ECONOMIC ZONE - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2017 senilai Rp4,77 triliun atau 35 persen dari raihan laba bersih sepanjang 2017 yang mencapai Rp13,62 triliun.
Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni di Jakarta, Selasa (20/3) mengatakan dari total dividen tersebut sebesar 10 persen sebagai dividen spesial.
"Sebesar Rp8,85 triliun dari laba bersih tahun Buku 2017 ditetapkan sebagai laba ditahan," katanya.
Dijelaskan, pembagian dividen sebesar 35 persen dari laba bersih tersebut dikarenakan rasio kecukupan modal (CAR) perseroan yang berada di bawah CAR secara industri.
"CAR BNI di bawah 20 persen. Jadi, laba bersih ini sangat berarti bagi BNI untuk menambah modal," tegasnya.(LS)
Komentar