Aldhi Chandra
Selasa, 29 September 2020 - 15:10 WIB

Bakamla RI Inisiasi Rakor Pengamanan Maritim Indonesia

Foto/Dok-BakamlaRI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BakamlaRI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Tidak dapat dipungkiri,  masa pandemi Covid-19 ini merupakan masa-masa perjuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Begitu pula halnya dalam perjuangan instansi penegak hukum dalam mengamankan perairan, salah satunya Bakamla RI.

Menanggapi hal tersebut, hari ini Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.T., M.M. menginisiasi Rapat Koordinasi Pengamanan Maritim Indonesia yang dilakukan secara virtual, berpusat di Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2020).

"Adapun maksud dari Rakor ini adalah menyampaikan isu terkini di laut untuk mendorong kembali tingkat kewaspadaan maritim, dengan output yang diharapkan adalah adanya konsep pengamanan maritim yang dapat dilakukan bersama", ucap Laksdya TNI Aan Kurnia dalam paparan pembukanya.

Lebih lanjut, Rakor ini juga bertujuan untuk menyamakan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak stakeholder di laut dalam rangka mengamankan perairan Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Laksdya TNI Aan Kurnia memaparkan kondisi terkini yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat, terlebih lagi dalam pelaksanaannya membutuhkan sinergi semua stakeholder kemaritiman.

Maraknya aksi penyelundupan narkoba, angka kecelakaan laut masih cukup tinggi, IUU fishing, pelanggaran HAM terhadap ABK Indonesia, pencemaran laut, kedatangan pencari suaka ke Indonesia, dan pelanggaran wilayah oleh kapal pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, merupakan beberapa penekanan terhadap kondisi aktual saat ini. Jika tidak ditangani secara cepat dan tepat, akan berpotensi memberikan dampak buruk bagi beberapa aspek penting di Indonesia. Mulai dari masalah ekonomi, hingga kedaulatan negara. Terlebih lagi, tindakan-tindakan ini berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19.

Dengan demikian, merupakan suatu keniscayaan untuk terciptanya sinergi semua instansi yang memiliki kewenangan di laut. Kerja sama yang dilakukan dapat berupa gelar operasi dan latihan bersama, pertukaran informasi, menyusun SOP bersama dan saling membangun kapasitas untuk bersinergo serta bersama-sama menyempurnakan konsep pengamanan yang dapat diterapkan untuk menjaga perairan Indonesia.

Beberapa upaya sebagai  implementasi strategi juga ditawarkan oleh Laksdya TNI Aan Kurnia, agar dapat didiskusikan dengan seluruh peserta Rakor.

Kegiatan ini berhasil menghadirkan pemangku kepentingan di bidangnya seperti perwakilan dari TNI, TNI AL, Polri, Kemenko Polhukam, Kemenko Marves, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Intelijen Negara, Ditjen PSDKP, KKP, dan Ditjen Bea dan Cukai.

Mengakhiri Rakor, Kepala Bakamla RI mengajak semua peserta untuk mendorong semangat kolaborasi agar dapat membuka simpul ego sektoral, memiliki komitmen bersama yang kuat karena sinergi merupakan proses yang membutuhkan waktu, dan melakukan langkah kolaborasi apapun bentuknya sebagai langkah kecil untuk mencapai tujuan yang besar bagi keamanan maritim Indonesia.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
20 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel