I.E.K
Rabu, 12 Februari 2020 - 18:24 WIB

BUMN Gelar Program Magang Mahasiswa Bersertifikat, Wujudkan SDM Unggul

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) kembali melakukan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB). Program ini dihadiri oleh direksi dari 143 BUMN, mahasiswa, rektor dari 300 PTN/PTS dari seluruh Tanah Air. 

“Melihat data McKinsey yang menyebutkan bahwa 375 juta pekerja di dunia harus dilakukan reskilling dan retraining, karena 50 persen pekerjaan yang ada hari ini akan terotomatisasi. Inilah salah satu alasan mengapa BUMN sebagai pelaku industri harus peka terhadap tantangan disrupsi ini dan menyusun program-program pengembangan SDM yang dapat menjawab tantangan tersebut dengan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Tenaga Kerja, Insititusi pendidikan, serta sektor swasta,” kata Menteri BUMN, Erick Tohir di Jakarta, Rabu (12/2). 

Selama menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir ingin memberikan pondasi dan legacy yang kuat. Salah satunya adalah dengan membangun sumber daya manusia, khususnya anak muda. “Apa yang kami siapkan, bukan hanya untuk masa jabatan selama menjadi menteri saja, tetapi untuk bisa dilanjutkan lagi. Untuk masa depan,” jelasnya.

Ketua Umum FHCI, Herdy Harman mengatakan PMMB dapat menjadi alternatif ajang pencarian putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dan berkembang bersama BUMN. Sedangkan bagi PTN/PTS dan mahasiswa, program magang ini dapat membantu mengembangkan kurikulum dan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di pasar global.

“Program ini dimulai sejak 2018 dan telah melibatkan lebih dari 16.500 mahasiswa. Saat ini, PMMB sudah ada empat angkatan. Satu angkatan di tahun 2018, dua angkatan di tahun 2019 dan tahun 2020 rencananya akan dua angkatan juga,” jelas Herdy.

PMMB Batch I tahun 2020 diikuti 4.608 mahasiswa dari 300 kampus di tanah air dan melibatkan 124 BUMN. Para mahasiswa yang mengikuti program ini merasakan pengalaman nyata magang di BUMN secara penuh selama minimal 6 bulan dan diakui sebanyak 18 – 23 SKS oleh PTN/PTS nya. Selain itu para mahasiswa ini juga mendapatkan uang saku bulanan dan sertifikat, baik sertifikat kompetensi maupun sertifikat industri.

Landasan utama dari Program Magang Mahasiswa Bersertifikat ini adalah Nota Kesepahaman antara Kemenperin, Kemendikbud, Kemenristekdikti, Kemnaker, dan Kementerian BUMN tanggal 29 November 2016 tentang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Berbasis Kompetensi yang “Link and Match” dengan Industri. Landasan hukum lainnya antara lain Surat Edaran Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti No.191/B/SE/2018 tanggal 28 Mei 2018 tentang Penguatan Relevansi Pendidikan Tinggi 4.0 Melalui Program Belajar Bekerja Terpadu (Co-Operative Education / CO-Op), Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Kemenristekdikti tanggal 20 Maret 2019 tentang Program Magang Mahasiswa Bersertifikat Kompetensi melalui Pendekatan Keterkaitan dan Kesesuaian dengan Industri di BUMN dan Surat Keputusan Menristekdikti No.123/M/KPT/2019 tanggal 05 April 2019 tentang Magang Industri dan Pengakuan Satuan Kredit Semester Magang Industri untuk Program Sarjana dan Sarjana Terapan.

 

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
23 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel