Aldhi Chandra
Selasa, 14 April 2020 - 17:24 WIB

Hankook Tire Kembangkan Teknologi Sistem Inspeksi Otomatis guna Mendukung Kegiatan Manufaktur yang Lebih Optimal

Foto/Dok-Hankook/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Hankook/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Produsen ban global terkemuka Hankook Tire tengah mengembangkan sistem inspeksi otomatis (automatic inspection system) yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan sensor digital. Hal ini dikembangkan sebagai salah satu inovasi digital Hankook dalam meningkatkan efisiensi serta konsistensi pada pengujian produk ban di tahap akhir.

Dalam rantai proses produksi, proses inspeksi dilakukan untuk mengecek apakah suatu produk telah memenuhi standar sebelum nantinya dilanjutkan ke tahap distribusi. Para ahli di Hankook menjalankan berbagai tes dengan peralatan mutakhir demi memastikan keselamatan pengemudi selama menggunakan produk Hankook. Proses inspeksi dilakukan sebagai tahap akhir untuk mendeteksi segala kemungkinan cacat atau kurang sempurnanya kualitas pada produk, dan prosesnya sendiri terdiri dari tiga tahapan, yaitu:

1.Inspeksi Internal menggunakan Interferometer Tire Tester (ITT) untuk mendeteksi keberadaan gelembung udara di dalam ban.

2. Inspeksi X-Ray untuk memeriksa bagian dalam ban.

3. Inspeksi Eksternal untuk mendeteksi keabnormalan pada permukaan ban.

Pada sistem inspeksi otomatis, pemrosesan gambar atau image processing digunakan untuk mendeteksi bagian-bagian cacat, yang kerap sulit ditemukan karena gelembung udara pada ban tidak memiliki bentuk atau ukuran yang sama. Sebelum proses ini, penilaian terhadap kelayakan suatu produk mengandalkan keahlian para teknisi handal dengan pengalaman bertahun-tahun. Sekarang dengan pengembangan sistem inspeksi otomatis terhadap ITT, hal-hal tersebut dapat dibantu dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Dengan teknologi AI, deteksi cacat pada pola yang tidak sesuai pada suatu produk dapat ditemukan secara lebih cepat dan sistematis. Kemajuan ini terwujud berkat kolaborasi Hankook dengan para pakar AI di Departemen Teknik Industri dan Sistem di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) untuk mengimplementasikan sistem otomasi berbasis teknologi machine learning ini.

Teknologi baru ini tidak hanya akan memaksimalkan konsistensi dan efisiensi terhadap inspeksi internal menggunakan ITT, namun juga meningkatkan tingkat operasi fasilitas berkat proses pengambilan keputusan yang jauh lebih cepat. Ke depannya, Hankook berencana untuk menerapkan teknologi AI pada inspeksi X-Ray dan inspeksi eksternal juga untuk menerapkan standar konsisten yang akan berkontribusi terhadap keseragaman kualitas produk.

Saat ini, pengujian teknologi AI untuk sistem inspeksi telah diterapkan di pabrik Hankook di Geumsan, Korea Selatan. Tahap uji coba direncakan untuk berlangsung sepanjang tahun 2020 dan hasil penilaiannya akan digunakan untuk menyempurnakan teknologi tersebut. Jika teknologi AI yang dikembangkan telah sesuai, sistem inspeksi otomatis akan diterapkan di seluruh pabrik Hankook di dunia, termasuk di Cikarang, Indonesia.

“Hankook telah memposisikan diri sebagai pemimpin digital. Pengembangan sistem inspeksi otomatis adalah fitur lain yang selaras dengan inovasi tersebut, yang memungkinkan kami untuk memperkuat posisi terdepan dalam transformasi digital di lingkungan bisnis yang cepat berubah ini,” kata Hyunshick Cho, Wakil Ketua dan Presiden Hankook Technology Group, "Kami akan terus mengejar inovasi dan melangkah menuju perusahaan papan atas global."

Hankook terus-menerus menciptakan langkah inovatif dalam kemajuan teknologi. Pada Mei 2019, perusahaan telah mengubah namanya menjadi Hankook Tire & Technology sebagai simbol gerakan agresifnya menuju sebuah brand yang berfokus pada teknologi. Pada akhir tahun lalu, Hankook telah membuat prestasi yang signifikan dengan memperkenalkan sistem 'Virtual Compound Design (VCD)', sebuah model prediktif untuk mendesain bahan campuran ban menggunakan AI. Hankook berencana untuk memperluas teknologi ini ke seluruh proses pengembangan ban. Hal ini bertujuan untuk membangun pabrik cerdas yang memimpin inovasi digital dalam industri ban dan pada akhirnya meningkatkan efisiensi pembuatan produk dengan kualitas terbaik yang memenuhi beragam kebutuhan para penggunanya.

Untuk mempromosikan R&D yang inovatif serta kapabilitas teknologi digital perusahaan melalui transformasi digital, pada bulan April 2019 lalu Hankook menandatangani perjanjian dengan KAIST, universitas ilmu pengetahuan dan teknologi terbaik di Korea Selatan. Perjanjian ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi industri-akademik dalam mengembangkan teknologi masa depan, serta bekerjasama dalam melakukan berbagai macam penelitian. Secara khusus, perusahaan telah mendirikan ‘Pusat Inovasi Digital HK-KAIST’ serta bekerja sama dengan KAIST di seluruh bidang mulai dari manufaktur, logistik, dan R&D, untuk memimpin pengembangan teknologi masa depan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
Transaksi QRIS Tengah Malam Bikin Curiga? BI Siapkan Langkah Tegas
Untuk mewujudkan hal tersebut, BI menyiapkan sejumlah langkah pengawasan, mulai dari penerapan prinsip Know Your Customer (KYC), pemantauan transaksi secara berkelanjutan, penguatan akuntabilitas PJP, hingga peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum.
 
Nasional
19/10/2026 18:17 WIB
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
BTW 2026 menjadi momentum TelkomGroup memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah dan pelaku industri untuk mendorong transformasi digital nasional
 
Nasional
16/10/2026 14:41 WIB
Debut Akting Azka Corbuzier di New York Dipuji, Home, Almost Sentuh Emosi Penonton
Pemutaran perdana dunia film pendek Home, Almost di Urbanworld Film Festival 2026, New York, menjadi momen berkesan bagi Azka Corbuzier yang menjalani debut aktingnya melalui film tersebut. Karya arahan Tumpal Tampubolon itu mendapat sambutan antusias, dengan sejumlah penonton menyampaikan…
 
Nasional
16/10/2026 14:06 WIB
CIMB Niaga Business Summit 2026: Wujudkan Visi Pertumbuhan Berkelanjutan Korporasi Indonesia
OCTOBIZ merupakan platform digital business banking yang dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang kompleks menjadi lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
 
Nasional
16/10/2026 13:08 WIB
Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana NTT, Krom Bank Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Medis
Inisiatif ini diwujudkan melalui penyediaan dapur umum dan posko layanan medis guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
 
Nasional
14/10/2026 13:44 WIB
IHSG Tertekan Saham Konglomerasi, Pembiayaan Akuisisi BYAN Jadi Sorotan
Sebanyak 11 sektor saham melemah, dengan 632 saham turun dan hanya 118 saham menguat.
 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
Ad Placholder