EKA
Jumat, 21 Agustus 2020 - 06:58 WIB

BTN Cetak 25 Ribu Lebih Calon Developer Muda

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. telah mencetak lebih dari 24.000 calon developer muda hingga medio Agustus 2020. Puluhan ribu lulusan tersebut merupakan bagian dari program pelatihan di bidang properti yang diinisiasi Bank BTN untuk mendorong pertumbuhan bisnis properti yang berkelanjutan di Indonesia.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan perseroan terus berinovasi untuk mendukung pertumbuhan ekosistem perumahan di Indonesia. Dengan mencetak para pengembang muda, lanjut Pahala, menjadi strategi Bank BTN untuk meningkatkan pasokan rumah berkualitas yang terjangkau. 

“24.000 orang yang sudah lulus dari pelatihan yang kami gelar tersebut diharapkan dapat menjadi pengembang muda yang memiliki kompetensi baik teori maupun praktik di bidang properti,” jelas Pahala di dalam Wisuda Mini MBA in Property Bank BTN di Jakarta, Sabtu (15/8). 

Adapun, dalam kesempatan yang sama, Pahala juga melakukan wisuda untuk 168 peserta didik program Mini MBA in Property Bank BTN. Secara total, bank spesialis perumahan ini telah meluluskan 752 calon pengembang dari program tersebut. 

Menurut Pahala, para lulusan program Mini MBA tersebut juga diharapkan dapat mendukung program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan di Tanah Air. “Tentunya kami berharap para calon developer muda ini dapat mendorong dan menjadi penggerak pertumbuhan bisnis properti.”

Program Mini MBA in Property ini merupakan hasil kolaborasi Bank BTN dengan SBM ITB.  Program pendidikan komprehensif tersebut mengacu pada 4 pilar pembangunan properti yakni tanah dan lingkungan, modal, hukum, dan keterampilan.

Program ini menjadi bagian dari Housing Finance Center (HCF) Bank BTN. Entitas HFC tersebut didirikan untuk mengembangkan berbagai riset dan pelatihan untuk tujuan pengembangan ekosistem perumahan di Indonesia. 

Pahala menjelaskan selain program Mini MBA in Property, Bank BTN juga merancang berbagai program untuk mencetak pengembang berkualitas. Di antaranya, Bank BTN menggelar Program Master Developer Indonesia dan School of Property Developer. Perseroan juga menggelar berbagai pelatihan termasuk pelatihan literasi 10.000 Young Entrepreneur in Property.  

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
9 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
13 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
15 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
Telkomsel