RM
Minggu, 26 September 2021 - 20:06 WIB

Dukung Nelayan Naik Kelas, BUMN Klaster Pangan Ekspor Perdana Gurita ke Amerika Serikat

Foto/Dok-RNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-RNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - BUMN Klaster Pangan melakukan ekspor perdana Gurita Steam (ready to eat) dan Gurita whole frozen Volume 132 ton atau sebanyak 6 (enam) container 40 feet ke Amerika Serikat melalui PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus. Pelepasan ekspor dilakukan oleh Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Arief Prasetyo Adi, Direktur Utama Perinus Sigit Muhartono, serta Kepala Dinas Perikanan Pemprov Sulawesi Selatan, Irsan Hapid pada Sabtu (25/9) di Makassar. Ekspor perdana gurita ke Amerika Serikat ini menjadi awal yang baik untuk membuka peluang ekspor komoditas perikanan lainnya ke negara tersebut.

“Kegiatan ekspor di sektor perikanan merupakan salah satu penyumbang devisa negara, oleh karenanya perikanan menjadi salah satu lini bisnis BUMN Klaster Pangan yang sangat strategis. Untuk itu, kami terus melakukan optimalisasi serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki, salah satunya mengoptimalisasi potensi gurita di Sulawesi Selatan yang cukup besar, dimana gurita menjadi salah satu produk unggulan yang banyak diekspor dari Sulawesi Selatan,” kata Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (26/9).

Menurutnya, kegiatan ini sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa demi membangun ketahanan pangan, terutama di industri perikanan Indonesia, perusahaan-perusahaan BUMN harus memberikan dukungan maksimal agar para nelayan naik kelas, serta dukungan distribusi hasil tangkapan untuk peningkatan kesejahteraan nelayan.

“Sejalan dengan arahan Menteri Erick untuk bantu nelayan naik kelas, BUMN Klaster Pangan sektor Perikanan mewujudkannya dengan terus menyerap hasil tangkapan nelayan dan mendistribusikan hingga ke Amerika Serikat maupun negara lainnya,” jelas Arief.

Ekspor perdana gurita ini, lanjut Arief, semakin menambah daftar negara tujuan dan jenis produk perikanan yang telah diekspor Perinus. Untuk meningkatkan ketersediaan dan menjaga keberlanjutan, Perinus terus memperkuat perannya sebagai offtake hasil tangkapan nelayan, selain untuk memastikan stok, hal tersebut juga dalam rangka membantu nelayan naik kelas dan memiliki kepastian pasar.

Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero) Sigit Muhartono mengatakan, ekspor perdana ke Amerika Serikat dilakukan dengan PO tahap awal sebanyak 132 ton atau dengan nilai sekitar Rp13 Miliar. Sebelumnya, Perinus juga telah melakukan ekspor produk gurita steam dan whole frozen ke Jepang.

“Sebelumnya, kami juga baru melepas ekspor perdana ke Tiongkok untuk produk ikan kaca piring sebanyak 12 ton. Dalam waktu dekat, Perinus juga akan melakukan ekspor perdana ke Tiongkok untuk produk ikan layur beku sebanyak 25 ton, dan ke Philipina untuk produk ikan Marlin,” ungkapnya.

Dengan bertambahnya aktivitas ekspor yang dilakukan perusahaan tidak terlepas dari kesiapan sarana dan prasarana produksi yang mendukung, diantaranya berupa Air Blast Frezer (ABF) kapasitas 119 ton per hari dan Cold Storage kapasitas 3.837 Ton. “Untuk mendukung aktivitas ekspor produk perikanan yang semakin masif, kami terus melakukan penguatan sarana produksi. Hal tersebut untuk memastikan produk yang dipasarkan memiliki kualitas yang baik,” tutur Sigit.

Menurutnya, aktivitas ekspor yang terus digenjot ini diharapkan akan berkontribusi bagi peningkatan pendapatan daerah serta turut memperkuat sektor perikanan nasional, di samping juga terus berkontribusi membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagai mitra strategis perusahaan.

Sementara itu Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya ekspor komoditas Perikanan dan Kelautan di wilayah Sulawesi Selatan. Ia mengatakan, kedepannya peran Sulawesi Selatan dalam pembangunan nasional untuk sektor kelautan dan perikanan akan semakin besar karena permintaan yang tinggi atas komoditas di sektor tersebut. Untuk itu, Ia mengajak berbagai pihak yang terkait untuk bersinergi meningkatkan akselerasi dan koordinasi guna mendorong komoditas unggulan Sulawesi Selatan utamanya komoditas ekspor.

Berdasarkan data statistik, produksi perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 tercatat sebesar 4.102.319 ton yang terdiri dari perikanan budidaya sebesar 3.713.111 ton dan Perikanan Tangkap sebesar 389.208 ton. Komoditas hasil tangkapan di laut yang menjadi salah satu primadona selain tuna, yaitu komoditas gurita. Produksi gurita Sulawesi Selatan pada tahun 2020 sebesar 529 ton dan pada tahun 2021 semester I produksi gurita sebesar 240 ton. Eksport Gurita Pada Tahun 2020 sebesar 2,151 ton dengan nilai sebesar US$ 10,7 juta dengan negara tujuan terbesar yaitu USA sebesar 811 Ton, Italia sebesar 294 Ton dan Jepang 235 ton. Pada Tahun 2021 sampai dengan Bulan Juli, eksport gurita sebesar 2.170 ton dengan nilai US$ 10,1 Juta dengan negara tujuan terbesar yaitu USA sebesar 986 ton.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24/09/2026 18:09 WIB
Temui Gubernur Banten, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital
Dorong kolaborasi pemerintah dan industri untuk mendukung pengembangan konektivitas dan jaringan telekomunikasi di Banten
 
Nasional
24/09/2026 16:19 WIB
Ponsel Pintar Kamera Infinix NOTE 60 Pro: Sikapi Minimnya Rambu dan Pencahayaan di Perlintasan Kereta Stasiun Rawa Buntu
Menggunakan keunggulan kamera low-light 50MP OIS Night Master milik Infinix NOTE 60 Pro, dokumentasi tersebut memperlihatkan dengan jelas potret nyata perlintasan sebidang yang masih minim alat pemberi isyarat cahaya, rambu lalu lintas, maupun palang pintu pembatas.
 
Nasional
24/09/2026 14:45 WIB
Pasokan Uang di Masyarakat Tumbuh Positif pada Agustus 2026
Perkembangan M2 pada Agustus 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit. Penyaluran kredit tumbuh sebesar 13,3% (yoy) pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 13,0% (yoy).
 
Nasional
24/09/2026 13:53 WIB
Generali Indonesia Tembus 9 Juta Kg Carbon Offset Lewat Program PLAN & PLANT
Sejak diluncurkan tahun 2023 hingga kuartal II – 2026, Generali Indonesia telah menanamkan lebih dari 20.000 pohon mangrove, dan berpotensi menyerap lebih dari 9 juta kilogram emisi karbon (carbon-offset) dalam 25 tahun mendatang, sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak emisi…
 
Nasional
24/09/2026 13:08 WIB
Masuknya HSBC Dorong APEX Terbitkan 218 Juta Saham Baru
Secara keseluruhan, pemegang saham lama akan mengalami dilusi sebesar 5,79%. Dua kreditur sindikasi luar negeri tersebut akan menjadi pemegang saham baru dengan kepemilikan gabungan 5,79% setelah PMTHMETD.
 
Nasional
23/09/2026 20:41 WIB
Tingkatkan Kreativitas Digital Guru di Ruang Kelas, Telkomsel Bikin Ribuan Tenaga Pendidik Makin Canggih Mengajar dengan AI
Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang dipelajari dapat langsung digunakan.
 
Nasional
23/09/2026 17:50 WIB
Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 via wondr by BNI, Diskon hingga Rp300 Ribu
BNI menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB pada 9-11 Oktober 2026
Ad Placholder