RM
Kamis, 22 Juni 2023 - 22:47 WIB

Eco Town Bakal Jadi Center of Medical Tourism di Indonesia

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Depok, 20 Juni 2023 – Hari ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto, bersama Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meresmikan dimulainya pembangunan Rumah Sakit berstandar internasional Aspen Medical Hospital Depok. Rumah sakit ini dibangun oleh Sanusa Medika, perusahaan joint venture antara perusahaan kesehatan global asal Australia Aspen Medical dan Docta bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Jawa Barat PT Jasa Sarana. Aspen Medical akan menginvestasikan dana sebesar Rp600-750 miliar untuk mendirikan rumah sakit berstandar internasional pertama di Kota Depok di lahan seluas 12,500 m2 di kawasan Eco Town Depok, Kota Depok, Jawa Barat.

Momen ceremony ini juga turut dihadiri oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM, Founder & Executive Chairman of Aspen Medical, Glenn Keys AO serta CEO Sanusa Medika, Dr. Andrew Rochford bersama Dewan Direksi PT Sanusa Medika Hospitals serta Jajaran Direksi Vasanta Group.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto mengatakan, kesepakatan pembangunan rumah sakit ini merupakan kerja sama bilateral saat Presiden RI Jokowi berdiskusi dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di forum G20 beberapa waktu lalu di Bali. Investasi Australia pada proyek rumah sakit tersebut sebesar 90%.

“Kerja sama ini diharapkan dapat terus meningkatkan investasi perusahaan-perusahaan Australia di Indonesia, seperti yang dilakukan Aspen Medical untuk mendukung sektor layanan kesehatan berkualitas di Indonesia. Hadirnya Aspen Medical Hospital Depok, juga diharapkan dapat mengurangi keinginan masyarakat untuk berobat ke luar negeri. Oleh sebab itu, pemerintah akan terus mendukung pembangunan rumah sakit seperti Aspen Medical Hospital Depok ini, sehingga dapat berdampak positif bagi masa depan medical tourism Indonesia,” terang Airlangga.

Menurut Airlangga, salah satu tujuan utama dari kemitraan ini adalah untuk mengkatalisasi pemulihan kesehatan dan ekonomi bagi warga Jawa Barat. Pada tahun 2020, Aspen Medical dan Docta telah menandatangani kesepakatan untuk menginvestasikan US$1 billion atau setara Rp14 triliun di Indonesia dan bekerja sama dengan BUMD Jawa Barat PT Jasa Sarana mendirikan perusahaan joint venture Sanusa Media dan menargetkan akan membangun 23 rumah sakit serta 650 klinik kesehatan masyarakat di provinsi Jawa Barat selama jangka waktu 20 tahun ke depan, salah satunya adalah Aspen Medical Hospital Depok.

Pada kesempatan yang sama, Founder & Executive Chairman of Aspen Medical, Glenn Keys AO menjelaskan, Rumah Sakit Aspen Medical Hospital Depok mengusung konsep layanan terpadu dengan keunggulan kelas dunia, dapat memberikan standar, inovasi, dan perawatan kesehatan berkualitas standar internasional yang komprehensif dan terintegrasi. Kami sangat senang bisa menghadirkan rumah sakit yang dapat memenuhi beragam kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Sementara Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, sesuai instruksi Presiden bahwa ketersediaan rumah sakit dengan layanan lengkap, berkualitas sangat dibutuhkan dan harus ditingkatkan oleh Indonesia. Aspen Medical Hospital Depok merupakan salah satu bentuk dukungan untuk membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan. “Kami mengapresiasi Aspen Medical akan memberikan layanan kesehatan berkelas internasional ke Indonesia. Sehingga kontribusinya diharapkan dapat meningkatkan kemajuan standar kesehatan Indonesia, ” pungkasnya.

Sepakat dengan ungkapan Menteri Kesehatan RI, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan, pemerintah daerah Jawa Barat mengapresiasi Aspen Medical dan Sanusa Medika atas komitmennya dalam mewujudkan kemajuan pelayanan kesehatan di Jawa Barat. Pembangunan rumah sakit ini sangat penting, karena sektor kesehatan akan sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat. “Kami yakin, proyek ini akan membantu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat dan memperteguh Provinsi Jawa Barat menjadi daerah yang unggul dalam pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Sementara CEO Sanusa Medika Dr. Andrew Rochford menambahkan, dengan dukungan dari Aspen Medical, Docta dan PT Jasa Sarana, Sanusa Medika berkomitmen untuk menghadirkan perawatan kesehatan yang lebih baik, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan akses layanan kesehatan. Upaya kami ini mencakup berbagai aspek, termasuk peningkatan dalam layanan kesehatan, penyediaan kapasitas tempat tidur, perluasan akses ke lebih banyak peralatan diagnostik, dan penyediaan layanan kesehatan dengan standar internasional.

Menurut Andrew, Aspen Medical Hospital Depok merupakan Rumah Sakit Umum tipe B yang akan memiliki sertifikat berstandar internasional. Hadir dengan tujuan untuk mengatasi kekurangan ketersediaan tempat tidur, khususnya di cakupan wilayah Depok dan sekitarnya. Dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 200 unit, tempat tidur isolasi yang canggih dan unit perawatan intensif, diharapkan memiliki kemampuan untuk menyediakan lebih dari 30.000 kunjungan Rawat Jalan pertahun dan lebih dari 3.000 hari Rawat Inap pada tahun pertama operasinya serta bisa mencapai potensi optimal untuk lebih dari 300.000 kunjungan Rawat Jalan per tahun dan lebih dari 26.000 hari Rawat Inap pada tahun ke-11. Rumah sakit ini juga diharapkan dapat menjaring setidaknya 56.000 pasien Inbound Medical Tourism setiap tahunnya.

Pada kesempatan yang sama, Executive Director Vasanta Group Denny Asalim menjelaskan, pembangunan rumah sakit ini diharapkan sesuai target.

“Selain meningkatkan nilai jual Eco Town Sawangan, kawasan yang dikembangkan oleh Vasanta Group bersama dengan Lotte Land Indonesia. Kolaborasi ini dipastikan akan menjadikan Eco Town sebagai satu-satunya kawasan komersial bernuansa internasional dengan beragam bisnis komersial di dalamnya. Rumah Sakit Internasional ini akan dibangun di lokasi yang sangat strategis, yaitu di “Senopati Boulevard” 2 km Shopping Street yang menjadi ikon komersial Eco Town Sawangan,” papar Denny.

Untuk melengkapi keberadaan Rumah Sakit Internasional Aspen Medical Hospital Depok, Vasanta Group dan Lotte Land Indonesia sedang mengembangkan sebuah distrik komersial bernama Sinsa District, yang akan berlokasi tepat di sebelah Rumah Sakit.

Lebih lanjut Denny mengatakan, Sinsa District terinsipirasi dari sebuah distrik modern di Korea Selatan, yang diproyeksikan akan diramaikan oleh beragam tenant berfokus pada wellness, tourism, dan lifestyle. Berbeda dengan The Shoppes, distrik komersial fase pertama di Eco Town Sawangan yang sudah terjual habis, Sinsa District menawarkan unit yang lebih luas dengan 3 pilihan desain fasad yang elegan untuk memberikan nuansa yang berbeda.

Perlu diketahui bahwa, Sinsa District memiliki beragam keunggulan yang menarik. Selain menawarkan luasan unit lebih besar yaitu 5x20m2, ketinggian ceiling di setiap lantainya di desain pun lebih tinggi (double ceiling volume). Menariknya lagi, rooftopnya semi outdoor, fasad bangunannya jadi terkesan lebih estetis. Tak hanya itu, pihak developer menempatkan ruang untuk lift guna mempermudah aktivitas. Sinsa District memperhatikan pula kenyamanan pengunjungnya dengan membedakan jalan pedestrian sebesar 9 meter dan area untuk parkir kendaraan.

“Kami yakin dan optimis, hadirnya Aspen Medical Hospital Depok dan pengembangan Sinsa District, Eco Town akan dikenal sebagai center of medical tourism di Indonesia yang mampu menciptakan multiplier effect yang postitif. Kami berupaya membangun kawasan Sawangan sebagai centerpoint baru di Kota Depok. Eco Town akan dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Depok,” tegas Denny.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
Laporan Bank Indonesia: Indikasi Peningkatan Aktivitas Sektor Swasta pada Q2 2026
Sejalan dengan peningkatan aktivitas usaha, tingkat kapasitas produksi terpakai juga mengalami kenaikan. Pada triwulan II 2026, utilisasi kapasitas produksi tercatat sebesar 73,80%, lebih tinggi dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang mencapai 73,33%.
 
Nasional
2 jam yang lalu
Dorong Restorasi Hutan, Menhut Jadikan Perdagangan Karbon Magnet Investasi Swasta
Menhut menjelaskan bahwa pengembangan pembiayaan kehutanan berbasis Nature-based Solutions perlu didukung dengan informasi yang komprehensif mengenai potensi lokasi, jenis kegiatan, serta tata kelola yang jelas.
 
Nasional
2 jam yang lalu
Kementerian Kehutanan dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Konservasi di Sulawesi Utara
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk meninjau implementasi program konservasi berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama internasional dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
 
Nasional
3 jam yang lalu
Luke Vickery Resmi WNI: Bakal Seperti Apa Wajah Baru Timnas Indonesia Racikan John Herdman?
Prosesi pengambilan sumpah dan janji Luke Vickery sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dipimpin langsung Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala
Pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan oleh Kementerian, APBN yang dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Menko Airlangga: Indonesia Jadi Anggota Pendiri WAICO untuk Atasi Ketimpangan AI Dunia.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi organisasi ini merupakan wujud komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
 
Nasional
5 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
Ad Placholder