ECONOMIC ZONE - PT Asuransi Jiwa Sequis Life melanjutkan program Sequis SHEPRENEUR Learning Series dengan membekali perempuan wirausaha kemampuan menghadapi tantangan ekonomi digital melalui edukasi perlindungan data pribadi dan pemanfaatan creator economy untuk mengembangkan bisnis.
Pada sesi pembelajaran tahap kedua yang digelar 28 Juli 2026, peserta mendapatkan materi bertajuk "Protect Your Data, Protect Your Future" dan "The Creator Economy Playbook for Brands". Program ini bertujuan memperkuat literasi keuangan sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha perempuan agar mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di era digital.
Data Protection Officer Sequis Life Atika Rahma mengatakan perlindungan data pribadi kini menjadi bagian penting dari perlindungan finansial karena data telah menjadi aset yang memiliki nilai ekonomi.
"Keamanan data menjadi isu yang tidak boleh diabaikan. Pelaku usaha perlu memahami risiko serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola data guna melindungi data pribadi maupun data pelanggan, mitra bisnis, dan vendor," ujar Atika dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2026).
Ia mengungkapkan, jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai lebih dari 235 juta orang atau sekitar 81,72% dari total populasi. Di sisi lain, pada kuartal III-2025 tercatat sekitar 944 ribu akun terdampak kebocoran data dengan estimasi kerugian akibat kejahatan siber dan kebocoran data mencapai lebih dari Rp9 triliun.
Menurut Atika, pelaku usaha perlu menerapkan praktik perlindungan data, mulai dari penggunaan kata sandi yang kuat, verifikasi dua langkah (2FA), hingga memastikan data pelanggan disimpan dan digunakan sesuai ketentuan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).
Selain keamanan data, Sequis Life juga membekali peserta dengan strategi memanfaatkan creator economy untuk memperluas pasar.
Entrepreneur Professional Consultant Trisnia Anchali Kardia mengatakan kolaborasi dengan kreator konten kini menjadi salah satu strategi efektif dalam membangun kesadaran merek, meningkatkan kepercayaan konsumen, hingga mendorong penjualan.
"Creator economy bukan sekadar bekerja sama dengan kreator yang memiliki banyak pengikut. Hal penting adalah memilih kreator dengan audiens yang relevan dengan tingkat engagement yang baik sehingga kolaborasi mampu menghasilkan dampak nyata bagi bisnis," kata Anchali.
Dalam sesi tersebut, peserta mempelajari berbagai strategi seperti influencer marketing, user generated content (UGC), affiliate marketing, livestream commerce, content collaboration, community marketing, hingga expert creator.
Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Indonesia memiliki lebih dari 17 juta content creator, dengan sekitar 8 juta di antaranya berpenghasilan di atas upah minimum regional (UMR). Sementara itu, data Statista Consumer Insight 2026 menunjukkan 52% konsumen Indonesia pernah membeli produk berdasarkan rekomendasi kreator atau influencer, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan tingkat pengaruh kreator tertinggi kedua dari 32 negara yang disurvei.
Sequis Life menyatakan program SHEPRENEUR akan terus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan, kapasitas bisnis, serta pemberdayaan perempuan agar mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan di tengah pesatnya transformasi digital.
Komentar