Fery Pradolo
Rabu, 28 Februari 2024 - 12:10 WIB

Dua Perusahaan Indonesia Umumkan Komitmen Bebas Sangkar

Perusahaan Indonesia Umumkan Komitmen Bebas Sangkar
Perusahaan Indonesia Umumkan Komitmen Bebas Sangkar
Dummy

ECONOMIC ZONE

Setelah dialog dengan Act For Farmed Animals, perusahaan cepat saji, Subway Indonesia serta restoran dan toko retail, Bali Buda, mengumumkan komitmennya untuk tidak menggunakan telur dari sangkar dalam rantai pasokan mereka. Keduanya, merilis kebijakan bebas sangkar 100% untuk diterapkan di semua wilayah operasinya di Indonesia. 

“Komitmen tersebut merupakan kemajuan besar yang akan berdampak pada kehidupan ribuan ayam di Indonesia.  Sistem peternakan dengan sangkar telah menyebabkan penderitaan ayam yang signifikan,” ungkap Among Prakosa, Direktur Pengelola Act For Farmed Animals (AFFA), koalisi dua organisasi perlindungan hewan––Animal Friends Jogja dan NGO Internasional Sinergia Animal, untuk mengurangi penderitaan hewan ternak di Indonesia dan mendorong pemilihan makanan yang lebih bijak dan welas asih.

Subway Indonesia memiliki 102 gerai yang tersebar di Jabodetabek yang saat ini telah menyuplai telur bebas sangkar 100%. Sedangkan Bali Buda, dengan 6 kafe dan toko retail di Bali, akan menyelesaikan transisinya di tahun 2025 mendatang. Dikutip dari laman Instagram resminya, komitmen cage-free Bali Budha merupakan bentuk dedikasi untuk meningkatkan transparansi dan standar yang etis. 

Sistem sangkar dianggap sebagai salah satu praktik paling kejam dalam peternakan hewan. Pada sistem intensif ini, ayam petelur tidak mampu melakukan banyak perilaku alaminya, seperti melebarkan sayap sepenuhnya, mematuk lantai, dan bersarang. Karena pengurungan yang ekstrim, mereka mengalami tingkat stres yang tinggi dan lebih rentan terhadap perkembangan penyakit yang menyakitkan.

Tren kebijakan bebas sangkar bukan lagi sesuatu yang baru. Saat ini, 2.500 perusahaan makanan besar di seluruh dunia telah membuat komitmen untuk hanya membeli dan menjual telur yang berasal dari sistem  non-kandang baterai, termasuk lebih dari 250 komitmen tersebut khusus dibuat di Asia. 

Banyak perusahaan besar seperti Pizza Express, Mediterranea Restaurant by Chef Kamil, Hyatt, dan Marriott,  telah berkomitmen untuk berhenti memasok telur dari kandang baterai di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sayangnya, perusahaan besar seperti Archipelago International, belum juga mengumumkan kebijakan yang serupa. Padahal praktek sangkar juga telah dilarang di seluruh Uni Eropa dan banyak negara bagian di Amerika Serikat.

"Masih ada jalan panjang yang harus dilalui untuk sepenuhnya meninggalkan praktek peternakan sangkar di Indonesia. Kami mengundang konsumen dan meminta pelaku bisnis untuk mendukung langkah untuk menuju sistem produksi pangan yang lebih lebih welas asih dan ramah lingkungan. Dengan ini, Kami berharap lebih banyak perusahaan lain yang mengikuti jejak mereka di tahun ini" imbuh Among.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
RUPSLB Tetapkan Pengurus Baru, BTN Perkuat Regenerasi untuk Akselerasi Transformasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menetapkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
 
Nasional
24 jam yang lalu
HADIR LEBIH DEKAT DI BUMI PAPUA, ASABRI BERIKAN LAYANAN DAN SEPENUH HATI DI TIMIKA, PAPUA TENGAH
Wujud Nyata Pemerataan Layanan untuk Memastikan Para Penjaga Kedaulatan Bangsa Memiliki Pemahaman Manfaat dan Kesiapan Finansial Sedari Dini
 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
Ad Placholder