Fery Pradolo
Rabu, 18 Juni 2025 - 23:11 WIB

VENTENY Perkuat Bisnis dan Sinergi di 2025, Laba Bersih Capai Rp8,68 M

VENTENY Perkuat Bisnis dan Sinergi di 2025, Laba Bersih Capai Rp8,68 M
VENTENY Perkuat Bisnis dan Sinergi di 2025, Laba Bersih Capai Rp8,68 M
Dummy

ECONOMIC ZONEPT VENTENY Fortuna International Tbk (VENTENY) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), serta Public Expose 2025 pada hari ini. Dalam RUPST, dibahas enam agenda utama, sementara RUPSLB membahas satu agenda khusus.

Salah satu poin penting dalam RUPST adalah persetujuan atas Laporan Tahunan 2024, termasuk Laporan Keuangan serta laporan pengawasan oleh Dewan Komisaris. Para pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja mereka sepanjang tahun lalu.

Agenda lainnya mencakup penggunaan laba bersih, penetapan remunerasi Direksi dan Komisaris untuk tahun buku 2025, penunjukan Kantor Akuntan Publik, serta perubahan susunan manajemen. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui laporan realisasi penggunaan dana hasil IPO hingga 31 Desember 2024 dan pembatalan hak opsi dalam program Management and Employee Stock Option Program (MESOP).

Pengangkatan Direksi dan Komisaris Baru

Dalam rapat tersebut, VENTENY resmi menunjuk Milokevin Wendiady sebagai Direktur baru. Kehadirannya diharapkan memperkuat kinerja operasional perusahaan secara keseluruhan. Milokevin dikenal memiliki pengalaman mendalam dalam pengelolaan operasional dan penguatan fondasi bisnis.

Selain itu, Katsuya Kitano, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris, kini dipercaya menduduki posisi sebagai Komisaris Utama. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat struktur manajemen dan meningkatkan efisiensi serta sinergi lintas unit bisnis, di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Fokus pada Pertumbuhan dan Pemberdayaan UMKM

Founder sekaligus Group CEO VENTENY, Jun Waide, menyampaikan bahwa 2024 menjadi tahun yang krusial bagi perseroan. “Di tengah tantangan global, kami tetap fokus menjalankan misi utama kami: menjadi mitra pertumbuhan bagi UMKM dan karyawan di Indonesia,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa kepercayaan dari para pemangku kepentingan mendorong VENTENY untuk lebih agresif di pasar Indonesia pada 2025.

VENTENY mencatatkan kinerja keuangan yang mengesankan sepanjang 2024. Pendapatan naik signifikan menjadi Rp303,54 miliar, tumbuh 66,81% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp181,97 miliar. Laba bersih juga meningkat menjadi Rp8,68 miliar, menandakan strategi bisnis perusahaan berjalan efektif.

Layanan B2B Financial Service menjadi kontributor utama dengan pendapatan Rp104,06 miliar atau 34,28% dari total pendapatan—naik 34,34% dari tahun sebelumnya. Selain itu, pertumbuhan jumlah pengguna aplikasi VENTENY Employee Super App memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp113,35 miliar atau 37,34%. Sumber pendapatan lainnya mencapai Rp86,12 miliar atau 28,37%.

Sepanjang 2024, VENTENY menjalin kerja sama dengan berbagai institusi, seperti Bank MNC, Bank Mayapada, serta Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Selatan. Kemitraan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.

Komitmen 2025: Ekspansi dan Kolaborasi Strategis

Memasuki 2025, VENTENY akan terus memperkuat fondasi bisnis dan menjalin kemitraan strategis, baik dengan sektor keuangan, asosiasi industri, maupun pemerintah. Perusahaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Dalam sesi Public Expose, manajemen melaporkan bahwa pendapatan kuartalan mencapai Rp81,28 miliar, dengan laba bersih Rp5,23 miliar—meningkat masing-masing 105,15% dan 62,34% dibandingkan periode sama tahun lalu. Permintaan terhadap solusi digital untuk sektor produktif dan padat karya terus tumbuh, dan VENTENY berhasil menjawab kebutuhan ini lewat berbagai produk finansial dan layanan kesejahteraan karyawan.

VENTENY juga konsisten memperluas kerja sama lintas sektor, demi menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan memperkuat produktivitas tenaga kerja nasional. Strategi ini sejalan dengan inisiatif pemerintah seperti Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), digitalisasi UMKM, dan transformasi ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif.

“VENTENY akan terus mendukung visi pemerintah dalam menciptakan UMKM yang tangguh dan tenaga kerja yang kompetitif, lewat inovasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor. Kami juga tengah menyiapkan peluncuran produk-produk unggulan baru,” tutup Jun.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder