EH
Rabu, 28 Maret 2018 - 14:48 WIB

Program Promo KPR/KPA

Bank Bukopin
Bank Bukopin
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bidang properti di tahun 2018 oleh Bank Indonesia diprediksikan akan tumbuh sebesar 5,5 % dibanding tahun 2017. Untuk saat ini property yang diminati oleh masyarakat Indonesia adalah property dengan harga dibawah Rp 1 Milyar.

Saat ini para pengembang berlomba – lomba untuk mengembangkan rumah dengan harga terjangkau dibawah Rp 1 Milyar, dengan menyasar kelas menengah, karena dipastikan pangsa pasar kelas menengah akan terus tumbuh. Konsumen kelas menengah seperti PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta, dan pasangan suami istri yang baru menikah akan mencari perumahan tipe menengah, terutama di wilayah satelit kota besar dengan akses menuju pintu tol dan sarana transportasi massal.

Porsi permintaan terbesar akan datang dari rumah tipe menengah dengan harga di bawah Rp 1 Milyar. “ Seperti disampaikan oleh Rivan A Purwantono, Direktur Bank Bukopin. Dengan pengalaman 48 tahun di Bidang Perbankan, Bank Bukopin sendiri berdiri sejak 10 Juli 1970. Sampai dengan Desember 2017 Bank Bukopin sudah menyalurkan KPR/KPA sebesar Rp Rp 2,09 Triliun. Tanggal 27 Maret 2018 bertempat di JW Marriott Hotel Surabaya, Bank Bukopin mengadakan Customer Gathering dan penandatanganan kerjasama dengan PT. Duta Pertiwi, Tbk. (Sinarmas Land Group) sebagai upaya meningkatkan Program Promo KPR/KPA 8,88 % fixed 2 tahun.

Keuntungan yang bisa didapat oleh nasabah maupun calon nasabah yaitu bebas memilih tipe rumah dan lokasi rumah/apartemen, maksimal plafond Rp 5 Milyar, Jangka waktu fleksibel sd. 20 Tahun, bebas biaya adminsitrasi. Periode program ini sendiri berlaku mulai dari Januari 2018 sd. Juni 2018.

Di Acara tersebut diundang juga Master Erwin R. Tan, MBA. MFS. sebagai narasumber dengan tema “Investasi dan Hoki Menurut Feng Shui di Tahun 2018.” Selain itu Bank Bukopin juga terus berupaya untuk mendukung modal usaha, investasi, pembiayaan end user, dan berbagai benefit untuk Perusahaan Rekanan seperti Developer/Pengembang. Bukopin akan terus berkomitmen Memberikan Bisnis Proses yang Cepat dan Prudent serta Layanan berkualitas di layanan KPR/KPA.(EH)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
Tingkatkan Kreativitas Digital Guru di Ruang Kelas, Telkomsel Bikin Ribuan Tenaga Pendidik Makin Canggih Mengajar dengan AI
Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang dipelajari dapat langsung digunakan.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 via wondr by BNI, Diskon hingga Rp300 Ribu
BNI menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB pada 9-11 Oktober 2026
 
Nasional
6 jam yang lalu
BI Tahan BI Rate di Level 5,75 Persen
Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan keputusan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.
 
Nasional
22/09/2026 20:32 WIB
Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia
NeutraDC mantapkan rencana pengembangan AI data center hingga 1 GW, dukung pemerataan kapabilitas komputasi nasional
 
Nasional
22/09/2026 12:47 WIB
Indonesia Koleksi 7 Medali di Awal Asian Games 2026, Dukungan untuk Atlet Terus Mengalir
Dukungan dan doa dapat diberikan dengan menyaksikan perjuangan para atlet melalui kanal siaran resmi yang telah ditetapkan oleh penyelenggara dan pemegang hak siar seperti RANS Entertainment dan TVRI, serta dukungan Emtek Media melalui Vidio dan Nex.
 
Nasional
22/09/2026 11:57 WIB
BEI Turunkan Batas Saham Gocap ke Rp1, Mulai 28 September
BEI menjelaskan penyesuaian itu bertujuan agar saham dapat diperdagangkan dengan rentang harga yang lebih luas sehingga kualitas price discovery dapat meningkat. Selain itu, penurunan harga saham menjadi Rp1 juga diharapkan mampu mendorong peningkatan likuiditas, serta memberikan…
 
Nasional
22/09/2026 11:28 WIB
Menhut dan Kepala BNPB Perkuat Sinergi Pengendalian Karhutla Pasca-Penurunan Hotspot Nasional
Di Kalimantan Tengah, kabut asap sempat membatasi operasi udara dari Bandara Tjilik Riwut. Pemerintah karena itu menyesuaikan basis operasi OMC dengan memanfaatkan Bandara Syamsudin Noor serta Pangkalan Bun mengikuti kondisi jarak pandang dan peta potensi awan dari BMKG.
Ad Placholder