Endang Muchtar
Kamis, 08 Juni 2023 - 18:24 WIB

Bank MAS Selenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa 

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta – PT Bank Multi Arta Sentosa Tbk (“Peseroan”) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang  Saham Tahunan (“RUPST”) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) pada hari Kamis,  08 Juni 2023. RUPST telah menyetujui atas seluruh agenda rapat sebagai berikut : 

Agenda RUPST 

1. Persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku  yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro & Handayani (Grant Thornton Indonesia anggota dari Grant Thornton International Ltd)  sebagaimana tercantum dalam laporan, termasuk namun tidak terbatas pada: 

a. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG); 

b. Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2022; 

c. Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (Volledig Acquit et Oecharge) kepada Direksi  atas tindakan pengurusan perseroan dan pelaksanaan pengawasan yang telah dijalankan  Dewan Komisaris selama Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, sejauh  tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan. 

2. Penetapan Penggunaan Laba dan/atau Rugi Perseroan untuk Tahun Buku yang Berakhir pada  tanggal 31 Desember 2022, yang diperuntukan sebagai berikut: 

a. Tidak adanya pembagian deviden, guna memperkuat permodalan dalam memenuhi  ketentuan modal inti minimal sebesar Rp 3 triliun; 

b. Pembentukan Dana Cadang Wajib; 

c. Sisa laba untuk penguatan Modal. 

3. Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham. 

4. Penetapan dan Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik untuk Tahun 2023,  dengan memberikan wewenang dan kuasa kepada kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk  Kantor Akuntan Publik sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku berdasarkan  rekomendasi Komite Audit, dan memberi kuasa kepada Direksi untuk menetapkan honorarium  bagi Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik tersebut termasuk untuk melakukan segala  sesuatunya berkenaan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik sesuai  dengan ketentuan yang berlaku. 

5. Penetapan besarnya gaji dan/atau Honorarium, tunjangan, dan/atau bonus bagi anggota Dewan  Komisaris dan Direksi Perseroan, dengan memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk  menetapkan gaji dan/atau honorarium, tunjangan dan/atau bonus termasuk tapi tidak terbatas  antara lain gratifikasi, hadiah, manfaat, asuransi serta tunjangan dalam bentuk apapun lainnya  bagi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan. 

6. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. 

Pengangkatan Hendrik Tanojo sebagai Komisaris Utama menggantikan posisi Ibu Juwita Ekawati  Winoto yang selanjutnya menjabat sebagai Komisaris. Dengan demikian susunan anggota Dewan  Komisaris dan Direksi Perseroan yang menjabat adalah sebagai berikut : 

Dewan Komisaris : 

Komisaris Utama : Hendrik Tanojo *) 

Komisaris : Juwita Ekawati Winoto 

Komisaris Independen : Tommy Mukdani 

Komisaris Independen : Nancy Herawati  

Direksi : 

Direktur Utama : Danny Hartono 

Direktur : Budi Afandi Winoto 

Direktur : Fely Retnowati 

Direktur : Iwan Yuda Pramudhi 

Direktur : Haryati Lawidjaja 

Direktur : Rahmat Bagas Santoso  

Agenda RUPSLB 

Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. 

a. Perubahan Pasal 21 tentang Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris; b. Perubahan Pasal 23 tentang Publikasi Laporan Keuangan. 

Kinerja 2022 

Bank MAS dapat memberikan kinerja keuangan yang baik, serta pertumbuhan yang sehat di tahun  2022. Kinerja Bank MAS berhasil membukukan peningkatan laba sebesar 43,19% atau mencapai Rp 304,60 milyar yang didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 21,85%. 

Pada tahun 2022 terdapat penukaran 160.834.263 lembar waran senilai Rp 562,92 milyar, sehingga  Bank MAS telah memenuhi ketentuan modal inti minimum sebesar Rp 3 triliun, dengan mencatatkan modal inti sebesar Rp 3,39 triliun pada akhir tahun 2022. 

Pertumbuhan ekonomi nasional yang membaik di tahun 2022, dapat dimanfaatkan oleh Bank MAS  melalui pertumbuhan penyaluran kredit yang mencapai 12,05% yaitu menjadi Rp 8,83 triliun dari Rp 7,88 triliun pada tahun sebelumnya. Kualitas kredit selama tahun 2022 tetap menjadi perhatian, di  mana NPL net pada tahun 2022 tetap terjaga pada kisaran 1,05% dan NPL gross sebesar 3,09%.  

Hingga akhir tahun 2022, aset Bank MAS telah mencapai Rp 21,27 triliun dengan dana simpanan yang  berhasil dikumpulkan mencapai Rp 17,50 triliun. Dengan pengembangan digital banking, jumlah nasabah meningkat sebesar 93,28% dari 26.534 nasabah di tahun 2021 menjadi 51.285 nasabah di  tahun 2022, dan jumlah transaksi melalui digital banking mengalami peningkatan 32,11% atau sebanyak 3,28 juta transaksi di tahun 2022, dari 2,48 juta transaksi digital banking di tahun 2021. 

Sementara itu Bank mampu menjaga kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio – CAR) di akhir tahun  2022 mencapai 28,52% di atas level yang dipersyaratkan oleh Regulator. Sedangkan untuk Rasio ROE  mencapai 10,84%, ROA 1,86%, serta BOPO sebesar 69,60%. 

Pada tahun 2023 Bank MAS akan melanjutkan inovasi pengembangan digital banking untuk produk  pinjaman dan simpanan, serta meningkatkan penyaluran kredit untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang terus membaik. Dengan semakin kompleksnya aktivitas usaha Bank, maka  struktur pengurus perseroan juga diperkuat dengan menambah jumlah komisaris, demi pengawasan aktivitas usaha yang lebih baik. Pada tahun 2023 Bank MAS juga akan membuka beberapa kantor  cabang baru, sebagai upaya untuk bertumbuh secara hybrid baik melalui digital banking maupun kantor cabang.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12 menit yang lalu
Pasokan Uang di Masyarakat Tumbuh Positif pada Agustus 2026
Perkembangan M2 pada Agustus 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit. Penyaluran kredit tumbuh sebesar 13,3% (yoy) pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 13,0% (yoy).
 
Nasional
1 jam yang lalu
Generali Indonesia Tembus 9 Juta Kg Carbon Offset Lewat Program PLAN & PLANT
Sejak diluncurkan tahun 2023 hingga kuartal II – 2026, Generali Indonesia telah menanamkan lebih dari 20.000 pohon mangrove, dan berpotensi menyerap lebih dari 9 juta kilogram emisi karbon (carbon-offset) dalam 25 tahun mendatang, sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak emisi…
 
Nasional
2 jam yang lalu
Masuknya HSBC Dorong APEX Terbitkan 218 Juta Saham Baru
Secara keseluruhan, pemegang saham lama akan mengalami dilusi sebesar 5,79%. Dua kreditur sindikasi luar negeri tersebut akan menjadi pemegang saham baru dengan kepemilikan gabungan 5,79% setelah PMTHMETD.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Tingkatkan Kreativitas Digital Guru di Ruang Kelas, Telkomsel Bikin Ribuan Tenaga Pendidik Makin Canggih Mengajar dengan AI
Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang dipelajari dapat langsung digunakan.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 via wondr by BNI, Diskon hingga Rp300 Ribu
BNI menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB pada 9-11 Oktober 2026
 
Nasional
22 jam yang lalu
BI Tahan BI Rate di Level 5,75 Persen
Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan keputusan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.
 
Nasional
22/09/2026 20:32 WIB
Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia
NeutraDC mantapkan rencana pengembangan AI data center hingga 1 GW, dukung pemerataan kapabilitas komputasi nasional
Ad Placholder