I.E.K
Selasa, 09 Juni 2020 - 14:36 WIB

Bukukan Pendapatan Rp135 Triliun, Bisnis Digital Telkom Jadi Penopang Jangka Panjang

Foto/Dok-Telkom/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Telkom/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sepanjang 2019, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp135,57 triliun. Perolehan pendapatan ini didukung oleh pendapatan layanan digital Telkom yang tumbuh pesat mencapai 30 persen dari tahun sebelumnya.

“Pencapaian bisnis digital sepanjang tahun 2019 merefleksikan tingginya kebutuhan serta potensi ekonomi digital Indonesia yang harus terus digali dan dimaksimalkan. Industri bisnis digital adalah industri yang sangat dinamis dan disruptive dengan persaingan tinggi. Untuk itu, saya bersama dengan seluruh talenta terbaik di Bisnis Digital Telkom berkomitmen untuk terus berinovasi, bertransformasi, dan beradaptasi dengan kebutuhan serta tren yang ada. Di sisi lain, kami juga tentu tidak henti berupaya untuk menyediakan akses digital kepada seluruh masyarakat sebagai fondasi infrastruktur ekosistem ekonomi digital yang semakin maju,” kata Faizal R. Djoemadi, Direktur Digital Business Telkom dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (9/6).

Menurutnya, layanan digital Telkom yang dikategorikan ke dalam Digital Platform dan Digital Services baik untuk B2B maupun B2C seperti video, games, music, advertising ini, selama 2019 lalu mengkontribusi sekitar 6 persen dari pendapatan konsolidasi perseroan. Kontribusi pendapatan layanan digital terhadap total pendapatan perusahaan untuk beberapa telco regional juga menunjukkan angka di kisaran 6% hingga 8% seperti di Singapura, Korea maupun China.

Layanan Digital Services tersedia baik untuk segment Consumer (B2C) maupun segmen Enterprises (B2B) seperti layanan Digital Advertising, Digital Content, dan e-Commerce, sedangkan layanan Digital Platform di antaranya adalah layanan IPTV, Data Center, Cloud Computing, Internet of Things, Big Data, serta Payment/Blockchain.

Telkom juga telah mencanangkan fokus pada 3 pilar domain bisnis yakni digital connectivity, digital platform, dan digital service. Khusus di digital platform, Telkom bertekad untuk mengakselerasi kapabilitas perusahaan melalui pembangunan Data Center dan Cloud sebagai dasar pengembangan digital service ke depan. Di samping itu juga platform lain yang menjadi fokus peningkatan kapabilitas perusahaan mencakup pengembangan Internet of Thing, Big Data, Artificial Intelligent, Security, dan Payment/Blockchain. Secara strategis keenam pilar strategis digital platform ini diarahkan untuk mampu memberikan solusi bagi penyediaan platform digital di berbagai industri yang menjadi prioritas utama yakni Logistic/Transportation, Finance, Health, Education, dan Government. Sedangkan segmen enterprise khususnya Micro, Small & Medium Enterprise menjadi fokus peningkatan penetrasi layanan digital mengingat segmen ini merupakan penggerak utama ekonomi digital Indonesia.

“Di era digital dan industri yang disruptive ini, pengembangan produk-produk digital menjadi ujung tombak kemajuan seluruh lini industri tanah air. Bersamaan dengan peningkatan penetrasi internet, kita juga terus berlari mengikuti perkembangan industri yang semakin dinamis. Untuk itu, kami berkomitmen untuk terus bertransformasi dan memperluas jangkauan bisnis digital Telkom melalui beragam upaya kerja sama strategis, akusisi, serta pengembangan produk yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan seluruh pelanggan kami,” pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
HUT ke-76 TNI, ASABRI dan IFF Gelar Turnamen Persahabatan Sepak Bola Trofeo U-50 PS TNI, PS POLRI dan Timnas Legend
PT ASABRI (Persero) menyelenggarakan turnamen persahabatan Trofeo U-50 antara Timnas Legend, PS TNI dan PS Polri dalam rangka HUT ke-76 TNI.
 
Nasional
11 jam yang lalu
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Kini Boleh Naik Kereta Api Lokal-Jarak Jauh
Mempertimbangkan ekonomi yang mulai berjalan normal, mulai 22 Oktober 2021 anak-anak usia dibawah 12 tahun kembali diperbolehkan naik kereta api setelah sebelumnya dilarang.
 
Nasional
11 jam yang lalu
Berlaku 24 Oktober, Penumpang Pesawat Jawa-Bali Wajib Tes PCR
Mulai 24 Oktober 2021, bandara kelolaan Angkasa Pura II akan memberlakukan ketentuan baru bagi penumpang pesawat domestik sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memperkuat protokol kesehatan (prokes) yang sebelumnya telah dilakukan secara…
 
Nasional
18/10/2021 14:28 WIB
Pertumbuhan Meningkat Hingga 35 Persen, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan pertumbuhan perekonomian pada semester 1 tahun 2021 sekitar 3.1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, pada Q3 2021, diproyeksikan pertumbuhan ekonomi di rentang 4%-5% year-on-year.
 
Nasional
18/10/2021 14:26 WIB
BNI Life Bayarkan Uang Pertanggungan Rp1,2 Miliar Kepada Nasabah
PT BNI Life Insurance (BNI Life) kembali membayarkan uang pertanggungan kepada nasabah. Uang pertanggungan Rp1,2 Miliar diserahkan secara simbolis di kediaman ahli waris.
 
Nasional
18/10/2021 14:21 WIB
Pencegahan Varian Baru Covid-19, Penumpang Pesawat Luar Negeri Wajib Karantina
Pandemi COVID-19 belum berakhir, namun varian baru seperti varian Mu dan Lambda bermunculan di beberapa negara.
 
Nasional
15/10/2021 19:06 WIB
PLN Targetkan 15 Juta Pelanggan Unduh PLN Mobile hingga Akhir 2021
Hingga akhir 2021, PT PLN (Persero) menargetkan 15 juta pelanggan akan menggunakan layanan aplikasi PLN Mobile. Saat ini, jumlah pelanggan yang mengunduh aplikasi PLN Mobile di Play Store dan AppsStore lebih dari 11 juta.
Telkomsel