Aldhi Chandra
Kamis, 23 Juli 2020 - 17:41 WIB

Halodoc Edukasi Pentingnya Jaga Kesehatan Mental pada Anak

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Memperingati Hari Anak Nasional, platform penyedia layanan kesehatan berbasis digital terlengkap, Halodoc menggandeng Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) untuk melakukan edukasi yang bertujuan mengajak orang tua lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental anak. Bertajuk ‘#HaloTalks: Gangguan Mental pada Anak, Musuh yang Tak Terlihat’, sesi edukasi yang berlangsung menggunakan platform telekonferensi ini memaparkan tren kesehatan mental remaja saat ini dan juga berbagi tips praktis bagi orang tua untuk menghadapinya. Selain mengadakan sesi edukasi, keduanya juga mengumumkan kemitraan strategis dengan mendaftarkan 200 psikolog klinis yang tergabung dalam jaringan keanggotaan IPK Indonesia untuk memberikan layanan konsultasi secara daring melalui platform telemedicine Halodoc. 

Inisiatif edukasi ini dilakukan mengingat berbagai statistik masih mengindikasi maraknya gangguan mental pada anak, khususnya di usia remaja. Di Indonesia, hasil Riskesdas 2018 menemukan bahwa prevalensi gangguan mental emosional remaja usia di atas 15 tahun meningkat menjadi 9,8% dari yang sebelumnya 6% di tahun 2013. Organisasi kesehatan Dunia (WHO) juga mencatat 15% anak remaja di negara berkembang berpikiran untuk bunuh diri, di mana bunuh diri merupakan penyebab kematian terbesar ketiga di dunia bagi kelompok anak usia 15-19 tahun. 

VP Marketing Halodoc, Felicia Kawilarang mengatakan, “Kami percaya bahwa melindungi hak anak, termasuk dalam menjaga kesehatan mental mereka merupakan kunci keberhasilan untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Berupaya untuk selalu menjadi #TemanHidupSehat bagi masyarakat Indonesia, Halodoc ingin mengajak lebih banyak orang tua untuk semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental pada anak sebagaimana mereka menjaga kesehatan fisik buah hati.”

Di kesempatan yang sama, Psikolog Anak, Annelia Sari Sani, S.Psi, yang juga merangkap sebagai Ketua Satgas Penanganan COVID-19 IPK Indonesia mengungkapkan peranan kesehatan mental pada anak untuk menunjang kehidupan mereka saat dewasa. “Gangguan mental pada usia anak hingga remaja dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka termasuk menyebabkan masalah pada perilaku, gangguan emosional dan sosial, gangguan perkembangan dan belajar, gangguan perilaku makan dan kesehatan, hingga gangguan relasi dengan orang tua. Tidak seperti gangguan kesehatan lainnya, tanda-tanda gangguan kesehatan mental, terlebih pada anak, cenderung sulit untuk dilihat. Sehingga, penting bagi orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dan memberikan penanganan sejak dini, guna meminimalisasi risiko jangka panjang saat anak tumbuh dewasa.”

Sayangnya, masih banyak stigma negatif yang kerap diterima oleh penderita gangguan mental di Indonesia sebagaimana diungkapkan oleh Asaelia Aleeza selaku Co-founder Ubah Stigma, sebuah komunitas dengan misi meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental untuk melawan stigma terhadap isu kesehatan mental. “Saat kami berinteraksi dengan anak muda yang mengalami gangguan mental, stigma yang paling sering ditemui adalah rasa malu dan bingung. Mereka malu mengakui bahwa memiliki gejala-gejala gangguan mental serta tidak memahami solusi alternatif yang mereka miliki. Sehingga, saya percaya bahwa dengan membuka komunikasi dua arah secara lebih intensif dengan orang tua, maka penanganan gangguan kesehatan mental dapat dilakukan sejak dini, terlebih dengan kehadiran teknologi telemedicine seperti Halodoc yang mempermudah akses dan bantuan dari tenaga kesehatan profesional.”

Selain itu, keterbatasan kapasitas tenaga profesional dan fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan khusus kesehatan mental masih terbatas, khususnya di luar kota besar. Sehingga, kehadiran telemedicine diharapkan dapat menjadi salah satu solusi atas keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan mental sebab siapapun yang memiliki ponsel pintar dengan akses internet dapat menikmati layanan konsultasi daring ini. Pemanfaatan telemedicine juga menjadi salah satu solusi deteksi dan konsultasi gangguan mental pada anak secara lebih mudah, aman, dan terjangkau dengan privasi yang tetap terjaga.

Kerjasama Strategis Guna Perkuat Penanganan Kesehatan Mental 

Halodoc juga mengumumkan kerja sama strategis dengan IPK Indonesia, sebuah organisasi profesi psikolog klinis terbesar di Indonesia dengan lebih dari 2.000 keanggotaan yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Pada tahap pertama, sebanyak 200 psikolog klinis IPK Indonesia telah resmi menawarkan layanan konsultasi kejiwaan bagi pengguna Halodoc. Dengan penambahan jumlah ini, Halodoc memiliki total 700 psikolog klinis dan juga psikiater untuk terus melayani kebutuhan masyarakat di seluruh tanah air melalui pemanfaatan teknologi. 

“IPK Indonesia menyambut baik kerja sama strategis dengan Halodoc ini. Kami percaya bahwa di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, banyak masyarakat Indonesia yang bingung dan mungkin tertekan dengan perubahan yang sangat tiba-tiba dalam kehidupannya. Karena itu, layanan telemedicine seperti Halodoc ini dapat menjadi alternatif yang tepat untuk memberikan solusi kejiwaan di tengah peraturan untuk melakukan physical distancing,” ungkap Wakil Ketua IPK Indonesia, Drs. Robert Oloan Rajagukguk, S.Psi, MA., Ph.D, Psikolog.

Lebih lanjut, berdasarkan data internal dari Halodoc periode Februari hingga Mei, jumlah konsultasi dengan dokter jiwa terus mengalami peningkatan. Lonjakan yang sangat signifikan mulai terlihat saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di bulan April dengan peningkatan pertumbuhan layanan konsultasi mencapai hampir 80% jika dibandingkan dengan bulan Maret. Jumlah konsultasi dengan dokter kejiwaan masih tercatat naik hingga puncak yang ada di bulan Mei.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dari IPK Indonesia yang telah memilih Halodoc sebagai mitra telemedicine strategis untuk membuka akses pada lebih banyak masyarakat. Halodoc senantiasa berupaya menjalankan misi kami untuk menyederhanakan akses kesehatan bagi seluruh kalangan, khususnya di tengah situasi sulit seperti pandemi COVID-19 saat ini. Kami percaya bahwa ketenangan pikiran merupakan salah satu kunci untuk menjaga kesehatan tubuh yang saat ini khususnya sangat penting untuk dijaga, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak,” tutup Felicia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Transaksi QRIS Tengah Malam Bikin Curiga? BI Siapkan Langkah Tegas
Untuk mewujudkan hal tersebut, BI menyiapkan sejumlah langkah pengawasan, mulai dari penerapan prinsip Know Your Customer (KYC), pemantauan transaksi secara berkelanjutan, penguatan akuntabilitas PJP, hingga peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum.
 
Nasional
19/10/2026 18:17 WIB
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
BTW 2026 menjadi momentum TelkomGroup memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah dan pelaku industri untuk mendorong transformasi digital nasional
 
Nasional
16/10/2026 14:41 WIB
Debut Akting Azka Corbuzier di New York Dipuji, Home, Almost Sentuh Emosi Penonton
Pemutaran perdana dunia film pendek Home, Almost di Urbanworld Film Festival 2026, New York, menjadi momen berkesan bagi Azka Corbuzier yang menjalani debut aktingnya melalui film tersebut. Karya arahan Tumpal Tampubolon itu mendapat sambutan antusias, dengan sejumlah penonton menyampaikan…
 
Nasional
16/10/2026 14:06 WIB
CIMB Niaga Business Summit 2026: Wujudkan Visi Pertumbuhan Berkelanjutan Korporasi Indonesia
OCTOBIZ merupakan platform digital business banking yang dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang kompleks menjadi lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
 
Nasional
16/10/2026 13:08 WIB
Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana NTT, Krom Bank Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Medis
Inisiatif ini diwujudkan melalui penyediaan dapur umum dan posko layanan medis guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
 
Nasional
14/10/2026 13:44 WIB
IHSG Tertekan Saham Konglomerasi, Pembiayaan Akuisisi BYAN Jadi Sorotan
Sebanyak 11 sektor saham melemah, dengan 632 saham turun dan hanya 118 saham menguat.
 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
Ad Placholder