Endang Muchtar
Kamis, 28 Juli 2022 - 20:04 WIB

Ulas Tantangan Resesi Ekonomi, Ralali Luncurkan Tiga Solusi Bisnis Lewat Executive Talks

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menggelar Executive Talks dengan bertemakan “Collaborative Growth in Challenging Time”, Ralali berfokus mencari solusi strategis untuk para pengusaha dan entitas bisnis Indonesia agar bertahan menghadapi urgensi tantangan ekonomi global.

Perekonomian dunia sedang tidak baik-baik saja, seperti yang tertulis dalam laporan Bank Dunia “Global Economic Prospect June 2022” bahwa kondisi perekonomian global mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19 dan konflik Rusia-Ukraina. Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI juga menekankan Indonesia perlu siap menghadapi risiko global terjadinya inflasi, resesi, dan stagflasi hingga tahun depan.

“Para pelaku usaha tidak bisa hanya berada di dalam comfort zone, perlu melihat dan mengambil peluang untuk berekspansi digital menghadapi ancaman resesi global dengan memanfaatkan platform B2B e-commerce seperti Ralali. Kontribusi e-commerce terhadap GDP Indonesia diperkirakan akan memberikan kontribusi sebesar 2-3% pada 2022. Pelaku usaha khususnya UMKM dapat mengambil kesempatan itu untuk saling bersinergi dalam menggairahkan dunia digital dengan mendukung perdagangan digital”, jelas Dr Jerry Sambuaga selaku Wakil Menteri Perdagangan RI saat memberikan opening speech di Ralali Executive Talks.

Menanggapi urgensi tantangan ekonomi saat ini, Joseph Aditya selaku CEO & Founder Ralali Group dan Michael Agoes W sebagai Deputi CEO Ralali Group mengawali sesi diskusi nasional dengan bertemakan “The Last Man Standing Approach in Facing Current Global Condition” membahas bagaimana cara efektif menaklukan tantangan kondisi ekonomi global terkini.

“Dengan kekuatan yang Ralali miliki saat ini, 600 ribu Ralali Agent tersebar di seluruh Indonesia, 2 Juta user telah memercayakan digital solutionnya kepada kami, 11 juta visitor rata-rata per bulannya mengunjungi platform Ralali. Kami menyiapkan tiga solusi utama yakni Ralali Direct sebagai solusi bagi para brand owner dan pebisnis agar terhubung secara langsung dengan end customer melalui jaringan Agent dan Reseller Ralali yang tersebar di seluruh Indonesia, Ralali
Tender merupakan solusi akses pasar bagi bisnis yang baru tumbuh untuk mendapatkan kesempatan project dari perusahaan yang lebih besar, dan Ralali Pavilion yakni kumpulan katalog bisnis untuk mempermudah pengguna dalam mencari kebutuhan bisnisnya mulai dari produk, jasa, franchise, lisensi kemitraan, serta katalog berdasarkan area dari lokal, regional hingga Internasional,” ungkap Joseph Aditya selaku CEO & Founder dari Ralali Group di Hotel Mulia, Jakarta.

Dipandu oleh Brian Handoko, Founder & CEO Eclectic Development International, sesi diskusi dilanjutkan membahas “Keeping the Morale & Engagement in Difficult Times” yang diisi oleh Tommy Wattimena (CEO Great Giant Foods Gunung Sewu Group) dan “Business and Economic Trends to Plan” bersama Jonathan Sudharta (Waketum KADIN Indonesia & CEO Halodoc).

Dengan diadakannya Ralali Executive Talks, bertujuan dapat mengantisipasi ancaman risiko ekonomi global yang terjadi dengan memberikan gambaran hingga solusi alternatif jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Dari hasil diskusi diharapkan para pengusaha dapat bersiap diri untuk cepat beradaptasi menghadapi tantangan ekonomi global.

Ralali membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak atau lembaga untuk menyelenggarakan berbagai acara berkesinambungan dalam upaya memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan industri bisnis dan digital Indonesia melalui dukungan ekosistem grup yang unggul. Segera kunjungi Ralali.com dengan download aplikasi Ralali.com di Google
Play dan App Store. Berbagai pertanyaan terkait kolaborasi dapat menghubungi lewat hotline Hello Ralali 1500 465 atau kirim email ke hello@ralali.com untuk info lebih lanjut.

Ralali Sebagai Ekosistem Mengawali bisnis dengan menjadi pelopor B2B marketplace pertama dan terbesar di Indonesia
di tahun 2013, Ralali.com memiliki visi dan misi yaitu menjadi platform bisnis terbaik yang menghubungkan dan memberikan solusi bagi para pebisnis melalui teknologi digital dengan memberikan access to market, access to financial, serta access to distribution channel/supply chain, sehingga dapat membentuk ekosistem ke dalam Ralali Group.

Seiring dengan permintaan pasar dan peluang usaha yang terus berkembang, Ralali Group berikan solusi usaha untuk membantu pelaku bisnis membangun reputasi serta mengembangkan jaringan di era digital dengan Ralali Connect, yaitu berupa platform yang ditujukan kepada para pelaku UKM untuk dapat memiliki digital storefront serta terhubung dengan berbagai komunitas yang memiliki minat usaha sesuai dengan pengguna. Ralali Agent sebagai On Demand Business Platform menjadi solusi untuk mencari penghasilan tambahan bagi masyarakat sehingga membantu bisnis tumbuh dengan memberikan kolaborasi antara teknologi digital dan tenaga kerja dalam melakukan proses O2O (Offline to Online).

Ralali Group bertujuan menjadi one stop solution bagi pelaku bisnis sebagai source untuk men scale-up dan mengembangkan bisnis mereka dengan berbagai fitur dan fasilitas yang dibutuhkan oleh para pelaku bisnis.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
5 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel