelang penutupan kuartal ketiga tahun ini. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang masih menurun akibat pandemi virus Covid-19, perusahaan yang masih memiliki kewajiban pelunasan MTN kerap dihadapkan pada persoalan arus kas yang tidak lancar akibat melemahnya aktivitas ekonomi global yang berdampak pada penurunan aktivitas bisnis.

“Berkat penerapan strategi pengelolaan arus kas dan pengendalian biaya yang tepat, kami bisa menjaga kondisi kas tetap stabil sehingga pembayaran MTN tahap I, II, serta Sukuk RNI berjalan sesuai rencana dan tidak membebani kondisi keuangan perusahaan,” ungkapnya.

Pramusti berharap, keberhasilan perseroan menyelesaikan kewajiban terkait MTN dan Sukuk tersebut dapat semakin menumbuhkan kepercayaan investor dan stakeholder terhadap entitas bisnis RNI Group yang saat ini kinerjanya terus menunjukan tren positif.

“RNI memiliki komitmen penuh dalam menjaga kepercayaan investor dan stakeholder serta nama baik Pemegang Saham di setiap aksi korporasi yang dijalankan. Diharapkan kepercayaan investor dan stakeholder dapat semakin meningkat sehingga memudahkan kami dalam mencari mitra strategis di tengah upaya memajukan perusahaan,” ujarnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
13 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
16 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
18 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
Telkomsel