Roni Mawardi
Minggu, 02 Agustus 2026 - 20:27 WIB

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung pelaksanaan akad massal bagi 62.710 debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari dukungan perseroan terhadap Program Tiga Juta Rumah dan perluasan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian layak.

Kegiatan akad massal dan serah terima kunci digelar di Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 200 debitur hadir secara langsung, sedangkan 62.510 debitur lainnya mengikuti kegiatan secara daring.

Acara tersebut dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, jajaran pimpinan Himpunan Bank Milik Negara, perwakilan bank penyalur, pengembang, serta para penerima manfaat.

BNI menjadi salah satu bank penyalur yang terlibat dalam penyediaan pembiayaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang inklusif.

“BNI terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan semangat melayani negeri sepenuh hati, kami ingin memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak melalui penyaluran KPR Rumah Subsidi,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, penyaluran pembiayaan rumah subsidi juga dapat mendorong pertumbuhan sektor perumahan yang memiliki efek berganda terhadap berbagai kegiatan ekonomi.

Selain akad KPR subsidi, kegiatan tersebut juga mencakup akad massal bagi 200 debitur Program Kredit Usaha Rakyat Perumahan. Secara keseluruhan, nilai akad KUR Perumahan mencapai Rp880 miliar untuk 7.100 debitur.

Jumlah tersebut terdiri atas 6.873 debitur pada sisi permintaan atau demand dan 227 debitur pada sisi penyediaan atau supply. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem perumahan, baik dari sisi masyarakat yang membutuhkan hunian maupun pelaku usaha yang mendukung penyediaannya.

Sejumlah penerima manfaat juga mengikuti prosesi serah terima kunci secara simbolis. Salah satunya adalah Nilam Chya Ayu, nasabah BNI yang bekerja di sebuah pabrik sepatu di Batang.

Pada kesempatan yang sama, Presiden berdialog secara daring dengan Terry Alfrits Wagiu, nasabah BNI yang berprofesi sebagai wartawan di Tomohon. Terry menceritakan perjalanannya hingga berhasil memiliki rumah pertama setelah 14 tahun berumah tangga melalui fasilitas KPR Subsidi BNI.

Iqbal menilai kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

“BNI optimistis sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan akan semakin mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Melalui keterlibatan dalam akad massal tersebut, BNI berupaya memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem hunian yang lebih inklusif. Langkah itu menjadi bagian dari komitmen perseroan untuk menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional. (*)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/11/2026 15:07 WIB
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
Melalui PIJAR, Telkom menghadirkan dukungan asesmen digital dengan fitur pengawasan untuk membantu sekolah memantau pelaksanaan ujian
 
Nasional
04/11/2026 14:37 WIB
KSSK Tegaskan Stabilitas Sistem Keuangan Triwulan III-2026 Berada dalam Kondisi Aman
Perkembangan pasar saham setelah pengumuman MSCI serta meningkatnya tekanan terhadap nilai tukar turut memengaruhi dinamika pasar keuangan dan mendorong peningkatan arus modal keluar dari pasar saham.
 
Nasional
04/11/2026 11:32 WIB
Bunga Deposito di Atas Jaminan LPS Tembus Rp3.791 Triliun, Ada Apa dengan Bank?
Dari sisi penghimpunan dana, pertumbuhan simpanan di berbagai kelompok nominal atau tiering menunjukkan perbaikan per September 2026, dengan rentang pertumbuhan 1,99% hingga 11,91% secara tahunan.
 
Nasional
03/11/2026 20:08 WIB
UMKM Binaan Telkom Jaring Peluang Bisnis di 18 Negara melalui TEI 2026
Himpun prospek pembeli, termasuk calon mitra internasional, untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang ekspor produk unggulan Indonesia
 
Nasional
03/11/2026 19:05 WIB
OJK Luncurkan 3 Pedoman Produk Bank Syariah, Bidik Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif
Ketiga pedoman tersebut meliputi Pedoman Produk Ijarah, Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT), dan Wakalah Penjualan Aset Ready Stock.
 
Nasional
03/11/2026 17:03 WIB
Telkom Kian Agresif Garap Pasar Enterprise, Digiserve Jadi Ujung Tombak Penggerak Pertumbuhan Baru
Beroperasi dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia, Digiserve fokus memperluas peluang bisnis melalui integrasi solusi B2B ICT TelkomGroup
 
Nasional
03/11/2026 14:59 WIB
Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia
NeutraDC jajaki peluang pengembangan kapasitas hingga 1 GW di lokasi strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan komputasi digital
Ad Placholder