RM
Selasa, 23 November 2021 - 15:15 WIB

Kondisi Keuangan Membaik, Laba Bersih Waskita Naik 104,29 Persen di Rp145,02 Miliar

Foto/Dok-Waskita/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Waskita/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Berdasarkan laporan keuangan periode kuartal III/2021, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menunjukkan kinerja yang membaik melalui implementasi 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita. Hingga September 2021 Perseroan telah memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp12,01 triliun atau sebanding dengan 79,44% nilai kontrak baru sebelum Pandemi COVID-19.

“Pada kinerja 3Q 2021 saja, Perseroan memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp8,89 triliun atau meningkat sebesar 94,30% YoY. Perseroan menargetkan perolehan nilai kontrak baru pada tahun 2021 sebesar Rp20,68 triliun dan sampai dengan saat ini Perseroan masih optimis untuk dapat mencapai target tersebut pada akhir tahun dengan likuiditas yang jauh lebih baik dan struktur biaya operasional yang lebih efisien,” kata Direktur Utama Perseroan, Destiawan Soewardjono di Jakarta, Selasa (23/11).

Seiring dengan perbaikan kinerja operasional, kinerja keuangan Perseroan juga masih menunjukkan kinerja yang membaik. Walau dihadapkan dengan second wave pandemi COVID-19 dan keterbatasan likuiditas, hingga September 2021 Perseroan masih membukukan pendapatan usaha Rp7,13 triliun atau sebanding dengan 32,37% pendapatan usaha sebelum COVID-19.

“Pada kondisi menantang tersebut, Perseroan juga berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp106,52 miliar atau meningkat 135,78% YoY pada 3Q 2021. Kinerja ini menunjukkan tren membaik pada core business Perseroan,” tambahnya.

Implementasi strategi restrukturisasi dan lean juga berdampak positif pada kinerja 3Q 2021 Perseroan, dimana beban pokok penjualan menurun sebesar 42,30% YoY, beban keuangan menurun sebesar 39,80% serta beban lainnya – bersih turun pada level 44,50% YoY. Dengan efisiensi dan efektifitas biaya yang lebih baik pada kuartal 3Q 2021, Perseroan telah berhasil menjaga kinerja laba bersih hingga September 2021 sebesar Rp145,02 miliar atau meningkat 104,29% YoY dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dengan rugi bersih sebesar Rp3,38 triliun.

Hingga akhir tahun 2021 Manajemen masih akan terus berupaya untuk menjaga kesehatan keuangan Perseroan dengan mengurangi kerugian secara signifikan dibandingkan pada periode tahun 2020. Beberapa perkembangan dari implementasi 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita yang telah dicapai setelah periode pelaporan September 2021 seperti, Transaksi divestasi untuk ruas Tol Cibitung – Cilincing dengan proceed sebesar Rp2,44 triliun atau setara dengan 1,96 Price to Book Value (PBV) dan berpotensi mengurangi utang melalui dekonsolidasian hingga Rp5,82 triliun. Selain itu, penandatanganan perjanjian kredit sindikasi dengan Penjaminan Pemerintah sebesar Rp8,08 triliun yang akan digunakan untuk penyelesaian proyek penugasan Pemerintah dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Saat ini Pemerintah juga sedang melakukan harmonisasi Rancangan Peraturan Presiden (RPP) atas Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diberikan kepada Perseroan. Penerbitan PP PMN ini diperkirakan terlaksana di akhir November 2021. Setelah PP PMN terbit, pernyataan efektif OJK atas rights issue saham Waskita akan menyusul terbit. Rangkaian pelaksanaan aksi korporasi rights issue ini diharapkan dapat selesai sebelum penutupan tahun 2021. Selanjutnya di tahun 2022, Perseroan akan fokus pada penyelesaian proyek dan peningkatan nilai kontrak baru,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perseroan, Taufik Hendra Kusuma.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
52 menit yang lalu
Kejutan! Putri KW Pulangkan Unggulan Kedua Wang Zhiyi dan Lolos ke Semifinal Japan Open 2026
Dengan kemenangan ini Putri Kusuma Wardani (KW) berhasil mematahkan rekor buruk lawan Wang Zhiyi untuk lolos ke semifinal Japan Open 2026.
 
Nasional
3 jam yang lalu
Laporan Bank Indonesia: Indikasi Peningkatan Aktivitas Sektor Swasta pada Q2 2026
Sejalan dengan peningkatan aktivitas usaha, tingkat kapasitas produksi terpakai juga mengalami kenaikan. Pada triwulan II 2026, utilisasi kapasitas produksi tercatat sebesar 73,80%, lebih tinggi dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang mencapai 73,33%.
 
Nasional
3 jam yang lalu
Dorong Restorasi Hutan, Menhut Jadikan Perdagangan Karbon Magnet Investasi Swasta
Menhut menjelaskan bahwa pengembangan pembiayaan kehutanan berbasis Nature-based Solutions perlu didukung dengan informasi yang komprehensif mengenai potensi lokasi, jenis kegiatan, serta tata kelola yang jelas.
 
Nasional
3 jam yang lalu
Kementerian Kehutanan dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Konservasi di Sulawesi Utara
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk meninjau implementasi program konservasi berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama internasional dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Luke Vickery Resmi WNI: Bakal Seperti Apa Wajah Baru Timnas Indonesia Racikan John Herdman?
Prosesi pengambilan sumpah dan janji Luke Vickery sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dipimpin langsung Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala
Pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan oleh Kementerian, APBN yang dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Menko Airlangga: Indonesia Jadi Anggota Pendiri WAICO untuk Atasi Ketimpangan AI Dunia.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi organisasi ini merupakan wujud komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Ad Placholder