Gilbert Sem Sandro
Kamis, 06 Februari 2020 - 14:00 WIB

Bio Farma di Tetapkan Menjadi Induk Holding BUMN Farmasi

Foto/Ist/ECONOMICONE
Foto/Ist/ECONOMICONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bio Farma ditetapkan menjadi induk holding BUMN farmasi, dengan anggota holding terdiri dari Kimia Farma dan Indofarma. Penetapan ini dilaksanakan pada acara Kofrensi Pers yang di selenggarakan BUMN dengan tema Holding BUMN Farmasi Memperkuat Kemandirian Industri Farmasi Nasional, bertempat di Jakarta, Rabu(5/2/2020).

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan, yujuan didirikannya Holding BUMN Farmasi ini adalah untuk memperkuat kemandirian industri Farmasi Nasional.

"Juga untuk meningkatkan ketersediaan produk dengan menciptakan inovasi bersama dalam penyediaan produk farmasi agar mendukung ekosistem farmasi di masa yang akan datang," jelas Honesti pada saat memberikan keterangan pers.

Kemudian Honesti mengharapkan, dengan dibentuknya Holding BUMN Farmasi tersebut masing–masing perusahaan akan memberikan kontribusi pada ketahanan farmasi nasional.

 

"Sehingga harga produk farmasi bisa lebih murah,karena adanya penurunan harga API dan masyarakat lebih mudah mendapatkan produk farmasi dengan jaringan distribusi yang luas serta merata," ujar Honesti.

Selain itu Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto menambahkan, bahwa Indofarma dan Kimia Farma berkomitmen mendukung Holding BUMN Farmasi untuk bersama-sama mewujudkan kemandirian, dengan meningkatkan daya saing industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

"Untuk itu, sesuai blue print dari Holding BUMN Farmasi, selain tetap mengembangkan beberapa produk farma, Indofarma juga kan menitik fokuskan pada pengembangan produkNatural Extract dan MedicalEm Equipment," tambah Arief.

Juga Arief mengatakan Kimia Farma dan Indofarma juga dapat menembus pasar global, dan saling membantu anggota Holding BUMN Farmasi untuk menjadi global player.

" Saat ini, produk Bio Farma itu sudah di gunakan lebih dari 140 negara didunia dan menembus pasar di negara–negara Organisasi Kerjasama Islam(OKI)," kata Arief.

Penetapan Bio Farma sebagai Holding BUMN Farmasi ini, ditandai pasca beredarnya persetujuan dari Menteri BUMN selaku RUPS yang menyentujui perubahan seluruh hamseri milik Negara Republik  Indonesia pada Kimia Farma maupun Indofarma.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
 
Nasional
13 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
16 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
Ad Placholder